FKM-UTU Gelar Seminar Kesehatan Gampong

Dr. Ir. Suyatno, M.Kes  mengatakan, pendayagunaan tenaga kesehatan masyarakat sebagai upaya terobosan, akan memberikan peluang kerja bagi sarjana kesehatan. Karenanya, tingkat pelayanan kesehatan seperti  primer, sekunder, dan tersier harus menjadi fokus.

Suyatno menegaskan hal itu, ketika memberikan kuliah pada seminar nasional bagi para sarjana kesehatan masyarakat untuk pembangunan Gampong, belum lama ini di Universitas Teuku Umar (UTU). Narasumber pada kegiatan seminar tersebut adalah Dr. Ir. Suyatno, M. Kes dari Universitas Diponogoro (Undip) dan Dr. Ir. Zulhaida Lubis dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatra Utara (FKM-USU).

Read more...
 
Prof. Hafied Cangara: “Mengajar Bukan Keahlian, Rusak Pendidikan”

Prof. Hafied meminta kepada pimpinan dan seluruh civitas akdemika Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Teuku Umar (Fisip-UTU) untuk bekerja keras dalam upaya meningkatkan kualitas lembaga dan lulusan. Ini bisa dikembangkan oleh orang-orang yang paham benar dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki.

“Jangan main-main dengan pendidikan, untuk kemajuan dan untuk menjaga kualitas sarjana jangan main perasaan. Para dosen harus jelas dan tegas dalam mengajar. Dosen tidak boleh mengajar yang bukan bidang keahliannya. Termasuk merusak pendidikan adalah dosen mengajar yang bukan bidang keahliannya” tegas Prof. Hafied.  

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 39

Cakrawala UTUNEWS

PERILAKU SEHAT (Memperingati hari AIDS Sedunia, 1 Desember 2015)

Tanggal 1 Desember adalah hari peringatan virus mematikan yang pertama kali diperkenalkan ke publik di tahun 1982. Virus yg lalu diketahui dengan Human Immunodefiency Virus (HIV) yang berarti virus penurun kekebalan badan ini mampu menginfeksi badan orang dan menjadi penyakit mematikan dengan sebutan AIDS / Acquired Immune Deficiency Syndrome.

HIV/AIDS menjadi salah satu masalah kesehatan global yang temasuk dalam target Millenuim Development Goals (MDGs) dan masyarakat dunia telah memulai upaya untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDG) pada tahun 2015.

Setiap negara berkomitment dalam meningkatkan dan memulai pencegahan terhadap penularan HIV/AIDS, akan tetapi penularannya terus bermunculan dan secara komulatif meningkat.

Penyebaran HIV/AIDS merupakan sebuah fenomena gunung es (ice berg) karena diperkirakan jumlah pengidap yang sebenarnya jauh lebih banyak daripada yang diperkirakan.

Indonesia merupakan salah satu negara di Asia yang mengalami perkembangan epidemi HIV yang cepat. Sejak kasus AIDS pertama kali ditemukan di Indonesia pada tahun 1987, prevalensi HIV pada kelompok populasi tertentu terus terjadi peningkatan, seperti pada pengguna Napza Suntik atau pengguna narkoba suntik (Penasun), pekerja seks komersial (PSK) dan lelaki suka seks dengan lelaki (LSL).

PENGUMUMAN UTU AWARDS

More Info: awards@utu.ac.id

Informasi e-Mail ke info@utu.ac.id

Diskusi Bersama



Guests Online

We have 5 guests online