Meulaboh – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) resmi melepas tiga orang mahasiswa terbaiknya sebagai delegasi untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Barat Tahun 2026. Acara pelepasan berlangsung secara resmi di Halaman Rektorat UTU pada Minggu (19/7/2026), dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas.
Ketiga mahasiswa yang terpilih mewakili UTU adalah Putri Isyelda Alicia Ritonga dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Dhita Sasmitha Soksen dari Program Studi Teknik Industri, dan Suhaila Julia Husen dari Program Studi Akuntansi. Para delegasi dijadwalkan menjalankan pengabdian selama satu bulan, mulai 22 Juli hingga 23 Agustus 2026, di Provinsi Jawa Barat. Mereka akan memfokuskan program pada tema “Inclusive Smart Tourism and Creative Economy through Art and Cultural Empowerment for Sustainable Development Goals (SDGs)“.
Keterlibatan UTU dalam agenda internasional ini dirancang dari hasil kolaborasi aktif lintas perguruan tinggi melalui rangkaian koordinasi. Sebelumnya, UTU mengutus Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UTU, Herri Darsan, ST., MT., untuk menyelaraskan program kerja bersama anggota BKS-PTN Barat lainnya guna mengoptimalkan hasil pengabdian masyarakat dan memperluas jejaring akademik lintas budaya.

Rektor UTU, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., menyampaikan bahwa program ini menjadi investasi besar untuk masa depan mahasiswa dalam menyerap pengalaman global serta memperkenalkan potensi kebudayaan Aceh ke tingkat nasional dan internasional. Pengiriman delegasi ini berfokus pada hasil jangka panjang untuk menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perubahan global.
“Kami mendukung penuh keikutsertaan mahasiswa UTU dalam KKN Internasional BKS-PTN Barat Tahun 2026. Program ini sejalan dengan visi universitas dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, berdaya saing global, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Prof. Nyak Amir.
Kepala LPPM UTU, Ir. Yuliatul Muslimah, MP., menambahkan bahwa program ini membawa dampak terukur pada peningkatan kapasitas personal mahasiswa melalui integrasi tri dharma perguruan tinggi di bidang pengabdian.
“Kegiatan ini bukan hanya menjadi wadah pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga media pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa dalam meningkatkan kepemimpinan, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta membangun jejaring internasional yang akan menjadi bekal penting di masa depan,” ungkap Ir. Yuliatul.
Sebelum diberangkatkan, ketiga mahasiswa tersebut telah melewati proses penyaringan ketat dan transparan yang dilaksanakan sejak 20 April 2026. Kepala Pusat KKN dan MBKM UTU, Dr. Ir. Fitriadi, S.T., M.T., IPM., menerangkan bahwa seleksi kompetitif dari tahapan administrasi hingga wawancara mendalam sengaja diterapkan agar delegasi mampu menjadi representasi terbaik yang membawa dampak langsung bagi masyarakat di lokasi KKN.
“Ketiga mahasiswa yang terpilih merupakan peserta terbaik hasil seleksi yang dilakukan secara ketat. Proses seleksi mempertimbangkan motivasi dan komitmen mengikuti program, pemahaman terhadap tema KKN Kolaborasi Internasional, prestasi akademik, pengalaman organisasi, kemampuan bekerja sama dalam tim, kemampuan beradaptasi di lingkungan multikultural, kemampuan berpikir kritis dan problem solving, kreativitas dan inovasi, serta kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris,” jelas Dr. Fitriadi.

Upacara pelepasan ini turut dihadiri oleh Kepala Biro Perencanaan, Keuangan dan Umum (PKU) Zulfirman, S.E., M.Si., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AKK) Rinaldi Iswan, S.T., M.Sc., Kepala Subbagian Umum LPPM Muffaruddin, S.Sos., serta panitia dari Pusat KKN dan MBKM UTU. Di akhir acara, pimpinan universitas menitipkan pesan agar para mahasiswa menjaga disiplin, etika kerja, profesionalisme, serta mampu berkolaborasi secara harmonis dengan seluruh peserta dari universitas lain.
Melalui keikutsertaan ini, para mahasiswa diproyeksikan mendapat pengalaman langsung dalam pemberdayaan masyarakat berbasis pariwisata cerdas dan ekonomi kreatif. Program KKN Internasional BKS-PTN Barat 2026 ini menjadi implementasi nyata dari program Kampus Berdampak yang diusung UTU, guna melahirkan lulusan berwawasan global yang berkontribusi langsung pada capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). [Humas UTU]
Laporan: Fitriyadi | Editor: Humas UTU | Foto: Istimewa




