
MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar kembali menunjukkan prestasi yang membanggakan di tingkat Nasional, kali ini UTU berhasil menyabet lima penghargaan dalam kegiatan Abdidaya Ormawa 2024 yang berlangsung di Universitas Udayana Bali, Sabtu (9/11/2024).
Kelima penghargaan tersebut yakni medali emas untuk Sistem Pendukung Perguruan Tinggi kategori Perguruan Tinggi Teraktif.
Dua medali perak (peringkat 2) untuk masing-masing Ormawa dan tim pelaksana Ormawa, serta dua medali perunggu yaitu tim pelaksana Ormawa dan poster.
Ajang ini diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisainstek) RI yang dihadiri oleh universitas terpilih yang sudah melaksanakan kegiatan PPK ORMAWA dari bulan Juni hingga November dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Untuk kategori Ormawa terbaik medali perak diraih oleh PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara (Himadistra) dan medali perak untuk kategori Tim Pelaksana Ormawa juga diraih oleh Ormawa Himadistra, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dibawah bimbingan ibu
Agatha Debby Reiza Marcella, M.Si.
Sementara 2 penghargaan terbaik 3 berhasil diraih oleh tim PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat (Himakesmas) dibawah bimbingan Eva Flourentina Kusumawardani, S.K.M., M.Epid yaitu masing-masing kategori tim pelaksana Ormawa dan poster.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si, yang turut didampingi Korpus PKM UTU Yarmaliza, SKM., M.Si dan para dosen pendamping dan 4 tim PPK Ormawa finalis Abdidaya Ormawa 2024.
Kegiatan tersebut diikuti para tim terbaik Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) se-Indonesia, yakni 160 Tim PPK Ormawa, 66 Perguruan Tinggi, 90 Dosen Pembimbing dan 12 Mitra PPK Ormawa.
Universitas Teuku Umar berhasil meloloskan 4 tim dalam ajang puncak kompetisi PPK Ormawa yang diberi nama Abdidaya Ormawa. 4 Tim tersebut yaitu Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (HIMADISTRA), BEM Fakultas Pertanian, Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HIMATIF) Fakultas Teknik, dan Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat.
Menanggapi prestasi yang membanggakan tersebut, Rektor Prof Ishak Hasan sangat mengapresiasi keberhasilan tim PPK Ormawa UTU yang berhasil menunjukkan prestasi terbaiknya. Ini menunjukkan kreativitas dan kapasitas mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan di UTU sangat baik.
“Berkat capaian yang telah diraih oleh Universitas Teuku Umar di ajang Abdidaya Ormawa 2024 tim ormawa UTU tahun ini mengalami peningkatan yang drastis. Harapannya pencapaian ini dapat memotivasi ormawa UTU lainnya untuk terus menjalankan program serupa.
“Selain berhasil mengharumkan nama UTU di kancah nasional, kegiatan Abdidaya ini juga mengajarkan mahasiswa untuk berkontribusi membangun ekonomi dan teknologi di desa-desa yang membutuhkan,” tutur Prof Ishak
Rektor mengungkapkan Abdidaya merupakan puncak kegiatan PPK Ormawa, di mana kegiatan organisasi kemahasiswaan UTU diuji lewat berbagai kegiatan di masyarakat melalui kegiatan positif. Ormawa di UTU selama ini telah berhasil bertransformasi dari kegiatan yang rutin menjadi kegiatan yang punya nilai di masyarakat.
“Hasil kegiatan Abdidaya di Undayana ini memberikan bukti bahwa eksistensi Ormawa UTU masih berlanjut dengan prestasi prestasi terbaiknya. Ini adalah tahun ke 4 UTU berhasil memperoleh penghargaan dari Abdidaya. Suatu hal yang amat membanggakan kita semua, terlebih kita mampu menjadi Support System terbaik dalam hal pengembangan Organisasi Kemahasiswaan lingkup UTU,” Kata Prof Ishak
Sementara Yarmaliza mengucapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih oleh para mahasiswa UTU. “Ini hasil kerja keras kita semua, mulai dari pimpinan Universitas, bagian kemahasiswaan UTU, Dekanan, para dosen pembimbing dan tentunya atas semangat juang adik-adik mahasiswa,” katanya
Yarmaliza berharap agar prestasi yang dicapai tahun ini dapat menjadi kebanggaan bagi Tim Pelaksana Program Peningkatan Kapasitas Ormawa UTU. “Harapannya prestasi yang telah dicapai pada tahun ini dapat menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi seluruh Tim Pelaksana PPK Ormawa UTU dan Universitas Teuku Umar, selanjutnya ke depan dapat dikembangkan dan ditingkatkan lagi di ajang PPK Ormawa dan Abdidaya pada tahun 2025,” harapnya.
Selain itu, diharapkan Ormawa lain di UTU dapat termotivasi untuk terus menginisiasi program-program yang inovatif dan kreatif bagi mahasiswa dan masyarakat.
Abdidaya merupakan penghargaan dan apresiasi Ditjen Dikti terhadap tim PPK Ormawa yang telah dengan maksimal melaksanakan program ini di lapangan. Melaksanakan pengabdian masyarakat di tengah masyarakat di desa binaan. Program ini diikuti oleh organisasi kemahasiswaan dari seluruh PT di Indonesia, yang tahun ini terpilih 600 judul yang dibiayai oleh Ditjen Dikti.
Acara tahunan itu berlangsung meriah dan sukses diisi dengan berbagai kegiatan sejak malam pembukaan, stand PPK Ormawa, expo, seminar lokakarya, sarasehan, dan malam puncak penganugerahan yang dilaksanakan pada Sabtu, 9 November 2024. Dalam penilaian oleh tim reviewer Ditjen Dikti terdapat beberapa bidang, seperti perguruan tinggi, Ormawa, tim pelaksana, dosen pendamping dan mitra dengan beberapa kategori serta unsur penilaian masing-masing. (Aduwina Pakeh).

MEULABOH – UTU | Khabar gembira kembali diterima oleh keluarga besar Universitas Teuku Umar. Khabar yang membahagiakan tersebut adalah lolosnya Dosen dan 4 Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Universitas Teuku Umar sebagai finalis Abdidaya Ormawa 2024.
Abdidaya Ormawa merupakan ajang penghargaan bagi pegiat Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). Ajang tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan teknologi Riset dan Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka melaksanakan program di masyarakat.
UTU berhasil masuk finalis di ajang ini setelah mengikuti serangkaian seleksi dan penilaian diantaranya Penilaian Kemajuan Pelaksanaan (PKP) dan Visitasi Program yang berlangsung beberapa waktu lalu.
Adapun UTU masuk finalis pada 4 dari 5 kategori yang diperlombakan yaitu, kategori sistem pendukung perguruan tinggi, sistem pendukung Organisasi mahasiswa, tim pelaksana PPK Ormawa dan kategori dosen pendamping.
Yang lebih membanggakan UTU merupakan Perguruan Tinggi Negeri di Sumatera yang berhasil meloloskan 4 tim PPK Ormawa di ajang ABDIDAYA 2024 ini. Adapun ke 4 Ormawa UTU yaitu Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara (HIMADISTRA), BEM Fakultas Pertanian, Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi (HIMATIF) Fakultas Teknik, dan Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat.
Adapun 3 orang dosen pembimbing dari Tim PPK Ormawa UTU yang berhasil masuk menjadi nominasi top 90 ialah Agatha Debby Reiza Marcella, M.Si yang mendampingi Himadistra, Eva Flourentina Kusumawardani, S.K.M., M.Epid yang mendampingi program dari Himakesmas FKM dan Muhammad Reza Aulia, S.Pt., M.Si yang mendampingi BEM Fakultas Pertanian.
Nantinya, mereka akan melewati serangkaian proses seleksi sebelum diumumkan pada malam penganugerahan Abdidaya Ormawa yang akan diselenggarakan pada tanggal 7-9 November 2024 di Universitas Udayana, Bali.
Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si mengungkapkan rasa harunya karena UTU kembali lolos untuk berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini. Ajang Abdidaya merupakan salah satu yang bergengsi karena diikuti kampus negeri dan swasta ternama di Indonesia.
Ia menekankan pentingnya pemanfaatan program PPK Ormawa dalam pembentukan soft skill dan karakter mahasiswa. “Program ini tidak hanya sekedar prestasi, tetapi juga sebagai pembentukan soft skill dan karakter untuk kita peduli terhadap persoalan-persoalan di tengah masyarakat. Salah satunya adalah melalui program PPK Ormawa dan Abdidaya ini,” jelasnya.
Prof Ishak Hasan berharap agar pengalaman yang didapat dari program ini dapat menjadi bekal dan motivasi ke depan. “Harapan kami, ini menjadi bekal bagi mahasiswa dalam perjalanan menuju kesuksesan, dan tetaplah punya semangat untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Sementara Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ibrahim Laweung, SKM., MNSc mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih oleh keempat tim PPK Ormawa dan ketiga dosen pendamping. “Ini adalah keberhasilan multipihak yaitu tim pelaksana PPK Ormawa, yang telah bekerja keras melaksanakan tugasnya kemudian dosen pendamping dan dosen pembimbing yang bahu membahu bersama mahasiswa melaksanakan inovasi dan Pemerintah Desa/Kelurahan beserta masyarakat yang mensupport kegiatan PPK Ormawa di lapangan,”ujar Ibrahim
Ibrahim juga mengatakan pimpinan Universitas Teuku Umar mendukung penuh kegiatan PPK Ormawa dari awal sampai selesai, para pimpinan UTU berharap agar keempat tim dan tiga dosen dapat meraih penghargaan atau juara Abdi Daya di Bali.
Korpus PKM UTU Yarmaliza, M.Si saat dikonfirmasi media utu.ac.id mengatakan bahwa Ia sangat senang dan bersyukur UTU kembali berhasil masuk nominasi di ajang yang bergengsi ini setelah pada tahun 2021, 2022 dan 2023 lalu berhasil meraih penghargaan di sejumlah kategori.
“Alhamdulillah, senang dan ga nyangka. Persiapan dari tim kita saat ini melengkapi berkas yang harus diunggah untuk penilaian. Semoga diberi hasil yang terbaik sehingga bisa membawa pulang medali dan membanggakan almamater UTU,” tutur Yarmaliza, Jum’at (8/11/2024).
Sebagai informasi, PPK Ormawa merupakan salah satu implementasi dari kebijakan Kemdiktisaintek sebab mahasiswa dapat berlatih menjadi pemimpin transformasional dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat.
Program penguatan kapasitas Ormawa melalui serangkaian proses pembinaan Ormawa oleh Perguruan Tinggi yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Proposal yang diajukan oleh PT merupakan kumpulan dari berbagai gagasan/ide/usulan kegiatan dari satu atau lebih Ormawa.
Gagasan/usulan kegiatan merupakan bentuk pengabdian atau pemberdayaan masyarakat yang disusun oleh Organisasi Kemahasiswaan resmi yang ada di perguruan tinggi, yang dapat diimplementasikan dalam berbagai program sesuai dengan topik yang dipilih. (Aduwina Pakeh)

MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar mengadakan The International Conference on Agro and Marine Industry (ICONAMI) 2024 yang berlangsung secara hybrid via Zoom Meeting dan onsite di Auditorium Teuku Umar, Kampus UTU, Alue Penyareng, pada Selasa-Rabu (5-6/11/2024.
Kegiatan yang mengusung tema “Hindsight and Foresight in Advancing Innovation to Transform Society” ini menghadirkan sejumlah pakar internasional sebagai pembicara utama yaitu Prof. Ho Sang Kang, Ph.D dari Seoul National University, (Republic of Korea), Assoc. Prof. Dr. Siti Zaharah Sakimin dari Univeriti Putera Malaysia (Malaysia). Kemudian Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si (IPB University, Indonesia), Prof. Khairul Munadi, S.T., M.Eng., Ph.D (Directorate General of Higher Education, Research, and Technology, Indonesia) dan dari Universitas Teuku Umar Dr. Akmal Saputra, S.Sos., M.Si (Indonesia).
Ketua Pelaksana ICONAMI 2024, Firman Parlindungan PhD mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wadah pengembangan ilmu pengetahuan dalam isu-isu Agro dan Marine Industri yang memiliki kewajiban moral akademis untuk terus memberikan kontribusi dan inovasi dalam menghasilkan pemikiran, teori dan hilirisasi temuan akademisnya dalam bentuk ilmu pengetahuan, model dan teknologi yang dapat dijadikan referensi pemerintah dalam menghasilkan berbagai kebijakan dalam merumuskan program pembangunan berkelanjutan.
Sebagai Ketua Konferensi, saya senang melihat rangkaian presentasi yang begitu padat, lokakarya, dan diskusi, semuanya dirancang untuk menginspirasi dan memicu kolaborasi. Pertukaran ide pada konferensi ini tidak hanya akan memperdalam pemahaman kita saat ini inovasi tetapi juga membuka jalur baru untuk kemajuan strategis.
“Melalui konferensi ini, kita akan mengeksplorasi bagaimana inovasi dapat diterapkan secara langsung untuk memberi manfaat bagi masyarakat dan dunia industri, sehingga menciptakan perubahan yang bermakna dan berkelanjutan dalam bidang agro and marine,” katanya.
Dalam laporannya, Firman menyampaikan bahwa pihaknya menerima 50 makalah dari peserta dari berbagai Negara serta peserta dari universitas-universitas di Indonesia. Termasuk turut hadir secara langsung mahasiswa asing dari Rwanda, Afganistan, Bangladesh, Pakistan, dan Tajikistan.
Sementara Rektor Universitas Teuku Umar Prof Dr. Ishak Hasan, M.Si menyampaikan, kegiatan ini menghadirkan para pakar yang menguraikan state of the art perkembangan ilmu dan teknologi di bidang masing-masing sebagai motivasi dan dapat memancing pengembangan gagasan dan ide untuk diteliti lebih jauh oleh para peserta lain sesuai bidangnya masing-masing.
Selama ini para peneliti UTU telah menunjukan perhatian yang serius terhadap isu dibidang agro and marine industri ini. Kinerja riset para dosen telah memberikan dampak yang berarti dalam pengembangan core product Universitas Teuku Umar yaitu Agro and Marine Industri.
Rektor berharap konferensi internasional hari ini tidak hanya menjadi wadah untuk menyajikan temuan-temuan strategis dan solusi-solusi atas berbagai isu, tetapi juga menjadi wadah terbentuknya kolaborasi, ekosistem akademis, dan kolaborasi kelembagaan.
“Konferensi ini diharapkan dapat menjadi ajang diskusi yang membangun bagi perkembangan pembangunan dalam bidang agro and marine industri yang berkelanjutan. Kontribusi ini penting dalam upaya kita mencapai tujuan pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain sesi pemaparan utama, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi paralel yang memaparkan hasil riset para peneliti, presentasi hasil penelitian mahasiswa, serta workshop. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar mengadakan kegiatan “FPIK SAWEU SIKULA” guna bersosialisasi serta berbagi cerita dan pengalaman untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa baru
Kegiatan tersebut berlangsung di 3 Kabupaten yaitu Aceh singkil, Sibolga dan Tapanuli Tengah. Para mahasiswa memperkenalkan program studi, fasilitas, dan prospek karier yang ditawarkan kepada calon mahasiswa. Mereka mengunjungi ratusan siswa SMA dari berbagai sekolah di 3 kabupaten tersebut.
Dalam kegiatan ini, pihak fakultas menghadirkan para pimpinan organisasi mahasiswa, dan alumni Sekolah yang sudah menjadi mahasiswa FPIK untuk memberikan gambaran mengenai jurusan-jurusan yang ada di FPIK, seperti Perikanan, Ilmu Kelautan, Sumber Daya Akuatik dan Akuakultur. Para pembicara menjelaskan materi seputar kurikulum, metode pembelajaran, hingga proyek riset yang dapat diikuti oleh mahasiswa selama masa studi.
Wakil Dekan 1 FPIK , Dr. Muhammad Rizal, dalam Pengarahan nya mengatakan, “Dengan adanya kegiatan mahasiswa ini dapat memberikan informasi yang komprehensif kepada calon mahasiswa tentang potensi besar dalam bidang perikanan dan kelautan, terutama dalam menghadapi tantangan kelautan global serta peluang usaha di sektor perikanan.”
Acara sosialisasi ini juga dimeriahkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi, Para siswa tampak antusias bertanya dan mengulik tentang apa bagaimana prospek kedepannya yang ada di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Tidak hanya itu, fakultas juga menyediakan informasi tentang program beasiswa, fasilitas laboratorium, hingga kerjasama dengan berbagai stakeholder yang dapat diikuti oleh mahasiswa. “Melalui acara ini, kami ingin menekankan bahwa FPIK Universitas Teuku Umar memberikan kesempatan luas bagi mahasiswa untuk berkembang, baik dalam aspek akademik maupun keterampilan praktis,” tambah Dr. Muhammad Rizal.
Dengan adanya sosialisasi dan promosi ini, diharapkan minat siswa untuk menempuh pendidikan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan semakin meningkat, sehingga fakultas ini dapat mencetak lulusan-lulusan berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional di bidang kelautan dan perikanan. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Sebanyak 93 orang mahasiswa angkatan 2024 mengikuti kegiatan ramah tamah aneuk (RaTa) mesin yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Teuku Umar (HMM FT-UTU). Kegiatan berlangsung dari tanggal 1 sampai dengan 3 November 2024, dengan mengusung tema “Pendidikan Etika dan Tata Krama Dalam membentuk Karakter Mahasiswa yang Beradab”.
Pada sesi pembukaan di Aula Cut Nyak Dhien Kampus UTU yang turut dihadiri oleh Ketua Jurusan Teknik Mesin, Ketua Ikatan Alumni Mesin (IKA MESIN), Ketua BEM FT dan Ketua DPM FT juga para Ketua-ketua Himpunan Jurusan yang ada di lingkup Fakultas Teknik.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Jurusan Teknik Mesin Bapak Dr. Pribadyo, ST., MT, dalam sambutannya Pribadyo menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia. Menempuh pendidikan di bangku perguruan tinggi menjadi salah satu bentuk investasi yang sangat berharga bagi masa depan seorang mahasiswa.
Selama menjalani perkuliahan, seorang mahasiswa tidak hanya dituntut belajar tentang ilmu pengetahuan dan keahlian di program studi yang diambil. Namun, juga belajar untuk menjadi individu yang lebih dewasa, bertanggung jawab, dan juga beradab.
Dengan menjadi mahasiswa yang beretika dan beradab, seorang mahasiswa akan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, membangun hubungan yang sehat dengan dosen dan teman sekelas, serta dapat membantu menciptakan lingkungan akademik yang positif dan produktif. Oleh karena itu, menjadi mahasiswa yang beradab dan memiliki etika serta tata krama yang baik adalah bekal yang tidak kalah penting untuk menunjang kesuksesan dalam menempuh pendidikan, imbuhnya.
Sementara itu, Iskandar selaku ketua Himpunan Mesin menyampaikan bahwa RaTa Mesin merupakan upaya untuk mempererat silahturahmi sesama mahasiswa, senior, alumni dan masyarakat di Desa Gunong Ruboe Kecamatan Nagan Raya. Selain itu juga membentuk Etika dan Karakter mahasiswa baru lebih baik.
RaTa Mesin dilaksanakan selama 3 hari 2 malam, dimana para peserta diberikan materi kedisiplinan oleh TAGANA Provinsi Aceh Rizal Dinata, SE, adapun pemateri etika dan moral yang di isi oleh Ir. Sulaiman Ali ST., MT., salah satu dosen teknik mesin dan koordinator P3AI UTU, serta juga dihadiri oleh alumni angkatan pertama yaitu 9Jafar Murni, ST dengan materi yang disampaikan Analisis SWOT, Pengenalan Jurusan disampaikan oleh Bapak Masykur S.Pd., MT, pengenalan HMM diisi pengurus HMM, semenatra untuk materi KMO dan FMMA FMMI diisi oleh Saudara Sahiba dan Haiyan Masrijal selaku demisioner ketua umum HMM dan BEM FT-UTU.
Dalam pelaksanaannya selama kegiatan berjalan para peserta juga mengikuti serangkaian kegiatan seperti bakti sosial dan memanfaatkan waktu untuk berdiskusi dan bersosial dengan masyrakat setempat. (Humas UTU).


MEULABOH – UTUNews | Universitas Teuku Umar kembali menoreh prestasi yang membanggakan. Dua tim srikandi UTU berhasil meraih pendanaan pada Program Riset Pembangunan Berkelanjutan (PRPB) yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Dirjen Dikti. Penetapan ini berdasarkan Surat Pengumuman LPDP dengan nomor Peng-13/LPDP.4/2024.
Rektor UTU, Prof. Dr. Drs. Ishak, M.Si., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian ini. Menurut Prof. Ishak, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa UTU memiliki sumber daya dosen yang handal dan mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.
“Bagi kami sebagai pimpinan UTU, tentu saja keberhasilan ini sangat membanggakan. Ini menjadi bukti bahwa UTU punya sumber daya yang cakap dalam menghasilkan riset yang bermutu.” ujar Prof. Ishak.
Prof. Ishak mengatakan dalam dua tahun terakhir dosen UTU banyak mendapatkan hibah baik yang diselenggarakan oleh DRTPM Dikti maupun hibah dari lembaga-lembaga lainnya. Untuk memperkuat ekosistem riset, UTU terus membenahi kebutuhan laboratorium, dukungan anggaran, dan pembentukan pusat-pusat studi.
“Kita berharap dosen-dosen UTU dapat terus memproduksi Iptek yang berguna bagi masyarakat. Oleh karenanya kita akan terus membenahi ekosistem riset dan memperkuat pusat studi yang ada.” ungkap Prof. Ishak.
Program Riset Pembangunan Berkelanjutan (PRPB) STEMinist tahun 2024 yang mengambil tajuk Women Leading Innovation in Science and Technology, proposal dari dua tim srikandi UTU berhasil meraih pendanaan diantara 16 proposal lainnya dari kampus se-Indonesia.
Tim riset pertama diketuai oleh Dr. Ir. Astiah Amir, S.T., M.T. Dosen Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, UTU mengambil tema kajian Sistem Irigasi Hemat Air dengan tajuk penelitian Sistem Irigasi Cincin Hemat Air Memanfaatkan Tenaga Surya Berbasis Teknologi Sensor di Kabupaten Aceh Barat.
Sedangkan tim riset kedua diketuai oleh Dr. Vellayati Hajad, MA. Dosen Prodi Administrasi Negara, FISIP, UTU yang mengambil tema kajian Aplikasi Digital untuk Mendukung GEDSI. Tajuk penelitian Dr. Vellayati adalah Kopiconnect: Invasi Digital Untuk Kesejahteraan dan Kesetaraan Gender di Sektor Kopi Melalui Marketplace Terintegrasi dan Notifikasi Harga Real-Time. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) kembali menunjukkan komitmennya menjadi kampus keberlanjutan lingkungan dengan pencapaian yang membanggakan di UI GreenMetric World University Rankings 2024. Tahun ini, UTU berhasil meningkatkan peringkatnya menjadi 4 Peringkat Pohon dari total lima, naik dari 3,5 Peringkat Pohon yang diraih pada tahun 2023.
Peningkatan ini merupakan hasil dari berbagai inisiatif ramah lingkungan yang telah diterapkan UTU di kampus, mulai dari pengelolaan energi dan perubahan iklim, pengurangan limbah, hingga pengembangan infrastruktur hijau. Sebagai bagian dari pemeringkatan yang dilakukan oleh UI GreenMetric, sebuah lembaga pemeringkat internasional yang digagas Universitas Indonesia, UTU dinilai berdasarkan enam kriteria utama: Setting & Infrastruktur, Energy & Climate Change, Waste, Water, Transportation, serta Education & Research.
Wakil Rektor I Universitas Teuku Umar, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini dan menyatakan bahwa peningkatan peringkat ini adalah sebuah prestasi sekaligus kado akhir tahun bagi Univeristas Teuku Umar, Namun juga menjadi tanggung jawab yang tetap harus terus dijaga. “Peningkatan ini menunjukkan bahwa UTU serius dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan. Kami akan terus mengembangkan program-program ramah lingkungan di kampus dan menginspirasi mahasiswa untuk turut serta dalam pelestarian lingkungan”.
Pemberian Sertifikat tree rating ini diberikan secara langsung oleh Prof.Dr.Ir. Riri Fitri Sari, M.M, M.Sc dalam kegiatan asesmen ketiga oleh pihak UIGM dengan pihak Universitas Teuku Umar pada hari Jumat, 1 November 2024. Turut berhadir didalam meeting online ini Wakil Rektor 1, Kabiro Umum dan Keuangan, Kabiro Akademik dan Kemahasiswaan, beserta jajaran pimpinan UTU lainnya dan juga Tim Greencampus UTU. Assesmen ketiga ini merupakan lanjutan dari rangkaian assessmen sebelumnya yang sudah dilakukan.
Dengan pencapaian 4 Peringkat Pohon ini, UTU tidak hanya memperkuat posisinya dalam komunitas universitas berkelanjutan di tingkat Aceh tetapi juga di tingkat nasional. Ke depan, UTU berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas lingkungannya dan membangun kesadaran keberlanjutan di kalangan civitas akademika dan masyarakat sekitar kampus.
Pencapaian ini menegaskan bahwa UTU siap untuk menjadi teladan bagi universitas lain dalam upaya menuju kampus hijau yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
Sementara Rektor UTU Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si kepada tim utu.ac.id, Minggu (3/11/2024) mengapresiasi tim UTU GreenMetric dan segenap civitas akademika UTU atas usaha dan komitmen yang tinggi terhadap kampus yang berkelanjutan. Prof Ishak menjelaskan, sejumlah kriteria menjadi ukuran penilaian dari UI GreenMetric.
Kriteria pengaturan dan infrastruktur mengukur banyaknya ruang yang disediakan untuk penghijauan dan pelestarian lingkungan, serta anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan berkelanjutan di kampus. Sedang kriteria energi dan perubahan iklim mengukur upaya institusi dalam peningkatan penggunaan peralatan hemat energi dan mengembangkan energi terbarukan.
Disebutkan, bahwa atas capaian tersebut sebagai salah satu kebanggaan tersendiri bagi UTU dan UTU berhasil mendapatkan predikat kampus terhijau serta berkelanjutan itu bukan karena banyak pohonnya semata, akan tetapi keberhasilan dalam hal penyediaan dan pengelolaan berbagai sarana pendukung sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh UI GreenMetric.
UTU akan terus meningkatkan prestasi ini dengan memperhatikan berbagai masalah energi. UTU, kata Prof Ishak memiliki Gedung Kuliah Terintegrasi yang semua fasilitas didalamnya terintegrasi, baik dalam hal penyediaan air bersih, konsep hemat energi dan efisiensi di berbagai bidang, guna menjaga lingkungan hidup yang berkelanjutan. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Prestasi gemilang kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Teuku Umar diajang kompetisi tingkat Internasional. Kali ini dua Mahasiswa Universitas Teuku Umar, atas nama M. Ikhwal dan Vivi Mauliza berhasil meraih juara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) antar mahasiswa tingkat internasional di ajang International Qur’an Recitation Awards (IQRA) tahun 2024 yang diadakan oleh Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh Sabtu (2/11/2024).
MTQ Internasional ini mempertandingkan tiga cabang yaitu Musabaqah Tilawatil Quran, Musabaqah Tahfidz Quran 10 Juz dan Debat Bahasa Inggris Ilmiah Kandungan Al-Quran.
Kompetisi yang diikuti sebanyak 74 peserta yang berasal dari 21 kampus dari empat negara yaitu Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia dan Thailand ini telah berlangsung sejak tanggal 31 Oktober – 2 November 2024. Delegasi UTU yang berjumlah 5 orang mengikuti kesemua cabang lomba dan berhasil meraih dua gelar juara.
M. Ikhwal merupakan mahasiswa Prodi Ilmu Administrasi Negara angkatan 2023 yang berhasil meraih juara 1 kategori Tilawah Putra, sementara Vivi Mauliza mahasiswi prodi Ilmu Hukum angkatan 2023 berhasil meraih juara 3 kategori tilawah putri.
Kedua mahasiswa berprestasi Universitas Teuku Umar ini telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam kompetisi ini. Sebelum mengikuti lomba, tim UTU telah menjalani proses persiapan yang matang, termasuk dikarantina dan mendapatkan pembinaan secara masif.
M. Ikhwal, salah satu anggota tim, mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang tua, para pembina, dan Universitas Teuku Umar atas dukungan yang selalu diberikan selama proses persiapan dan kompetisi. Keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras dan do’a bersama.
“Pastinya senang dan bangga sama diri sendiri, bersyukur juga karena Allah sudah kasih kesempatan buat saya untuk terus berprestasi apalagi tahun ini saya bisa mendapatkan juara di setiap tingkatan lomba,” ujar M. Ikhwal saat diwawancara, Sabtu malam (2/11/24).
Ikhwal juga mengungkapkan bahwa dirinya telah banyak berlatih untuk dapat mengikuti perlombaan ini. Ia sangat bersyukur karena selama proses dan persiapan latihan, dirinya telah banyak mengalami peningkatan pada kemampuannya.
Ketika ditanyai tentang kiat-kiat yang mereka lakukan untuk dapat memenangkan lomba, Vivi Mauliza, rekan tim lainnya menekankan pada ketekunan dan usaha pada setiap prosesnya. “kami yakin bahwa dimana ada kemauan disitu ada jalan, dan selalu berupaya untuk usahakan yang terbaik dalam segala sesuatu”, imbuh mahasiswa yang telah mengumpulkan beragam prestasi ini.
Rektor UTU Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si melalui Humas mengucapkan selamat kepada kafilah UTU yang telah memberikan hasil terbaiknya, terkhusus M. Ikhwal dan Vivi Mauliza. Mudah-mudahan selama mengikuti ajang IQRA USK menjadikan pengalaman terbaik untuk di masa mendatang.
“Kita berharap prestasi ini terus ditingkatkan, kami terus berkomitmen untuk mendorong mahasiswa untuk berprestasi dan memiliki daya juang dalam menghadapi berbagai kompetisi, sehingga melahirkan lulusan yang unggul dan berdaya saing,” pungkas Rektor.
Sementara itu, Wakil Rektor III UTU, H. Ibrahim Laweung HS, SKM., MNSc yang mendampingi langsung para mahasiswa bersama dewan pelatih dan official UTU, menjelaskan, IQRA merupakan ajang internasional yang sangat bergengsi karena diikuti oleh 27 perguruan tinggi terbaik dari 4 negara. Artinya persaingan untuk meraih prestasi sangat ketat karena setiap peserta berusaha maksimal untuk meraih yang terbaik.
Prestasi membanggakan yang diraih para mahasiswa kita di ajang Internasional ini adalah bukti komitmen kampus dalam pembinaan di bidang kemahasiswaan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademis. UTU juga memberi ruang dan kesempatan luas kepada para mahasiswa untuk memgembangkan bakat di bidang keterampilan dan seni membaca dan memahami kandungan Al Qur’an.
Dukungan universitas kepada setiap mahasiswa untuk mengembangkan semua potensi yang dimiliki tak sebatas memberi kesempatan untuk berkompetisi, tapi juga menyediakan sarana dan prasarana untuk berlatih. “kedepan terus kita persiapkan pembinaan mahasiswa dalam semua segi baik itu bidang olah raga, seni, agama maupun lainnya,” katanya.
Ketua Kafilah UTU dan Koordinator Pelatih, Dr. Ismu Ridha menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan bapak/ibu civitas akademika UTU atas doa dan supportnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti prestasi gemilang dari Kafilah Universitas Teuku Umar dalam ajang IQRA USK 2024. Selamat kepada tim dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini. “Semoga keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” pungkas Ustadz Ismu Ridha, M.A., P.hD didampingi Abu Hassan Makmun, M.M selaku dewan pelatih. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara (HIMADISTRA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teuku Umar (FISIP UTU) bersama Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (HIMA-AP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh (FISIP UNIMAL) menggelar acara Public Discussion dan Penjajakan Kerjasama di Aula FISIP Universitas Malikussaleh, Bukit Indah, Rabu (30/10/2024).
Mengusung tema “Kekhususan Aceh dalam Penerapan UUPA pada Pilkada Tahun 2024”, kegiatan ini membahas tantangan dan potensi penerapan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) dalam konteks pemilihan kepala daerah mendatang.
Subhani, M.Si., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FISIP UNIMAL, membuka acara dengan menekankan pentingnya kontribusi mahasiswa dan akademisi dalam memperkuat pemahaman tentang isu lokal dan kebijakan yang berdampak luas serta harapannya kedepan bisa berkolaborasi dibidang penelitian maupun pengabdian bersama.
Acara ini juga menjadi ajang pertemuan penting bagi Oka Yulia selaku Pjs Ketua HIMADISTRA FISIP UTU dan Erhan Dwi Halim Sinaga sebagai Ketua HIMA-AP FISIP UNIMAL dalam menjalin kolaborasi antara kedua himpunan mahasiswa. Selain itu, para pengurus Himadistra berkesempatan bertemu Prof. Dr. Herman Fithra, ST., M.T., IPM., Asean.Eng., Rektor Universitas Malikussaleh, untuk membicarakan langkah-langkah kolaborasi ke depan yang dapat memperkuat peran mahasiswa dalam masyarakat serta pesan dan kesan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Oka Yulia, mengungkapkan harapannya dari kegiatan tersebut dapat memberikan wawasan, relasi, dan menginspirasi kita semua untuk terus berkontribusi bagi organisasi, kampus, dan masyarakat. Semoga semangat kebersamaan dan kolaborasi yang kita bangun hari ini menjadi langkah awal menuju aksi nyata di masa mendatang.
“Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat jaringan kerjasama antara organisasi mahasiswa serta membangun ruang diskusi berkelanjutan untuk mendukung pengembangan Aceh yang lebih baik,” pungkas Oka (Humas UTU).