MEULABOHUTU | Indonesia sebagai negara demokrasi akan kembali melakukan pemilihan umum (pemilu) eksekutif serta legislatif pada Februari tahun 2024 mendatang. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) memprediksikan  pemilih muda pada Pemilu 2024 mendatang bisa menembus 60 persen. Dengan kata lain, Pemilu 2024 akan menjadi era para mahasiswa dan pemilih pemula untuk memberikan suara.

Menyikapi hal tersebut diatas, Universitas Teuku Umar
bekerja sama dengan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) Meulaboh menyelenggarakan Gerakan Cerdas Memilih. Kegiatan tersebut dipusatkan di pelataran parkir Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus UTU, Alue Penyareng, Rabu (31/5/2023).

Program variety show yang mengusung tema ‘Menuju Pemilih Cerdas’ ini diikuti kurang lebih 200 mahasiswa dari berbagai program studi di Universitas Teuku Umar.

Bertindak sebagai narasumber Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si, Kapolres Aceh Barat AKBP Pandji Santoso, S.I.K., M.Si, Ketua KIP Aceh Barat, T. Novian Nukman, SP dan  Ketua Panwaslih Aceh Barat, Marzalita Usman, SE., M.Si.

Rektor UTU, Dr. Ishak Hasan mengapresiasi LPP RRI Meulaboh yang telah memilih kampus UTU sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan, disamping itu mahasiswa UTU termasuk kedalam kategori pemilih pemula yang mesti mendapatkan pemahaman dan literasi yang cukup tentang pemilu.

“Ini merupakan momentum yang baik, terutama bagi anak-anak kami untuk memperkuat literasi politik, dengan  membaca, menonton, mendengar, agar tidak mudah terombang-ambing pikirannya.,” katanya

Lanjutnya para pemilih muda ini tentu perlu mengetahui dan memahami nilai penting dari penyelenggaraan pemilu. UTU  sebagai perguruan tinggi dengan banyak calon pemilih muda perlu mendapat edukasi mengenai pentingnya pemilu.

“Mereka harus mengetahui dan memahami bahwa pemilu  tidak hanya sebagai sarana untuk mengevaluasi penyelenggaraan pemerintah, tetapi sarana integrasi bangsa dan menentukan pemimpin yang mampu menghadirkan masa depan lebih baik bagi Indonesia,” pungkasnya.

Kepala LPP RRI Meulaboh, Peri Widodo, S.Ag mengatakan, GCM merupakan program nasional yang diperuntukkan kepada generasi muda yang akan menjadi pemilih pemula pada Pemilu 2024 mendatang. Diharapkan GCM dapat memberikan wawasan yang baik terkait Pemilu kepada mereka.

“Pemilu menentukan nasib bangsa dan negara, sehingga dibutuhkan para pemilih cerdas yang dapat mendukung pembangunan bangsa,” terangnya

Atas dasar inilah, RRI Meulaboh memilih kampus sebagai tempat pelaksanaan kegiatan perdana dari program GCM.

“Semoga acara ini bermanfaat bagi mahasiswa yang hadir. Terimakasih juga kepada pihak UTU yang telah memfasilitasi tempat acara,” kata Peri Widodo

Ketua KIP Aceh Barat, T. Novian Nukman menyebutkan, GCM ini sejalan dengan langkah KPU/KIP yang memang memberikan perhatian khusus kepada pemilih pemula. Jumlah pemilih pemula dalam Pemilu 2024 nanti juga sangat signifikan, mencapai 40 persen.

“Kita memang menyasar segmen pemilih pemula, goes to campus, goes to school, juga sosialisasi berbasis kearifan lokal. Kita sangat berharap anak-anak ini paham apa yang akan dilakukannya pada Pemilu nanti, bagaimana hak suaranya bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujar T. Novian

Sementara Kapolres Aceh Barat, AKBP Pandji Santoso  menyampaikan kesiapan Polri dalam mengamankan jalannya Pemilu 2024 nanti. Dia menegaskan, Pemilu bisa baik dan sukses jika pengamanannya baik.

“Dibutuhkan pengamanan yang baik untuk jalannya pesta demokrasi nanti. Pemilu nanti dilakukan secara serentak 14 Februari pilpres dan pileg, serta November 2024 Pilkada. Kami pihak keamanan berdasarkan analisa akan kerja keras, karena kekuatan Polri juga terbatas,” ucap Kapolres Pandji Santoso.

Ketua Panwaslih Aceh Barat, Marzalita mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan generasi muda dapat membantu mengawasi seluruh tahapan pemilu dengan memahami aturan-aturan yang berlaku.

“Mereka bisa ikut mengawasi jika ada pelanggaran-pelanggaran yang terjadi, misalnya adanya politik uang, pelanggaran masa kampanye dan sebagainya,” pungkasnya.

Kegiatan Gerakan Memilih Cerdas juga turut disemarakkan oleh penyanyi papan atas Aceh Zuhdi atau familiar dengan nama Bergek dan artis komedian asal Lhokseumawe Iwan S. Juga penampilan dari Grup UKM Tari Teuku Umar dari kalangan mahasiswa UTU. (Aduwina Pakeh).

MEULABOHUTU | Dalam rangka menjaga lingkungan pantai dan Laut bebas dari pencemaran sampah serta  menumbuhkan jiwa wirausaha di dalam anggota, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Stingrays Diving Club (SDC) Universitas Teuku Umar melakukan bakti sosial di Pantai Lhok Bubon, Aceh Barat pada Sabtu (27/5/2023).

Sementara pada Selasa, 6 juni 2023 mendatang, kegiatan Wirausaha anggota akan dipusatkan di Sekretariat UKM SDC Universitas Teuku Umar.

Ketua UKM SDC, Aris Yusdi kepada media UTU News mengatakan tujuan dari kegiatan baksos tersebut adalah untuk mewujudkan kepedulian terhadap lingkungan laut bebas dari pencemaran sampah, dan dilakukannya juga riset penyebaran sampah yang ada di pantai lhok bubon.

Pada sabtu kemarin, tim UKM SDC UTU telah melaksanakan kegiatan baksos dan Riset pengambilan data kelimpahan, komposisi dan sumber sampah yang ada di pantai Lhok Bubon.

Kegiatan ini selain wujud kepedulian menjaga pencemaran lingkungan dari penyebaran sampah, juga untuk mengetahui sumber sampah dan jenis penyebaran sampah apa saja yang ada di pantai lhok bubon, apakah sumber dari limbah rumah tangga ataupun dari  wisatawan yang berkunjung ke pantai tersebut.

Mengingat banyak sekali wisatawan dan perumahan yang ada di sekitaran pesisir tersebut, dan dapat dilihat banyak sekali sampah yang dibuang begitu saja sehingga dapat mencemari lingkungan baik di darat maupun di laut nantinya.

Untuk melihat sumber sampah dan jenis sampah apa saja yang ada di pantai Lhok bubon perlu dilakukan riset untuk kemudian di jadikan jurnal dan di publish sebagai referensi kedepannya yang dapat digunakan oleh instansi pemeritahan ataupun masyarakat pada umumnya agar selalu mengingat untuk menjaga lingkungan agar bebas dari pencemaran sampah.

Aris menambahkan di Aceh Barat sendiri banyak lokasi pantai yang dijadikan tempat tujuan wisatawan baik di akhir pekan maupun di hari biasa untuk menikmati keindahan alam yang ada di kota meulaboh, akan tetapi beberapa wisatawan melupakan hal yang sangat penting dalam kunjungan mereka ke tempat wisata tersebut yaitu pantai yang dimana kebanyakan masyarakat yang melupakan menjaga lingkungan dari pencemaran yang bahkan masyarakat sendiri juga ikut merusak lingkungan.

Kita perlu memberikan penyuluhan aturan kepada wisatawan agar sadar akan kebersihan lingkungan, dimana wisatawan datang ketempat wisata dan membawa berbagai macam makanan ringan untuk di santap bersama kawan, sahabat, keluarga dan rekan kerja yang kemudian bungkusan dari mulai makanan ringan sampai bungkusan plastik yang dibawa dengan sengaja atau tidak sengajanya mereka buang sembarangan.

Jika dilakukan secara terus menerus akan menyebabkan penumpukan sampah yang ada di sekitaran pantai dan bisa sampai terbawa oleh tiupan angin ke dalam laut yang merugikan biota laut yang ada di perairan meulaboh dan merusak kondisi air dan pencemaran di darat yang menimbulkan bau tidak sedap.

Kemudian tim UKM SDC UTU akan melanjutkan kegiatan Kedua pada tanggal 6 juni 2023 mendatang untuk membuat karya wirausaha dari barang tidak terpakai dan tidak ada nilai jual lebih sehingga barang yang sudah di buat nantinya ada nilai jual. Hal ini merupakan salah satu upaya yang kami lakukan untuk menumbuh kembangkan jiwa wirausaha dilakukan anggota UKM SDC.

MEULABOHUTU | Program Studi S1 Peternakan Universitas Teuku Umar merupakan yang pertama di Indonesia yang memiliki kurikulum peternakan terintegrasi berbasis agro marine dengan memanfaatkan teknologi informasi dan potensi genetik sumberdaya ternak lokal.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor I Universitas Teuku Umar, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc pada Selasa, 30 Mei 2023 sesaat setelah menerima SK Izin Operasional S1 Peternakan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII Aceh.

M. Aman Yaman menyebutkan keunikan yang dimiliki Prodi Peternakan Universitas Teuku Umar menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan kepada calon mahasiswa baru yang sedang mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Disamping keunggulan-keunggulan lainnya yang ditawarkan Universitas Teuku Umar kepada calon mahasiswa seperti PTN yang tidak memungut dana sumbangan pembangunan institusi (SPI Rp.0,-) juga UKT di Universitas Teuku Umar merupakan yang terendah di Indonesia.

Prodi Peternakan Universitas Teuku Umar telah mendapatkan izin untuk menerima mahasiswa baru di jalur Seleksi Mahasiswa Mandiri Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Wilayah Barat atau jalur Mandiri tahun 2023 setelah mendapatkan kepastian dan menerima salinan SK Izin Operasional S1 Peternakan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII Aceh, Kemendikbudristek RI pada Selasa (30/5/2023) kamarin.

“Prodi Peternakan UTU secara resmi telah dapat menerima mahasiswa baru tahun Ajaran 2023/2024 melalui jalur mandiri, dikarenakan untuk jalur SNBP dan SNBT sudah lewat pelaksanaanya,” kata M. Aman Yaman

Untuk jumlah kuota kursi untuk prodi Peternakan pada seleksi mandiri ini yaitu sebanyak 40 kursi. “Insya Allah prodi peternakan menyediakan slot 40 mahasiswa baru di jalur mandiri atau SMM-PTN Wilayah barat,” Pungkas M. Aman Yaman

sementara itu dikonfirmasi terpisah Rektor UTU, Dr. Ishak Hasan, M.Si menyambut baik atas turunnya SK pembukaan prodi S1 Peternakan dari Kemendikbud RI yang diserahkan oleh LLDIKTI 13 Wilayah Aceh.

“Prodi baru ini hadir dalam rangka menjawab kebutuhan dan keinginan masyarakat serta dunia kerja. Yang mana prodi ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat khususnya di willayah Barat Selatan Aceh dan sangat dibutuhkan di era sekarang,” Katanya

Dengan bertambahnya prodi baru tersebut akan semakin melengkapi program studi yang telah dimiliki oleh Universitas Teuku Umar sebelumnya. Hingga kini sudah tersedia 21 program studi S1 yang tersebar di 6 Fakultas, dan 1 prodi Magister Perikanan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang juga siap menerima mahasiswa baru Tahun Ajaran 2023/2024. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOHUTU | Untuk percepatan pemasangan Penerangan Jalan Umum ( PJU ) Jalan Alue Peunyareng, Kamis (04/05/2023) petang, sejumlah pengurus Pemerintahan Mahasiswa Universitas Teuku Umar ( PEMA UTU ) melakukan audiensi dengan Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat Drs. Mahdi Efendi, di Meuligoe Bupati.

Beberapa mahasiswa yang tergabung dalam lembaga PEMA Universitas Teuku Umar itu menjumpai secara langsung PJ Bupati Aceh Barat Mahdi Efendi menemui Pj Bupati Mahdi untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang dikeluhkan oleh mahasiswa dan masyarakat, termasuk fasilitas PJU.

Mahdi mengucapkan terimakasih kepada utusan PEMA UTU yang menjumpainya dalam rangka menyampaikan aspirasi mahasiswa dan masyarakat sekitar. Ia berharap komunikasi seperti ini terus berlanjut agar persoalan di tengah masyarakat dapat tersampaikan ke pemerintah.

Kedatangan mahasiswa dari PEMA UTU disambut langsung oleh PJ Bupati dan turut didampingi Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Aceh Barat Drs Darwis, MSi dan Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Hidayat Isa, SE

Pertemuan yang penuh keakraban itu yang berlangsung selama kurang lebih 1 jam itu, Mahdi mendengar satu persatu aspirasi yang disampaikan oleh jajaran PEMA UTU. Pj Bupati berjanji akan berupaya menindaklanjuti semua laporan dan masukan itu, dengan segala sumberdaya yang ada, tentunya sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Menurut nya ada beberapa hal yang mungkin menjadi prioritas, salah satunya mengenai penerangan lampu jalan di lintas Alpen (Alue Penyareng) dan penekanan angka stunting, kemiskinan ekstrim dan ini akan dikomunikasikan nantinya dengan pihak DPRK. Karena itu semua tentu harus mendapatkan persetujuan DPRK. “Kita berharap ada dukungan dari DPRK,” katanya.

Disamping itu iya juga berharap agar mahasiswa dari semua universitas yang ada di Aceh Barat bisa berkontribusi membangun daerah.

Presiden Mahasiswa UTU Wahyu Nurdin melalui Mustafa, menjelaskan maksud pihaknya melakukan audiensi dengan kepala daerah itu agar bisa bersinergi membangun daerah yang difokuskan mengenai percepatan pemasangan lampu di jalan Desa Alue Penyareng.

Mustafa yang dalam jabatannya di PEMA disebut Menko iNeX itu mengatakan, sebelumnya pihaknya pernah menyampaikan statement di beberapa platform media, yang intinya meminta pemerintah daerah kabupaten Aceh Barat serius menjalankan aspirasi mahasiswa dan masyarakat

Beberapa poin yang disampaikan ke PJ Bupati Aceh Barat Bapak Mahdi Efendi, diantaranya. PJU jalan Alpen, Buruh Kapal bongkar muat batu bara yang dimana harus memprioritaskan putra daerah, pencemaran lingkungan akibat batu bara yang tumpah ke laut dan sejumlah persoalan lain yang menjadi perhatian masyarakat.

Dalam Audiensi tersebut PEMA UTU turut hadir Sekretaris Umum PEMA UTU Furqan Aly, Wakil Sekjen PEMA UTU Jasmi, Andreansyah Mahasiswa pemerhati kebijakan dan pelayanan publik serta Mustafa selaku Menko iNeX. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Dalam rangka menjaga tali silaturahmi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK- UTU) menggelar acara Halal Bihalal pada Rabu (3/5). Kegiatan yang diselenggarakan di Aula lama Universitas Teuku Umar diikuti oleh segenap keluarga besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, para dosen, tenaga kependidikan, dan perwakilan Himpunan mahasiswa lingkup FPIK.

Dalam laporannya Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Dr. Ir. Ismail Sulaiman, S.TP., Maitrise., M.Sc., IPU mengatakan pentingnya silaturahmi antara dosen dan seluruh civitas akademika agar saling bersinergi dan bekerjasama untuk memajukan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Dalam kegitan silaturahmi keluarga besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan turut hadir Rektor Universitas Teuku Umar didamping Warek I, Warek II, Warek III, dan Kepala Biro Umum dan Keuangan, dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Dekan Lingkup Universitas Teuku Umar dan  Kepala LPPM.

Dalam arahannya Rektor Universitas Teuku Umar Dr. Drs. Ishak Hasan., M.Si menyampaikan untuk terus menjaga kekompakan semua civitas akademika Universitas Teuku Umar agar UTU terus berkembang menjadi kampus terkenal secaara nasional dan internasional

Dalam kegitan Silaturahmi keluarga besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan turut menghadirkan penceramah Tgk. Yasri Muhammad Zaid pimpinan pondok pesantren Abi Luthfi Amanah Alamilin gampong Peunaga Pasi. 

Tgk Yasri mengajak keluarga besar FPIK untuk dapat mengambil pelajaran penting dari moment halal bihalal ini yaitu dapat meningkatkan silaturrahmi, meningkatkan semangat kerja dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. (Humas UTU).

MEULABOH, UTU – Universitas Teuku Umar (UTU) dan Universitas Muhammadyah Aceh (UNMUHA) sepakat menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kemitraan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si dan Rektor UNMUHA Dr. Aslam Nur. MA, yang berlangsung di ruang rapat senat Kampus UTU, GKT pada Selasa 30 Mei 2023. Setelah penandatanganan MoU, dilanjutkan dengan penandatangan MoA atau PKS antara Fakultas Teknik UTU dan Fakultas Teknik Unmuha.

Ruang Lingkup Kerjasama Antara Fakultas Teknik UTU dengan Fakultas Teknik UNMUHA adalah Dalam melaksanakan kegiatan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Para Pihak bersedia saling memberikan bantuan dalam bentuk: Kegiatan bersama dalam Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Sharing artikel jurnal penelitian, Kerjasama aktivitas akademis (seminar, workshop, kuliah umum, diskusi, dialog, dan lain-lain), Bantuan tenaga pengajar/dosen, Bantuan tenaga ahli/profesional, Studi banding dalam rangka kegiatan akademik, kegiatan kemahasiswaan dan pengembangan kurikulum, Perjanjian.
Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Irwansyah, S.T., M.Eng, IPM mengharapkan melalui kerjasama ini dapat mencakup kegiatan lainnya yang terkait dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi antara FT UTU dan FT Ummuha.

 

 

 

 

MEULABOHUTU | Universitas Teuku Umar (UTU) melakukan prosesi peusijuek terhadap 25 orang Dosen yang baru saja menyelesaikan program studi S3 di berbagai kampus dalam dan luar negeri. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula utama, Kampus UTU Alue Penyareng, Selasa (30/05/2023).

Selain peusijuk Doktor baru, pada moment kali ini juga dilakukan peusijuk calon jamaah haji yaitu Kepala Biro Umum dan Keuangan, Zulfirman, SE., M.Si beserta keluarga.

Dalam kegiatan peusijuek tersebut turut dihadiri oleh Rektor Universitas Teuku Umar, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si, Wakil Rektor II, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd, Dekan FISIP Basri, SH., MH, Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Irwansyah, M.Eng, IPM, Dekan FKM, Dr. T. Alamsyah, S.K.M., M.P.H, Dekan FPIK, Dr. Ir. Ismail Sulaiman, S.TP., Maitrise., M.Sc., IPU, Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Rusydi Faizin, M.Si, Kabiro AKPK Drs. H. T. Muslim Raden, M.Si serta para dosen dan tenaga kependidikan di lingkup Universitas Teuku Umar.

Rektor dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh doktor yang telah kembali mengabdi di UTU setelah sebelumnya berjuang dalam studi doktoral. Beliau berharap kehadiran 25 Doktor baru di UTU ini mampu mendongkrak kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik dari sisi Pengajaran, Penelitian, Maupun Pengabdian kepada masyarakat.

“Dukungan SDM baru berkualifikasi Doktor ini, tentu menjadi energi yang luar biasa bagi UTU dalam mewujudkan visi sebagai kampus sumber inspirasi dan referensi,” jelasnya

Rektor berharap para doktor tersebut untuk pro aktif sesuai dengan bidangnya, juga harus mempersiapkan diri dengan matang untuk meraih kepangkatan akademik menjadi Guru Besar.

Adapun nama-nama Doktor baru yang ikut dipeusijuk oleh Rektor dan sejumlah pejabat UTU lainnya adalah sebagai berikut:

Khusus kepada Kabiro Umum dan Keuangan yang akan berangkat Haji, Rektor berpesan dan mendoakan agar kabiro dapat melaksanakan ibadah haji sesuai dengan tuntunan hingga menjadi haji yang mabrur. “Semoga kita semua juga segera mendapatkan kesempatan untuk beribadah haji ditahun-tahun mendatang,” ungkap Rektor.

Untuk diketahui, peusijuek adalah sebuah prosesi adat dalam budaya masyarakat Aceh yang masih dipraktekkan hingga saat ini. Tradisi peusijuek ini dilakukan pada hampir semua kegiatan adat dalam kehidupan masyarakat di Aceh. (Aduwina Pakeh).

MEULABOHUTU | Suasana Lapangan Rektorat Universitas Teuku Umar kembali semarak dengan diselenggarakannya Upacara Bendera untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2023, Selasa (02/05/2023).

Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2023 ini diikuti oleh jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa. Dalam upacara tersebut dibacakan pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A., oleh Rektor UTU, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si selaku pembina upacara.

Selain itu, dalam peringatan Hardiknas yang mengangkat tema “Bergerak bersama Semarakkan Merdeka Belajar”  menjadi pokok pidato mendikbud. Kurikulum yang berawal dari upaya membantu para guru dan murid di masa pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. Kini Kurikulum Merdeka telah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Dalam pidato Mendikbud tersebut diulas tentang perubahan besar terjadi di sekitar kita selama dalam tiga tahun terakhir, di mana-mana, dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia.

Mendikbud juga menjelaskan sebanyak 24 episode Merdeka Belajar sudah diluncurkan membawa kita semakin dekat dengan cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara, yaitu pendidikan yang menuntun bakat, minat, dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya sebagai seorang manusia dan sebagai anggota masyarakat.

Sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi, seleksi masuk perguruan tinggi negeri pun sekarang fokus pada mengukur kemampuan literasi dan bernalar.

Pada jenjang perguruan tinggi, Mendikbud juga menyebutkan adik-adik mahasiswa yang dulu hanya belajar teori di dalam kelas sekarang bisa melanglang buana mencari pengetahuan dan pengalaman di luar kampus dengan hadirnya program-program Kampus Merdeka.

“Saudara saudariku, mari kita ingat, bahwa bersama-sama kita telah membuat sejarah baru dengan gerakan Merdeka Belajar. Transformasi yang masif ini sudah sepatutnya dirayakan dengan penuh syukur dan semarak, karena semuanya adalah hasil dari kerja keras dan kerja sama kita,” ujar Mendikbud yang dibacakan Dr. Ishak Hasan.

Diakhir pidatonya, Mendikbud menyebut, langkah yang dilakukan para penggerak Merdeka Belajar sudah semakin serentak, dan melaju semakin cepat.

“Namun kita belum sampai di garis akhir. Maka, tidak ada alasan untuk berhenti bergerak meski sejenak. Ke depan masih akan ada angin yang kencang, dan ombak yang jauh lebih besar, serta rintangan yang lebih tinggi,” pungkas Mendikbud dalam pidatonya.

MEULABOHUTU | Menjelang pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK – SNBT) 2023, Universitas Teuku Umar sebagai salah satu pusat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) PTN menyelenggarakan sosialisasi bagi pengawas UTBK. Sosialisasi berlangsung pada Jum’at, 5 Mei 2023 yang bertempat di aula utama Gedung Kuliah Terintegrasi. Adapun jumlah pengawas yang mengikuti sosialisasi adalah 47 orang ditambah 12 orang pengawas cadangan.

Wakil Rektor Bidang Akademik / WR 1 Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc mengatakan UTBK ini merupakan kegiatn nasional yang pesertanya dari berbagai daerah, maka mohon kiranya ketertiban, kedisplinan untuk melaksanakan ini. WR 1 menyampaikan terima kasih atas kesanggupan para pengawas, dalam mempersiapkan UTBK kali ini.

“Di UTU kegiatan akan dipusatkan di Gedung ICT yang memiliki sejumlah ruangan yang akan diikuti oleh 1.729 peserta”, ungkap WR 1.

Dr. M. Aman Yaman menuturkan agar semua pengawas yang terlibat dalam penyelenggaraan UTBK UTU dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan.

“perlu dijaga koordinasi dan komunikasi, serta juga harus dipahami tupoksi dari para pengawas,” jelasnya

Paling penting adalah kedisiplinan harus dijaga, kehadiran harus sesuai dengan panduan yang ditetapkan. Selain itu pengawas dibantu panitia juga memastikan seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan baik dan lancar.

Sebagai narasumber dalam sosialisasi ini Heri Darsan, ST., MT selaku koordinator UTBK UTU. Ia menyampaikan uraian tugas Pengawas antara lain yaitu memeriksa peserta beserta barang bawaannya seperti: kacamata, jam tangan, bolpoin, dsb; Meminta kepada Peserta untuk mematikan seluruh perangkat komunikasi (telepon seluler, headset, smart watch, dan sejenisnya) dan dimasukkan ke dalam tas masing-masing; Memeriksa dan mencocokkan Daftar Hadir Peserta dengan Kartu Tanda Peserta; Mempersilahkan peserta untuk membaca petunjuk umum dan petunjuk khusus yang berada di aplikasi ujian.

Selain itu mempersilahkan peserta untuk melakukan latihan ujian dengan cara memasukan nomor peserta dan pin ujian (waktu latihan 5 menit); dan Membagikan Daftar Hadir Ujian Peserta sesuai sesi. Pengawas pada saat menjelang ujian juga melakukan verifikasi terhadap dokumen peserta.

Sebagai informasi UTBK-SNBT 2023 dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2021, 2022, dan 2023 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK dan sederajat), serta lulusan Paket C tahun 2021, 2022, dan 2023 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2023).

Keikutsertaan dalam UTBK merupakan syarat utama untuk mengikuti Seleksi Nasional Berbasis Tes pada PTN Akademik, PTN Vokasi, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Agama Islam Negeri (PTKIN).

Untuk materi UTBK meliputi Tes Potensi Skolastik (TPS), Literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika. Timeline kegiatan UTBK 2023, untuk UTBK Gelombang I pada tanggal 8 – 14 Mei 2023, dan Gelombang II pada 22 – 28 Mei 2023. Sedangkan pengumuman hasil seleksi SNBT 2023 pada 20 Juni 2023. Pada UTBK 2023 setiap peserta hanya diperbolehkan mengikuti tes  1 (satu) kali, dan setiap peserta akan diberikan hasil tes secara individu. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

MEULABOHUTU |Akademisi Universitas Teuku Umar, Ir. Samsunan, S.T., M.T menjadi salah satu narasumber dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) tentang upaya penguatan pelaksanaan fisik rehabilitasi dan rekonstruksi tahun 2023 di mata ie resort Sabang.

Selain Akademisi UTU, Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari (29-31 Mei 2023) tersebut turut menghadirkan pemateri/narasumber dari badan Nasional penanggulangan bencana (BNPB) disampaikan oleh Deputi RR BNPB, Jarwansyah, S.Pd, MAP, MM dan Akademisi USK, Dr. Alfa Taras Bulba, S.T., M.Sc, Dr. Cut Zukhrina, S.T., M.T.

Acara tersebut dibuka langsung secara resmi oleh kepala BPBA, Dr. Ir. Ilyas, M.P. didampingi Kabid rehabilitasi dan rekonstruksi BPBA, Said Ashim, S.E. juga turut dihadiri PLT. Kalak BPBD kota Sabang. Kegiatan ini dihadiri dan diikuti oleh 46 peserta yang terdiri dari para Kepala BPBD Kabupaten/Kota seluruh Aceh, dan para pelaksana kegiatan fisik bidang RR BPBA.

Dalam sambutannya, Kepala BPBA Dr. Ilyas yang akrab disapa Abi tersebut menyebutkan bahwa dalam pelaksanaan Fisik Rehabilitasi dan Rekonstruksi di Kabupaten/Kota sering mengalami kendala baik secara teknis maupun non teknis sehingga pelaksanaan fisik Rehabilitasi dan Rekonstruksi tidak sesuai target yang direncanakan dan ini sangat merugikan pembangunan daerah yang berdampak kepada masyarakat.

“Melalui Penguatan Fisik Ini saya berharap ada peningkatkan pengetahuan peserta mengenai Penguatan Pelaksanaan Fisik Rehabilitasi dan Rekonstruksi pascabencana, agar pendanaan rehabilitasi dan rekonstruksi dapat tepat sasaran” jelas Abi.

Pada sesi pemaparan materi dari BNPB, Jarwansyah, S.Pd, MAP, MM selaku deputi RR via zoom meeting meminta BPBD se-Aceh terlibat aktif pada kegiatan Rehab Rekon pascabencana berdasarkan kewenangan aset dan prioritas.

“Percepat pengajuan e-proposal dana hibah RR BNPB sesuai dengan mekanisme yang berlaku” himbau Jarwansyah yg juga pernah menjadi kepala pelaksana BPBA.

Sesi pemaparan akademisi dari USK disampaikan oleh Dr. Alfa Taras Bulba, S.T., M.Sc menyampaikan materi tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah berdasarkan Perpres No. 16 Tahun 2018 yang diperbaharui dengan Perpres No 12 Tahun 2021. Dan Dr. Cut Zukhrina, S.T., M.T. menyampaikan materi tentang perencanaan dan pelaksanaan kontrak konstruksi serta resiko penanda tanganan kontak.

Sedangkan sesi akhir sebagai penutup menghadirkan pemateri dari Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar, Ir. Samsunan, S.T., M.T. tentang hukum kontrak konstruksi. Dalam pemaparannya, dosen yang juga tercatat sebagai mahasiswa program doktor ilmu teknik USK menyampaikan beberapa pesan dan harapan agar dalam pelaksanaan kegiatan fisik tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

“Walaupun bapak dan ibu bekerja di badan penanggulangan bencana dengan tuntutan kerja cepat agar dapat menyelamatkan manusia dan alam sekitar, tetapi tetap mengikuti aturan yang berlaku. Apalagi kegiatan penanggulangan bencana ini ada aturan khusus yg mengatur tentang percepatan pelaksanaan kegiatan. Tetapi perlu diperhatikan juga keselamatan diri setelah kegiatan fisik selesai, agar tidak bermasalah dengan hukum.” Pungkas Wakil Dekan 1 FT UTU tersebut.

Acara rakor tersebut ditutup oleh Kalak BPBA pada hari Rabu tgl 31 Mei 2023. (AP)