Air Mata Haru Perpisahan KPM UTU 2026, Camat Pining Berjanji Rawat Aset Infrastruktur Hasil Keringat Mahasiswa

Gayo Lues – UTU | Langkah kaki para mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) yang tergabung dalam Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik 2026 akhirnya resmi ditarik kembali dari bumi Seribu Bukit. Setelah sepuluh hari berbaur, bekerja bakti, dan tinggal bersama warga di posko pengungsian Hunian Sementara (Huntara) Kampung Pepelah dan Kampung Ekan, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, masa pengabdian mereka kini telah genap purna.

Pelepasan kepulangan para mahasiswa ini dilangsungkan di ruang Ops Room Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Gayo Lues, Kamis (16/7/2026). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gayo Lues, H. Irwansyah, S.Si, MM., yang hadir mewakili Bupati Gayo Lues. Pertemuan formal yang penuh kehangatan ini juga turut dihadiri oleh para Asisten Setdakab, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), serta jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pining.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Gayo Lues H. Irwansyah membacakan amanat tertulis dari Bupati Gayo Lues yang berisi apresiasi mendalam atas kontribusi nyata nyata dari sivitas akademika UTU.

“Kami menyampaikan ribuan terima kasih kepada Rektor Universitas Teuku Umar atas pengiriman tim KPM UTU di lokasi penyintas Huntara Pepelah dan Ekan, Kecamatan Pining, Gayo Lues. Kami berharap kerja sama dan silaturahmi ini terus terjaga, dan kehadiran berikutnya senantiasa kami harapkan. Bupati Gayo Lues menitipkan salam hangat kepada Rektor UTU dan berterima kasih atas dedikasi mahasiswa UTU di Gayo Lues,” ujar Irwansyah saat membacakan sambutan Bupati.

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan momentum penyerahan dampak nyata yang ditinggalkan mahasiswa bagi warga setempat. Acara puncak ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Aset yang dibangun oleh tim KPM UTU kepada Pemerintah Kampung Pepelah dan Kampung Ekan. Penandatanganan dokumen penting ini disaksikan langsung oleh seluruh undangan yang hadir serta diketahui oleh Camat Pining.

Melalui penandatanganan tersebut, UTU menyerahkan lima program infrastruktur fisik dan non-fisik yang berhasil dirampungkan selama sepuluh hari di lapangan. Program tersebut meliputi pembangunan gedung serbaguna yang difungsikan sebagai musala sekaligus ruang sekolah darurat. Selain itu juga turut diserahterimakan instalasi jaringan air bersih, rehabilitasi akses jalan menuju kawasan Huntara, dan penyaluran bantuan edukasi berupa kitab suci Al-Qur’an dan buku Iqra untuk anak-anak setempat. Di saat yang sama, ditandatangani pula berita acara pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Kampung Ekan bersama Pengulu (Kepala Desa -red) Ekan.

Mewakili Rektor dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UTU, Irsadi Aristora, S.Hut., MH., selaku Ketua Tim Pengabdian, menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya atas dukungan luar biasa yang diberikan oleh pemerintah daerah dan masyarakat setempat selama para mahasiswa menjalankan program kerja mereka. KPM tahun ini digerakkan oleh kolaborasi perwakilan organisasi mahasiswa (Ormawa) UTU yang bersinergi dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penanggulangan Kebencanaan UTU.

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, khususnya Camat Pining serta Pemerintah Kampung Pepelah dan Ekan atas sambutan, keramahan, dan dukungan penuh bagi mahasiswa kami selama mengabdi. Semoga infrastruktur yang telah kami bangun ini bermanfaat bagi masyarakat setempat dan menjadi jejak sejarah kehadiran UTU di Gayo Lues,” harap Irsadi.

Kegiatan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedalaman ini mendapat respons positif dari otoritas wilayah setempat. Kehadiran fasilitas sanitasi, air bersih, tempat ibadah, serta perbaikan jalan dinilai sangat menyentuh kebutuhan mendasar warga penyintas bencana di Huntara.

Camat Pining, Wen Zulfian, bersama Kapolsek setempat secara langsung menyampaikan apresiasi mereka atas hasil kerja keras para mahasiswa yang kini langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih langsung kepada tim atas bantuan infrastruktur untuk Kecamatan Pining ini. Kami berkomitmen untuk menjaga aset-aset tersebut dengan baik dan menggunakannya semaksimal mungkin untuk mendukung kepentingan sosial kemasyarakatan, sektor edukasi, serta kesehatan masyarakat kami di Pining,” pungkas Wen Zulfian. [Humas UTU]

Laporan: Irsadi | Editor: Yuhdi | Foto: Istimewa

Related Posts

Leave a Reply