Inovasi K3 Berbasis AI Antar Mahasiswa UTU Raih Juara 3 di Ajang INFINITY Universitas Malikussaleh

Lhokseumawe – UTU | Tim mahasiswa Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Teuku Umar (UTU) berhasil menyabet Juara 3 dalam ajang Industrial Festival and Creativity (INFINITY) yang berlangsung pada 13 hingga 15 Juli 2026 di Universitas Malikussaleh (Unimal). Tim yang dibimbing oleh Dr. Kiswanto, M.Si ini sukses membawa pulang piala setelah bersaing ketat dengan 20 tim perwakilan dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Provinsi Aceh.

Dalam kompetisi tersebut, UTU mengirimkan satu tim yang terdiri dari tiga mahasiswa, yaitu, Muhammad Azwar, Nur Qoddima Badariah, dan Siti Mulisa. Mereka bertanding pada kategori Safety Innovation Competition (SIC) dengan mengusung gagasan inovatif bertema “Autonomous Intelligence Safety and Learning Ecosystem (AISLE)”. Karya ini menawarkan integrasi teknologi kecerdasan buatan dalam menciptakan ekosistem pembelajaran keselamatan kerja yang lebih aman dan responsif di sektor industri.

Inovasi tersebut tidak hanya memikat dewan juri, tetapi juga mendapat apresiasi langsung dari Rektor Universitas Malikussaleh, Prof. Dr. Ir. Herman Fithra, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., saat penutupan acara. Festival tahunan yang diinisiasi oleh Fakultas Teknik Industri Unimal ini memang dirancang sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyatukan kreativitas, teknologi, dan semangat kolaborasi guna menghasilkan solusi nyata yang aplikatif bagi masyarakat dan industri.

Anggota tim K3 UTU, Nur Qoddima Badariah mengungkapkan bahwa gagasan AISLE lahir dari pembacaan mereka terhadap kebutuhan industri masa kini yang menuntut efisiensi sekaligus perlindungan maksimal bagi pekerja. Keikutsertaan mereka dalam kategori SIC menjadi ruang untuk menguji sejauh mana gagasan teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat diterapkan pada sistem keselamatan kerja nyata.

“Terkait prestasi yang telah diraih dalam berkompetisi di ajang INFINITY, ini memberikan semangat dalam meningkatkan dan mengembangkan inovasi berbasis AI dan teknologi yang memiliki peran penting dalam meningkatkan dunia keselamatan kerja. Bagi kami, Juara 3 bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga motivasi untuk terus mengembangkan solusi yang lebih inovatif, aplikatif, dan berdampak bagi dunia industri,” ujar Nur Qoddima. [Humas UTU]

Laporan: Kiswanto | Editor: Yuhdi | Foto: Istimewa

Related Posts

Leave a Reply