
MEULABOH – UTU | Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar (UTU) menggelar kegiatan pemetaan potensi Desa Gampong Ladang, Kecamatan Sama Tiga, Kabupaten Aceh Barat, pada 16 November 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat desa dalam mengidentifikasi potensi wilayah mereka menggunakan teknologi pemetaan terkini.
Pemetaan dilakukan dengan menggunakan peralatan canggih, seperti Drone DJI Matrice 350 RTK yang dilengkapi dengan kamera P1 dan GPS Geodetik V30+, serta didukung oleh fasilitas laboratorium GIS yang ada di UTU.
Dalam pelaksanaan kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (16/11/2024) tersebut, Drone DJI Matrice 350 RTK terbukti sangat efektif, mampu melakukan pemetaan dengan cakupan luas 50 hektar di Desa Tumpok Ladang hanya dalam waktu 16 menit. Kecepatan dan akurasi drone ini memberikan kemudahan dalam memperoleh data yang tepat dan cepat untuk mendukung pengambilan keputusan dalam pengembangan desa.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya UTU dalam mendukung pengembangan Desa Gampong Ladang yang telah dijadikan Desa Dampingan Program Studi Agroteknologi sejak tahun 2023. Kegiatan pemetaan ini sejalan dengan rencana pembangunan desa lima tahun ke depan yang akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMD). Kepala Desa Gampong Ladang, Chairul Musca, SP, menyampaikan bahwa pemetaan potensi ini penting untuk mendukung pengembangan sektor pertanian.
“Kami berharap kegiatan pemetaan ini dapat memberikan data yang akurat dan berguna untuk menyusun program pembangunan desa yang lebih terarah. Selain itu, data yang diperoleh juga diharapkan dapat meningkatkan potensi sumber daya alam (SDA) yang ada di desa kami,” ungkap Chairul Musca.
Kegiatan pemetaan ini didukung penuh oleh fasilitas laboratorium GIS di Universitas Teuku Umar yang dilengkapi dengan 10 unit komputer, layar TV touchscreen 75 inci, serta printer peta ukuran A0 dan A3. Semua peralatan tersebut bertujuan untuk memudahkan kolaborasi antara aparat desa dan pihak perguruan tinggi dalam melakukan pemetaan potensi daerah.
Selain itu, peralatan di laboratorium pertanian juga akan membantu menjawab kebutuhan administrasi lahan perkebunan kelapa sawit yang ada di Kabupaten Aceh Barat, khususnya di wilayah barat selatan Provinsi Aceh, untuk memenuhi persyaratan dalam memperoleh sertifikasi ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Pertanian UTU, Wakil Dekan 2 Fakultas Pertanian UTU, Ketua Program Studi Agroteknologi UTU, serta dosen-dosen Program Studi Agroteknologi. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Irvan Subandar, MP, Wakil Dekan 1 FP UTU menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong pengembangan daerah berbasis teknologi.
“Kami berharap pemetaan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Tumpok Ladang, serta menjadi model bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan teknologi untuk pengembangan wilayah,” ujar Dr. Irvan Subandar.
Ketua Program Studi Agroteknologi UTU, Bapak Iwandikasyah Putra, SP, MSi, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UTU dalam mendukung pengembangan pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan. “Pemetaan potensi ini tidak hanya bermanfaat untuk pengembangan desa, tetapi juga sebagai bagian dari upaya kami untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pembangunan daerah serta kesiapan universitas menjadi BLU,” jelasnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Desa Tumpok Ladang dapat memanfaatkan hasil pemetaan untuk merancang program pembangunan yang berbasis pada potensi lokal dan meningkatkan kualitas sumber daya alam dan manusia yang ada. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara Universitas Teuku Umar dan masyarakat setempat untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | PT Mifa Bersaudara menyatakan dukungan terhadap rencana Universitas Teuku Umar (UTU) untuk mendirikan Program Studi Profesi Insinyur. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di Aceh Barat dan sekitarnya dalam bidang teknik, serta memenuhi kebutuhan industri akan tenaga insinyur yang profesional dan berkualitas.
Menurut Azizon Nurza, Juru Bicara PT Mifa, pendirian program studi ini akan menjadi terobosan signifikan bagi dunia pendidikan dan industri di kawasan Barat Aceh. “Kami menyambut baik inisiatif UTU untuk mendirikan Program Studi Profesi Insinyur, karena ini sejalan dengan komitmen PT Mifa untuk mendukung pengembangan pendidikan vokasi dan profesional di bidang teknik.
“Kami berharap program ini dapat mencetak insinyur-insinyur berkualitas yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah dan industri,” ujar Azizon. Pernyataan ini disampaikan dalam kunjungan Tim Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar ke PT Mifa pada Rabu, 13 November 2024.
Tim dari UTU dipimpin oleh Adib, B.Sc, MT, dengan Anggota Ir. Azwanda, S.T., M.Eng, Masykur, S.Pd., M.T dan Abdul Muzammil, S.P., M.M.
Sebagai bentuk nyata dari komitmen ini, PT Mifa dan UTU telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pelatihan. Melalui kemitraan ini, PT Mifa berharap dapat mendukung UTU dalam menyediakan program-program pelatihan, kesempatan magang, serta dukungan teknis bagi mahasiswa di bidang keteknikan.
PT Mifa optimis bahwa program studi baru ini akan menjadi landasan bagi lulusan-lulusan berkualitas yang tidak hanya siap bersaing di dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan industri. Dukungan PT Mifa terhadap UTU juga mencakup pengembangan kapasitas tenaga pengajar dan penyediaan fasilitas penunjang pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
“Ke depan, kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Barat dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta pengembangan sumber daya manusia di wilayah ini. Kami siap menjadi mitra yang mendukung UTU untuk mewujudkan visi ini,” tambah Azizon.
Sebagai perusahaan yang beroperasi di sektor energi dan sumber daya alam, PT Mifa memahami pentingnya peran insinyur profesional dalam mendorong praktik bisnis yang efisien, berkelanjutan, dan aman. Dukungan terhadap pendidikan profesi insinyur diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata PT Mifa dalam membangun sektor industri yang berdaya saing di Aceh dan Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, tim Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar turut memberikan piagam apresiasi kepada PT Mifa Bersaudara yang diterima oleh Bapak Seprizki Prayuda (Group Head Technical Service Engineering) dalam mendukung kegiatan International Conference on Applied Science, Technology and Innovation (AESTI) 2024 yang baru saja dilaksanakan di Universitas Teuku Umar. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis melaksanakan kuliah umum dan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten/kota di Wilayah Barat Selatan Aceh, bertempat di Auditorium GKT, Kampus UTU, Kamis (14/11/2024).
Kerja sama ini adalah salah satu bentuk kegiatan dalam rangka meningkatkan kualitas tri dharma perguruan tinggi, serta mendorong penyebarluasan informasi statistik bagi kepentingan pembangunan nasional dan daerah.
Tidak hanya penandatanganan MoA, dalam kegiatan tersebut juga berlangsung penandatanganan SPK beberapa program studi lingkup UTU dengan BPS kab/kota wilayah Barsela yaitu; Prodi Ekonomi Pembangunan 8 SPK, Prodi Manajemen 7 SPK, Prodi Akuntansi 4 SPK dan prodi Teknologi Informasi 8 SPK.
Sehingga dukungan dari berbagai pihak khususnya melalui kerja sama yang telah dirintis FEB UTU, akan semakin memperkuat kualitas setiap Prodinya dengan mewujudkan akreditasi terbaik.
Adapun Penandatanganan MoA dilakukan antara Dekan FEB UTU Dr. Hamdi Harmen, SE., M.Si dengan 8 Kepala BPS Kabupaten/kota di wilayah Barsela yaitu Kepala BPS Kabupaten Aceh Singkil, Adi Putra, SP; Kepala BPS Kota Subulussalam, Ir. Sudariah; Kepala BPS Kabupaten Aceh Selatan, Armelia Amri SST., M.Si; Kepala BPS Kabupaten Aceh Barat Daya, Haifa Sari SST., M.Si; Kepala BPS Kabupaten Nagan Raya, Sardi SE., M.Si. Berikutnya Kepala BPS Kabupaten Aceh Barat, Rudi Hermanto SST., M.Si; Kepala BPS Kabupaten Aceh Jaya, Khairul Andri Lubis SST., M.Si serta mewakili Kepala BPS Kab. Simeulue, Aidil Fajri.
Turut hadir dalam penandatanganan tersebut dekan FKM, Dr. T. Alamsyah, MPH Kabiro AKK, Rinaldi Iswan, ST., M.Sc, Wadek 1 FE Zainal Putra, S.E., M.M, Dosen, Tendik dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Dalam sambutannya, Rektor UTU Prof Dr. Ishak Hasan, M.Si menjelaskan pentingnya menyiapkan SDM yang mempunyai skill yang siap dalam menghadapi tantangan zaman modern, terutama dalam menghadapi era revolusi 4.0. Tentunya dengan kemajuan teknologi terkait berbagai data untuk bahan penelitian dan riset yang dilakukan mahasiswa maupun dosen banyak berasal dari data yang telah dimiliki BPS.
“Ini suatu kesempatan yang sangat baik sekali bagi UTU, bahwa momentum kerjasama dan penandatangan SPK dengan 8 Kabupaten/kota di wilayah Barat Selatan Aceh ini dapat terealisasikan dengan baik sehingga pemanfaatan literasi statistik untuk pembangunan daerah dapat diwujudkan baik melalui penelitian, pengabdian masyarakat dan lainnya,” kata Prof Ishak Hasan
Dengan adanya kerja sama ini juga bisa menjadi salah satu cara BPS mensosialisasikan produknya ke sivitas akademika maupun masyarakat luas. Rektor juga berharap kerjasama ini tidak sebatas MoA dan SPK saja, namun kegiatan nyata dalam pengelolaan data yang bisa di kolaborasi terkait riset, seminar-seminar ilmiah, dan kegiatan lain yang melibatkan mahasiswa dan dosen.
“Mudah-mudahan ke depan nanti banyak riset-riset, banyak survey-survey yang dilakukan yang bisa melibatkan mahasiswa UTU, termasuk juga staf pengajarnya,” ujar Rektor
Kehadiran Kepala BPS Prov. Aceh, Dr. Ahmadriswan Nasution, S.Si., M.T sebagai narasumber utama yang mengisi kegiatan kuliah umum ini diharapkan dimanfaatkan para peserta untuk mendapat banyak informasi.
Dr. Ahmadriswan Nasution dalam sambutannya mengatakan dengan adanya kerja sama ini menjadi langkah yang penting untuk membangun bangsa melalui data. Sehingga dengan data tersebut bisa dimanfaatkan oleh publik dalam kehidupannya sehari-hari yang dapat diakses melalui Big Data. Namun bagaimana kita dapat memanfaatkan big data ini secara efisien, dan tentunya pengelolaan data tersebut memiliki tantangan yang besar pula, serta memerlukan desain metode yang tepat.
Ahmadriswan juga mencontohkan berbagai kemudahan-kemudahan yang telah didapat dari pengelolaan data untuk membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya data harga kebutuhan pokok, transportasi online, belanja online dll, sehingga pergerakan manusia itu bisa kita ikuti melalui sebuat data yang sangat besar.
Lebih lanjut, Ia menerangkan bahwa BPS sebagai instansi yang telah diberi amanah untuk melakukan pengumpulan data dan menjadi pembina dalam sistem statistik nasional sesuai amanah UU Statistik No 14 Tahun 1997, BPS wajib melakukan pembinaan, tidak hanya kepada Kementerian, Lembaga, Daerah, namun juga di lingkungan perguruan tinggi.
Sebagai penutup, Ahmadriswan menjelaskan dalam menuju satu data Indonesia, pemerintah menginginkan harus ada satu data terpadu untuk dasar pengambilan kebijakan, agar perencanaan pembangunan kedepan menjadi lebih baik, dan tentunya data tersebut mempunyai kriteria diantaranya standar data, dan data juga harus memiliki meta data baku, serta data juga memiliki kode referensi yang bisa dibagi untuk digunakan kedepannya.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan Cindera Mata, serta Kuliah umum yang bertemakan “Pentingnya literasi Statistik untuk Pembangunan”, yang dimoderatori oleh Dr. Mardaleta M. Nazer, S.E., M.Kes., Dosen Program Magister Ekonomi Pembangunan, FEB UTU.
ementara Ketua Panitia pelaksana, T. Adelansyah mengatakan secara umum acara berlangsung lancar dan sukses, melebihi target disamping 8 MoA puluhan SPK dengan beberapa program studi untuk magang mahasiswa, penelitian dosen, dsb. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Pada ajang penghargaan perguruan tinggi yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti), UTU meraih penghargaan Terbaik I sebagai Perguruan Tinggi Teraktif dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Tahun 2024. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya dan kontribusi Universitas dalam mengembangkan organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus.
Pemberian penghargaan ini dilakukan dalam acara Abdidaya Ormawa Tahun 2024 yang diadakan di Bali, tepatnya di kampus Universitas Udayana pada tanggal 7-9 November 2024. Penghargaan tersebut diberikan kepada perguruan tinggi yang berhasil menjalankan program penguatan kapasitas ormawa dengan optimal, di antaranya melalui pelatihan, pengembangan kepemimpinan, serta pembinaan organisasi mahasiswa yang berkelanjutan untuk pembangunan desa.
Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pencapaian ini. “Kami sangat bangga dan bersyukur atas penghargaan ini. Ini adalah bukti nyata dari komitmen Universitas Teuku Umar dalam memfasilitasi dan memberdayakan organisasi mahasiswa, yang merupakan bagian integral dari pengembangan karakter dan kepemimpinan mahasiswa,” ujar Prof. Ishak.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa penghargaan ini tidak terlepas dari berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan UTU untuk mendukung penguatan kapasitas ormawa, seperti pelatihan manajerial organisasi, pengembangan soft skills, serta penguatan peran ormawa dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Di konfirmasi terpisah Warek III UTU Ibrahim, SKM, MNSc yang didampingi Ketua Korpus PKM UTU, Yarmaliza, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas organisasi mahasiswa di UTU. Kami berharap dengan program-program penguatan kapasitas ini, mahasiswa dapat lebih siap menghadapi tantangan di dunia profesional dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkap Ibrahim.
Universitas Teuku Umar selama ini memang dikenal memiliki komitmen yang tinggi dalam membangun ekosistem kemahasiswaan yang inklusif dan aktif. Berbagai program yang digelar oleh UTU terbukti mampu mengembangkan potensi mahasiswa, baik dalam bidang kepemimpinan, organisasi, maupun keterampilan lainnya.
Dengan diraihnya penghargaan ini, UTU semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, yang tidak hanya berfokus pada pengajaran akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan kapasitas mahasiswa melalui penguatan organisasi kemahasiswaan. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Pada tanggal 12 November 2024, telah dilaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pengelolaan kebun kelapa berkelanjutan melalui sistem pertanian terintegrasi.
Program ini bertujuan untuk memberdayakan para petani kelapa di Kabupaten Simeulue, khususnya di Desa Bubuhan, agar dapat mengelola kebun kelapa mereka secara lebih efektif dan berkelanjutan. Kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini di hadiri oleh reviewer serta perwakilan LPPM PMP Ahmad Fauzi.
Kegiatan ini dibuka dengan sambutan oleh Ketua Tim Pengabdian, Riza Ulhaq, yang memberikan penjelasan singkat tentang pentingnya keberlanjutan dalam pengelolaan kebun kelapa serta manfaat dari sistem pertanian terintegrasi bagi petani. Sambutan kemudian dilanjutkan dengan arahan dari Ahmad Fauzi, yang memberikan penjelasan singkat tentang kegiatan monitoring dan evaluasi ini.
Ahmad Fauzi juga memberikan pandangan mendalam mengenai pentingnya pengelolaan kelapa yang berkelanjutan dan peran besar petani dalam mewujudkan kesejahteraan di Kabupaten Simeulue. Ahmad Fauzi menekankan bahwa sistem pertanian terintegrasi merupakan strategi kunci dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, ketidakpastian ekonomi, dan kebutuhan pangan yang semakin meningkat.
Sementara Keuchik Desa Bubuhan juga turut menyampaikan sambutannya, menekankan harapan agar program ini dapat memberikan dampak positif bagi warga desa dan membantu meningkatkan hasil produksi kelapa secara berkelanjutan.
Selain itu, pada sesi monitoring dan evaluasi juga diisi dengan wawancara antara reviewer dan Ketua Kelompok Tani Karanjaya, Muhammad Al Fateh, yang menyampaikan perkembangan, tantangan yang dihadapi oleh para petani serta dampak positif yang diterima kelompok tani karanjaya dalam menerapkan sistem pertanian terintegrasi. Diskusi ini menjadi momen penting bagi pihak Universitas Teuku Umar (UTU) dan para petani untuk saling bertukar pandangan dan menyusun strategi dalam mengatasi hambatan yang ada.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus mendukung pemberdayaan petani kelapa di Simeulue. Diharapkan program ini dapat memberikan dampak yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan para petani melalui praktik-praktik pertanian yang ramah lingkungan dan terintegrasi. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Khabar gembira menyelimuti para punggawa pengelola Jurnal di Universitas Teuku Umar, khususnya pengelola Jurnal Public Policy (JPP), Jurnal program studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Betapa tidak, JPP berhasil meraih akreditasi SINTA peringkat 2, naik dari sebelumnya di peringkat 3.
Hal itu diketahui dengan keluarnya hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode II Tahun 2024 dan telah diterbitkannya Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Nomor 177/E/KPT/2024 yang ditetapkan pada tanggal 15 Oktober 2024.
JPP merupakan Jurnal pertama di Universitas Teuku Umar yang terindeks Sinta 2 mulai berlaku sejak Vol. 9 No. 2 tahun 2023 sampai dengan Vol. 14 No. 2 tahun 2028.
Menanggapi hal itu, Rektor UTU Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengolola Jurnal JPP atas prestasinya.
“Sekali lagi terima kasih dan apresiasi untuk para Pengolola jurnal Public Policy, Prodi Ilmu Administrasi Negara yang sudah berhasil membuat lompatan besar dari Sinta 3 menjadi Sinta 2.” ungkapnya.
Prof Ishak Hasan berharap capaian ini semakin memompa semangat civitas akademika UTU untuk semakin giat berkarya sebagaimana Visi UTU sebagai sumber Inspirasi dan Referensi.
“Mari kita saling support untuk membawa jurnal UTU mencapai Jurnal Bereputasi Terindeks Scopus atau WoS” katanya.
Terpisah, Dr. Ikhsan, M.I.P selaku Chief Editor Jurnal Public Policy menyampaikan rasa syukur dan bahagianya atas pencapaian Akreditasi SINTA peringkat 2. “Tim pengelola JPP selama ini aktif melakukan berbagai upaya perbaikan dan peningkatan baik peningkatan kapasitas pengelola, maupun pemenuhan seluruh instrumen penilaian jurnal.” Jelasnya
Dr. Ikhsan yang juga Korpus Jurnal dan HKI UTU ini menambahkan keunggulan jurnal JPP yaitu mulai proses submit hingga publish artikel sepenuhnya berbasis Open Journal Systems (OJS).
“Indikator penilaian jurnal yakni dari pengelolaan dan subtansi artikel yang terbit. Terakreditasinya jurnal JPP ini berkat dukungan dari berbagai pihak baik dari pimpinan, pengelola jurnal Universitas, kaprodi dan Indonesian Association For Public Administration (IAPA).” Jelas Dr. Ikhsan
Lanjut Dr. Ikhsan, ada sejumlah penilaian khusus akreditasi jurnal saat ini, “artikel yang terbit harus melalui peer review yang ketat sehingga menghasilkan kualitas artikel yang terbit. yang dilihat pertama adalah kualitas artikelnya kemudian sebaran penulis, kunjungan setiap harinya atau dinilai jumlah viewer-nya,” kata Ikhsan
Selain jumlah Viewer-nya yang semakin banyak, kemudian juga dilihat dari sisi SDM nya. Editor dan Reviewernya juga sangat penting. Reviewernya di Jurnal JPP memang sudah beragam baik dalam maupun luar negeri, seperti dari Nazarbayev University (Kazakhstan), University of Bahri (Sudan), Mindanao State University- Iligan Institute of Technology (Philippines), Universiti Utara Malaysia (Malaysia) dan University of Djibouti (Campus Balbala), Djibouti.
Dari dalam Negeri, diantaranya dari Universitas Negeri Makassar, Universitas Pertahanan, Universitas Halu Oleo, Universitas Sriwijaya, Universitas Airlangga, Universitas Sumatera Utara, Universitas Brawijaya dan sejumlah Perguruan Tinggi Negeri lainnya.
Ketiga, hal yang tidak kalah penting ialah manajemen OJS-nya itu sendiri. Dilihat dari mana artikel itu masuk, dikelola, dan dimasukan ke editor, reviewer.
“Ketiga indikator tersebut harus benar-benar disiapkan untuk pengajuan akreditasi. Kami dari tim pengelola pusat, selalu siap apabila pengelola di tingkat prodi mengalami kesulitan pada sistem OJS,” Pungkas Dr. Ikhsan.
Diketahui, SINTA merupakan sistem untuk memudahkan dalam melakukan pendataan, pemetaan, dan pengukuran kinerja hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Indonesia yang diluncurkan pada tahun 2017 Kemenristek Dikti. Saat ini sudah terdaftar lebih dari 200.000 Author dari perguruan tinggi dan lembaga litbang dari seluruh Indonesia.
Keberadaan Jurnal dalam dunia akademik seperti Perguruan Tinggi menjadi penting. Jurnal sebagai karya ilmiah merupakan sumbangsih pemikiran intelektual dari dunia akademik. (AP /Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar (FT-UTU) melalui Program Studi Teknik Mesin dan Laboratorium Teknik Mesin melaksanakan Workshop Penggunaan Wind Tunnel dan aplikasi Computational Fluid Dynamics (CFD) berbasis Riset bagi Dosen dan Mahasiswa berlangsung di Laboratorium Teknik Konversi Energi Teknik Mesin FT UTU dan Aula Cut Nyak Dhien Gedung Kuliah Terintegrasi Kampus UTU, Senin-Rabu (11-13 November 2024).
Workshop tersebut dibuka oleh Rektor yang diwakili Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd. Dalam sambutannya Prof. Nyak Amir menyampaikan, semua alat-alat laboratorium di UTU sudah banyak pengadaanya bahkan sudah memadai di semua Jurusan lingkup UTU. Kendalanya laboratorium sejauh ini belum banyak dimanfaatkan secara maksimal dan dioperasikan disebabkan belum mencukupi SDM Laboran, pimpinan UTU berkomitmen penuh untuk peningkatan kapabilitas SDM Laboratorium di Lingkup UTU.
Prof Nyak Amir menambahkan ”dalam pelatihan ini harapannya mahasiswa dan peserta lainnya dapat menambah wawasan dan pengetahuan serta knowledge supaya mahasiswa mampu mengembangkan pengetahuannya tentang peralatan laboratorium yang telah tersedia di kampus UTU”, ujarnya.
Kegiatan workshop ini menghadirkan Dr.Ing. Mochammad Agoes Moelyadi, ST., M.Sc Dosen Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB). Dalam pemaparannya Dr. Agoes menyampaikan tentang fenomena aliran-aliran fluida yang terjadi didalam sebuah alat berbentuk terowongan yaitu wind tunnel dimana udara akan dipaksa melaju dengan kecepatan yang diatur sehingga dapat mempelajari efek aliran aerodinamis dari benda yang ada serta mengetahui karakteristik airfoil secara eksperimental dan numerik melalui software CFD.
Dr. Agoes menambahkan “dalam belajar mengajar tetang aerodinamika ini, beliau termotivasi dalam ayat Al-Quran surah Al-Mulk ayat 19 yang artinya Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka, tidak ada yang menahannya di udara selain Yang Maha Pengasih. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu”.
Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Irwansyah, ST., M.Eng., IPM dalam sambutannya juga menyampaikan dengan terlaksananya workshop ini, menargetkan atau menginisiasi laboratorium dilingkup Fakultas Teknik UTU untuk dapat dimanfaatkan dan beroperasi sebagaimana mestinya dan tidak menjadi sebuah museum belaka.
Dr. Irwansyah menambahkan dengan menghadirkan narasumber Dr. Agoes dari FTMD ITB Bandung yang merupakan narasumber yang ahli dibidangnya dan berpengalaman hampir 30 tahun berkecimpung pada bidang Aerodinamika dan CFD, menyempatkan waktu selama 3 hari untuk mengisi workshop di kampus UTU dengan jadwal beliau yang sangat padat.
Sedangkan Ketua Jurusan Teknik Mesin FT UTU Dr. Pribadyo, ST., MT dalam laporannya memaparkan alat-alat Laboratorium Teknik Mesin sudah sangat memadai bahkan wind tunell ini tidak banyak yang dimiliki oleh Perguruan Tinggi di Aceh, harapannya disamping wind tunnel ini digunakan oleh dosen dan mahasiswa untuk praktikum dan riset, wind tunnel ini juga bisa dimanfaatkan untuk industri-industri yang ada di Aceh untuk mengetahui dan mendiskusikan apa yang dibutuhkan oleh pihak industri.
Sementara itu Ketua Laboratorium Teknik Mesin FT UTU Syurkarni Ali, ST., MT, CIIQA didampingi Ketua Panitia pelaksana Ir. Sulaiman Ali, ST., MT menyatakan, workshop ini diikuti oleh 125 peserta yang terdiri dari Dosen dan Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin, Alumni Fakultas Teknik, Pranata Laboratorium dan Laboran Lingkup Universitas Teuku Umar. Para peserta antusias mengikuti pada setiap sesi dan aktif berdiskusi tentang penggunaan wind tunnel dan simulasi CFD.
Lanjut Syurkarni Ali dengan lengkapnya alat-alat laboratorium, SOP dan modul yang sesuai, serta kebersamaan dan komitmen yang kuat dari semua pihak, harapannya Teknik Mesin FT UTU dapat meraih akreditasi unggul nantinya. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | TUK P3 Mandiri Bidang Pramuwisata Universitas Teuku Umar sukses melaksanakan Ujikom perdana, dengan Skema Sertifikasi Okupasi Pemandu Wisata dan Skema Sertifikasi Okupasi Kepemanduan Ekowisata, peserta ujikom di ikuti oleh 19 orang dosen Universitas Teuku Umar, terdiri dari unsur Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik serta pengurus TUK Pramuwisata Universitas Teuku Umar.
Rektor Universitas Teuku Umar Prof. Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan: Aceh memiliki potensi wisata yang cukup besar dalam sektor kepariwisataan, hal di tandainya dengan banyaknya kedatangan wisatawan, baik lokal maupun dari mancanegara, selama beberapa tahun terakhir wisatawan luar negeri yang paling banyak mengunjungi Aceh adalah para pelancong dari Malaysia.
Kedatangan wisatawan dari Malaysia memiliki alasan yang cukup menarik, selain memiliki kesamaan budaya dan kuliner juga karena Sejarah masa lalu, sehingga menjadikan Aceh sebegai desitinasi wisata favorit bagi sebagian penduduk Malaysia, nama Aceh tidak asing bagi penduduk Malaysia karena di Malaysia bahkan terdapat nama desa Atjeh.
Aceh perlu belajar banyak soal kepariwisataan kepada Malaysia. Malaysia dengan slogan Malaysia Truly Asia mampu menjadikan negara tersebut sebagai destinasi paling dominan dari Masyarakat Aceh dan Kawasan Asia Tenggara, selain murah juga memiliki jarak tempuh yang lebih pendek dibandingkan ke pulau jawa dan daerah lainnya. dengan kunjungan wisatawan yang terus meningkat ke Aceh. “Sudah seharusnya sektor pariwisata harus terus berbenah, salah satu yang harus dibenahi adalah ketersediaan pemandu wisata yang professional, guna memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan,” Tambah Prof Ishak Hasan
Dr. Izwar, S.Pd.I., M.Pd Selaku Kepala TUK Mandiri Pramuwisata Universitas Teuku Umar, menyampaikan bahwa peserta pada kegiatan Ujikom Perdana ini, merupakan Dosen Universitas Teuku Umar, dengan melihat potensi UTU menjadi Pusat Kawasan Eduwisata di Provinsi Aceh Khususnya, yang terdiri dari Wisata Edukasi, Wisata Sejarah dan Budaya, Mesium, Agrowisata, dan potensi wisata lainya, maka sudah seharusya memiliki SDM dengan kompetensi Teknis kepemanduan.
Izwar menambahkan, dengan pelaksanaan Ujikom ini, kedepan Kita sudah dapat menjalankan sertifikasi di bidang kepemanduan dengan asesor dari internal Universitas Teuku Umar, sebagai satu-satunya TUK P3 Mandiri di Bidang pramuwisata di Aceh, “kita sudah siap melaksanakan sertifikasi kompetensi kepada Masyarakat Umum maupun Pokdarwis khususnya. Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Universitas Teuku Umar, atas dukungan yang diberikan terhadap keberlangsungan TUK Pramuwisata, sehingga dapat sampai pada tahap ini,” jelas Izwar
Saiful Asra, M.Soc.Sc, sebagai salah satu peserta mengapreasi pelaksanaan Ujikom oleh TUK Pramuwisata UTU, sangat membantu peserta yang seluruhnya dosen Universitas Teuku Umar, dapat menambah pengetahuan, Kompetensi Teknis kepemanduan, dan juga menghemat biaya serta energi bila kita harus mengikuti Serkom di luar dearah. “Saya mewakili peserta mengucapkan terima kasih atas kerja Keras Panitia,” kata Saiful Asra.
TUK Pramuwisata Universitas Teuku Umar, telah memiliki izin untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi pada 6 skema, 1). Skema Sertifikasi Okupasi Pemandu Wisata Lokal, 2). Skema Sertifikasi Okupasi Pengatur Wisata Tour Leader, 3). Skema Sertifikasi Okupasi Kepemanduan Museum, 4). Skema Sertifikasi Okupasi Kepemanduan Ekowisata, 5). Skema Sertifikasi Klaster Kepemanduan Wisata Mancing, 6). Skema Sertifikasi Klaster Kepemanduan Snorkeling. (Humas UTU).

MEULABOH – UTU | Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teuku Umar menggelar lokakarya kurikulum dan tracer study pada Jum’at (8/11/2024). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Iskandar Muda, GKT, Kampus UTU.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk mengevaluasi dan mengembangkan kurikulum, agar lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, dinamika sosial-politik, dan perkembangan ilmu pengetahuan yang terus berubah.
Nodi Marefanda, M.A.P dalam sambutan pembukaan mengatakan Lokakarya Kurikulum program studi Ilmu Administrasi Negara bertujuan untuk menyusun dan memperbaharui kurikulum agar sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan untuk mewujudkan penyesuaian sesuai kebijakan Kementerian terkait kurikulum yang baru yaitu Permendikbud no 51 tahun 2023.
“Nantinya, kurikulum disusun berbasis Outcome Based Education (OBE) melalui pendekatan case study maupun project based learning. Beberapa kegiatan mahasiswa di luar kampus juga akan di konversi seperti program kreativitas mahasiswa, kewirausahaan, magang, pertukaran mahasiswa dan international student mobility. Selain melatih sifat kritis, mahasiswa kedepannya dilatih juga sifat kreatifitasnya hingga sifat profesionalitas,” jelas Nodi.
Lanjut Nodi, Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk mengevaluasi dan mengembangkan kurikulum, agar lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, dinamika sosial-politik, dan perkembangan ilmu pengetahuan yang terus berubah.
lokakarya ini diharapkan menjadi langkah awal bagi perbaikan kurikulum secara menyeluruh, dengan tujuan mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu berpikir kritis dan solutif menghadapi tantangan politik dan sosial.
“Program Studi Ilmu Administrasi Negara UTU berkomitmen untuk terus berinovasi dan melahirkan lulusan yang mampu bersaing ditingkat global, sekaligus berperan aktif dalam mencetak pemimpin-pemimpin masa depan yang berkualitas,” tutupnya.
Lokakarya tersebut menghadirkan Novita Sari, S.I.P., M.I.P, Koordinator Program Studi S-1 Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala sebagai pembicara utama. Dalam paparannya, Novita menyampaikan pentingnya pembaharuan kurikulum yang selaras dengan perubahan zaman. “Kurikulum harus mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan agar siap menghadapi tantangan global,” ujarnya. (Humas UTU).
MEULABOH – UTU | Senin, 11 November 2024 bertempat di Auditorium Gedung Kuliah Terintegrasi, Kampus Universitas Teuku Umar digelar acara sidang senat terbuka dalam rangka Dies Natalis Universitas Teuku Umar ke-18.
Sidang senat terbuka ini dimulai dengan penayangan video ucapan selamat dari berbagai instansi pemerintah dan para Rektor PTN di Indonesia dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alqur’an, pembacaan doa dan dilanjutkan dengan sambutan Rektor UTU yang turut mengenalkan dies reader.
Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si dalam sambutannya mengatakan, UTU terus berbenah untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas sumberdaya utama dari sebuah institusi akademik yaitu staf dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan.
Lanjutnya, ada beberapa hal yang harus kita pegang teguh untuk mencapai kegemilangan yaitu komitmen, integritas dan moralitas. Kemajuan UTU saat ini tak lepas pula dari jerih payah para Rektor terdahulu dan para pendiri pondasi Universitas Teuku Umar sejak masih berstatus swasta.
UTU, Lanjut Rektor, merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang sangat berkomitmen dalam upaya implementasi kebijakan merdeka belajar kampus merdeka yang diterapkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Hal ini dapat dibuktikan lewat beragam prestasi dan capaian mahasiswa dan dosen seperti program matching fund kedai reka, pertukaran mahasiswa merdeka, program PPK ORMAWA, P2MW, Program Kreativitas Mahasiswa dan sejumlah prestasi lainnya.
Teranyar, pada Sabtu (9/11/2024) lalu, Universitas Teuku Umar baru saja dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Teraktif dalam anugerah Abdidaya Ormawa 2024. Tidak hanya sebagai PT Teraktif, UTU juga berhasil membawa pulang 4 medali yaitu 2 medali perak dan 2 medali perunggu untuk Ormawa Himadistra dan Himakesmas di ajang yang diikuti ratusan organisasi mahasiswa se Indonesia.
Di usia yang ke-18, UTU terus memacu pembangunan, baik pembangunan infrastruktur maupun pembangunan sumberdaya manusia. “Pembangunan infrastruktur terus dipacu seperti pembangunan gedung kuliah terintegrasi untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif,” kata Rektor Prof Ishak Hasan.
Selain itu menurut Rektor, seluruh proses akademik yang dilakukan di UTU ditujukan untuk mewujudkan visi source of inspirations sebagai kampus sumber inspirasi dan referensi dalam bidang agro and marine industri.
“Komitmen kami adalah menjadi kampus sumber inspirasi dan referensi dalam bidang agro and marine yang mampu menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi dan berperilaku baik,” ujar Rektor lagi.
Acara sidang senat terbuka ini berjalan dengan lancar dan ditutup dengan acara foto bersama. Dengan pelaksanaan acara sidang senat terbuka dalam rangka milad UTU ke-18 ini diharapkan para stakeholder dan pimpinan bisa bersama bersinergi untuk memajukan Universitas Teuku Umar sehingga kedepan meraih akreditasi unggul.
Hadir sebagai Dies Reader Prof. Dr. Haslinda binti Abdullah, Direktur Institute For Social Science Studies Universiti Putra Malaysia. Beliau adalah seorang cendekiawan terkemuka di Malaysia. Dalam acara tersebut Prof. Haslinda menyampaikan materi yang bertema “Pengukuhan Karakter dalam rangka Meningkatkan Kesejahteraan Rantau ASEAN”.
Turut hadir Wakil Rektor III UTU Periode 2018-2022 Dr. Mursyidin, MA, Danrem 012/Teuku Umar, Pj Gubernur Aceh selaku Ketua Dewan Penyantun yang diwakili oleh Drs. Mahdi Efendi Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Anggota DPR Aceh seperti Dr. Fuadri, S.Si., M.Si. Para Pj Bupati se Barat Selatan Aceh, para Ketua DPRK Barat Selatan Aceh, unsur Muspida Aceh Barat, Ketua STAIN Tengku Dirundeng, Direktur AKN Aceh Barat, Rektor Institut Seni dan Budaya Indonesia Aceh, serta sejumlah undangan lainnya.