Meulaboh – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) berhasil mempertahankan predikat Four Trees Rating (Rating 4 dari skala 5) sebagai kampus hijau berkelanjutan tahun 2026 dari UIGreenMetric. Keberhasilan ini menempatkan UTU dalam jajaran perguruan tinggi global yang secara nyata menerapkan prinsip keberlanjutan lingkungan dalam tata kelola institusi, setelah pada tahun sebelumnya menduduki peringkat 113 global dan 21 nasional.
Capaian tersebut dipastikan dalam kegiatan 3rd Meeting evaluasi antara pihak UTU dan tim asesor UI GreenMetric yang berlangsung secara daring pada Jumat (18/7/2026). Agenda pertemuan jurnalistik ini diawali dengan sambutan Rektor UTU, pemaparan hasil pengisian kuesioner oleh tim universitas, diskusi mendalam bersama asesor, serta diakhiri dengan penganugerahan sertifikat pemeringkatan resmi.

Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., menyatakan bahwa hasil audit komprehensif ini menjadi bukti realisasi pengelolaan kampus yang berwawasan lingkungan secara konsisten. Predikat ini sekaligus memperjelas arah transformasi institusi dalam mengintegrasikan aspek akademis dengan pelestarian alam sekitar.
“Saat ini UTU memasuki fase transformatif sehingga capaian ini merupakan bagian dari menjaga keberlanjutan lingkungan untuk mengejawantahkan paradigma Diktisaintek Berdampak,” ujar Prof. Nyak Amir seusai menerima hasil pemeringkatan.
Prof. Nyak Amir juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Kerja UIGreenMetric, unsur pimpinan, serta seluruh sivitas akademika UTU yang bekerja sama menjaga visi pembangunan universitas sebagai pelopor kampus hijau. Menurutnya, sinergi lintas lini menjadi kunci utama keberhasilan mempertahankan rating tinggi tersebut.
Senada dengan hal itu, Ketua Tim UIGreenMetric UTU, Tya Ulfah, S.Pd., Gr., MIE., MT., menjelaskan bahwa penilaian tahun ini didasarkan pada instrumen pengumpulan data yang ketat namun terukur. Hasil konstan ini mencerminkan keberhasilan program penghematan energi, pengelolaan limbah, hingga efisiensi penggunaan air yang dijalankan di lingkungan internal UTU.
“Pencapaian rating empat ini memotivasi kami untuk mengoptimalkan efisiensi program pelestarian alam berbasis data ril di lapangan. Ke depan, fokus kami adalah mentransformasikan setiap indikator penilaian ke dalam aksi nyata harian yang langsung berdampak positif pada ekosistem sekitar kampus,” kata Tya Ulfah.
Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan UTU, di antaranya Wakil Rektor bidang Akademik dan Kerja Sama Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc., serta Kabiro Perencanaan, Keuangan, dan Umum Zulfirman, S.E., M.Si. Sementara itu, bertindak sebagai tim asesor dari UI GreenMetric adalah Prof. Ir. Kharisun, Ph.D., dan Prof. Dr. Ir. Tommy Ilyas, M.Eng.

Sebagai informasi, Trees Rating yang dikeluarkan oleh UI GreenMetric merupakan satu-satunya sistem pemeringkatan perguruan tinggi skala global yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan. Evaluasi dilakukan secara komprehensif berdasarkan kerangka konseptual yang menyeimbangkan tiga pilar utama, yakni Lingkungan, Ekonomi, dan Kesetaraan, untuk meminimalkan bias penilaian dari pemangku kepentingan.
Mulai tahun 2026, sistem ini resmi berganti nama menjadi UI GreenMetric Sustainable University Rankings. Pada periode penilaian kali ini, penyelenggara mengusung tema “Advancing Sustainable Campuses through Governance, Digitalization, and Integrated Performance.” Tema terbaru ini menitikberatkan penilaian pada efektivitas struktur tata kelola universitas, transparansi kepemimpinan, digitalisasi sistem, serta akuntabilitas kebijakan dalam mendukung terciptanya lingkungan akademik yang hijau dan berkelanjutan. [Humas UTU]
Laporan: Yuhdi | Foto: Istimewa




