Sekretaris SPI UTU Dilantik Jadi Pengurus Nasional dalam Forum SPI PTN di Makassar

Makassar – UTU | Pengawasan tata kelola di Universitas Teuku Umar (UTU) mendapatkan penguatan langsung dari jejaring nasional. Sekretaris Satuan Pengawas Internal (SPI) UTU, Delfian Masrura, M.T., CRA., CRP., resmi dilantik sebagai salah satu pengurus Forum Nasional SPI Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Se-Indonesia di Universitas Negeri Makassar (UNM), Makassar, Sulawesi Selatan.

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Ineke Indraswati, S.H., M.H., di tengah rangkaian forum yang berlangsung pada 29 September hingga 1 Oktober 2026.

Masuknya perwakilan UTU dalam jajaran kepengurusan nasional ini membawa dampak langsung bagi sistem pengawasan internal kampus yang berbasis di Meulaboh tersebut. UTU kini memiliki akses data, pemetaan risiko, dan rujukan praktik tata kelola secara langsung dari Kementerian maupun jaringan perguruan tinggi se-Indonesia.

“Kepercayaan ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga tanggung jawab untuk belajar, berkontribusi, dan memberikan yang terbaik dalam penguatan tata kelola serta pengawasan perguruan tinggi. Semoga amanah ini dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan Universitas Teuku Umar,” kata Delfian usai prosesi pelantikan.

Forum tahunan yang dibuka oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., ini dihadiri 280 peserta dari 92 PTN se-Indonesia. Selama tiga hari, para auditor internal berkumpul merumuskan langkah pengetatan pengawasan keuangan dan program akademik di perguruan tinggi.

Selain pelantikan pengurus, tim delegasi UTU yang dipimpin Ketua SPI Fatmayanti, S.E., M.Si., CRA., bersama anggota tim Mawaddah Putri Arisma Siregar, S.P., M.Agr., Fitria Mandaraira, S.E., M.B.A., dan Chandra Darusman S, S.H., M.H., mengikuti serangkaian seminar nasional. Salah satu sesi utama mengusung tema “Bersinergi untuk Berdampak: Memperkuat Peran Strategis SPI PTN Indonesia dalam Mengawal Tata Kelola Perguruan Tinggi”.

Dalam forum tersebut, Irjen Kemenidktisaintek Ineke Indraswati memaparkan materi arah kebijakan pengawasan audit internal, transparansi penggunaan anggaran publik, serta mitigasi risiko administratif di lingkungan PTN.

Ketua SPI UTU, Fatmayanti, menjelaskan bahwa seluruh arahan teknis dan hasil diskusi dari Makassar akan langsung disusun menjadi rekomendasi bagi pimpinan kampus.

“Berbagai arahan, informasi, dan praktik baik yang diperoleh selama forum akan diteruskan kepada Rektor UTU sebagai bahan dalam memperkuat tata kelola dan pengawasan internal di lingkungan Universitas Teuku Umar,” ujar Fatmayanti.

Hasil dari keterlibatan di forum nasional ini akan diterapkan dalam bentuk pembaharuan Prosedur Operasional Standar (SOP) audit internal di lingkungan UTU. Langkah ini ditujukan untuk memastikan setiap rupiah anggaran operasional dan pembangunan di kampus terpakai secara transparan, akuntabel, dan bebas dari celah penyimpangan. [Humas UTU]

Laporan: Tesa| Editor: YFH | Foto: Istimewa

Related Posts

Leave a Reply