Meulaboh – UTU | Sebanyak 247 tenaga kependidikan dan anggota Tim Efektif Proyek Perubahan Universitas Teuku Umar (UTU) berkumpul di Ruang Senat Kampus Alue Peunyareng dan ruang virtual Zoom Meeting pada Selasa (25/8). Layar proyektor di depan ruangan menampilkan antarmuka alat kecerdasan artifisial, sementara jemari para peserta sibuk mengetik baris-baris perintah dalam Workshop Peningkatan Kompetensi Generative AI bertema “Basic Prompt Engineering dan Praktik Interaksi Efektif dengan Generative AI”.
Pelatihan teknis ini menyasar efisiensi kerja harian para Staf Tendik serta tim proyek perubahan yang dipimpin Kepala Bureau Perencanaan, Keuangan, dan Umum (PKU) UTU, Zulfirman, S.E., M.Si.
Zulfirman menjelaskan bahwa adopsi kecerdasan artifisial di lingkungan kampus ditujukan langsung untuk memangkas hambatan teknis pekerjaan sehari-hari.
“Perkembangan Generative AI berlangsung sangat cepat dan memberikan banyak peluang dalam mendukung pekerjaan. Kita perlu meningkatkan kompetensi agar mampu memanfaatkannya secara tepat, efektif, dan bertanggung jawab untuk peningkatan kinerja,” tutur Zulfirman di sela-sela pembukaan acara.

Dalam sesi inti, pemateri Ir. Rizki Agam Syahputra, S.T., M.Si. mengajak peserta membongkar cara kerja mesin peracik teks dan data tersebut. Ia memandu peserta menyusun prompt (instruksi tertulis –red) yang spesifik agar keluaran AI langsung sesuai kebutuhan tanpa perlu banyak revisi manual.
“Generative AI memberikan hasil optimal ketika kita mampu menyampaikan instruksi secara jelas, terstruktur, dan memiliki konteks yang cukup. Prompt bukan sekadar pertanyaan, melainkan cara kita mengarahkan AI agar memahami kebutuhan spesifik pekerjaan,” papar Rizki seraya menayangkan contoh instruksi yang salah dan yang presisi di layar utama.

Rizki menekankan pentingnya verifikasi berjenjang. Setiap draf atau analisis data yang diproses oleh AI wajib melalui peninjauan ulang oleh staf terkait sebelum dijadikan dokumen resmi atau bahan keputusan organisasi.
Melalui pelatihan praktik ini, ribuan tugas administratif di lingkungan Universitas Teuku Umar diharapkan dapat diselesaikan lebih cepat dan akurat seiring meningkatnya keahlian digital para stafnya. [Humas UTU]
Laporan: Humas UTU | Foto: Istimewa




