Manfaatkan AI dan Medsos, Ratusan Mahasiswa Wirausaha Se-Indonesia Ikuti Bootcamp Sesi II di UTU

Meulaboh – UTU | Ratusan mahasiswa penerima Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia berkumpul secara daring dalam Webinar Bootcamp Wirausaha Berdaya Sesi II, Sabtu (22/8/2026). Universitas Teuku Umar (UTU) kembali memegang kendali sebagai tuan rumah dalam agenda pembinaan kewirausahaan tingkat nasional tersebut.

Layar Zoom dipenuhi interaksi dinamis saat CEO Frame Insight, Faqih Fathurrahman, memandu materi bertajuk pemanfaatan media sosial untuk mendongkrak penjualan. Praktisi strategi pemasaran digital ini membedah teknik memproduksi konten yang tepat sasaran, lalu mengajak peserta langsung mempraktikkan pembuatan materi promosi di tempat.

Sorotan utama acara tertuju pada sesi simulasi penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Faqih memperagakan cara meracik skrip iklan yang persuasif dan memotong durasi penyuntingan video menggunakan platform AI. Langkah ini diperkenalkan untuk memangkas biaya operasional bisnis pemula.

“Konten adalah raja, tetapi efisiensi adalah kuncinya. Dengan AI, kita tidak perlu menghabiskan berjam-jam hanya untuk satu konten. Yang terpenting adalah strategi dan eksekusi yang tepat,” tegas Faqih di tengah peragaan materi.

Antusiasme peserta terlihat dari jejak kolom obrolan yang dipenuhi pertanyaan teknis seputar kendala algoritma media sosial dan riset pasar. Efektivitas pelatihan ini terukur langsung lewat evaluasi panitia, di mana skor posttest peserta melonjak signifikan dibanding hasil pretest sebelum acara dimulai.

Pelaksanaan agenda ini berjalan lewat kolaborasi UTU bersama Bank SMBC Indonesia dan Forum Penggerak Kewirausahaan Nasional yang mengawal pembinaan pelaku usaha muda.

Koordinator Pelaksana dari Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPA PKK) UTU menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan seluruh pihak di akhir sesi.

“Ilmu praktis dari sesi ini menjadi modal penting agar produk buatan mahasiswa mampu bersaing di pasar digital yang makin ketat,” ungkapnya. [Humas UTU]

Laporan: Muktaridha | Foto: Istimewa

Related Posts

Leave a Reply