Mahasiswa Fakultas Teknik UTU Bersama Warga Bangun Fasilitas Air Bersih di Desa Kuta Teungoh Pasca-bencana

Meulaboh – UTU | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar (UTU) bersama warga Desa Kuta Teungoh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, berhasil membangun fasilitas air bersih di desa tersebut. Program ini dihadirkan guna memulihkan akses air bersih bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Kegiatan yang berlangsung sejak 29 Juni hingga 5 Juli 2026 ini mengusung tema “Penyediaan dan Fasilitas Air Bersih”. Program tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) yang dilaksanakan atas kolaborasi antara Universitas Teuku Umar (UTU) dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Proses pembangunan sarana air bersih ini dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan mahasiswa Fakultas Teknik UTU, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Tahapan pengerjaan diawali dengan survei lokasi sumber mata air dan koordinasi intensif bersama warga. Setelah itu, pengerjaan dilanjutkan dengan pengangkutan material ke lokasi, pembangunan bak penangkap dan bak penampung air, pemasangan batu bronjong, pengecoran pondasi, hingga penyelesaian struktur utama fasilitas air bersih.

Dekan Fakultas Teknik UTU, Dr. Ir. Irwansyah, ST., M.Eng., IPM., yang turun langsung ke lokasi peninjauan, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak instan sekaligus jangka panjang bagi produktivitas dan kesehatan masyarakat desa yang sempat terganggu akibat bencana.

“Kehadiran fasilitas air bersih ini memangkas waktu dan jarak yang harus ditempuh warga setiap harinya untuk mendapatkan air layak konsumsi. Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar ini secara stabil, kami berharap risiko penyakit akibat air tidak bersih dapat ditekan, sekaligus membantu mempercepat pemulihan ekonomi warga pasca-bencana karena mereka kini bisa kembali fokus bekerja tanpa mencemaskan krisis air,” ujar Dr. Irwansyah.

Apresiasi tinggi datang dari masyarakat Desa Kuta Teungoh. Warga menyampaikan bahwa program pembuatan bak penampung dan instalasi air ini merupakan solusi konkret yang sangat dibutuhkan oleh desa mereka yang sedang dalam masa pemulihan akibat bencana alam. Warga berharap sinergi positif antara perguruan tinggi dan masyarakat desa seperti ini dapat terus berlanjut di masa depan untuk mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

Melalui program KKN Tematik ini, Universitas Teuku Umar menjalankan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Langkah nyata ini berfokus pada penyediaan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat langsung dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah. [Humas UTU]

Laporan: Adib | Editor: Yuhdi F. | Foto: Istimewa.

Related Posts

Leave a Reply