Meulaboh – UTU | Yulianus Petege, mahasiswa Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Teuku Umar (UTU), berhasil mengukir prestasi di kancah internasional. Ia sukses menyabet juara ke-4 dalam ajang Aceh Global Youth Photography Award 2026. Kompetisi ini diselenggarakan atas kerja sama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh dengan TC. Uşak Üniversitesi, Türkiye. Pengumuman pemenang resmi dirilis melalui akun Instagram @dispora_aceh pada 22 Mei 2026.
Dalam kompetisi tersebut, Yulianus mengikutsertakan karya fotografinya yang diberi judul Harmony in Stillness. Foto tersebut membawa pesan mendalam tentang hubungan antara manusia dan lingkungannya. Melalui karya ini, ia berupaya menangkap keagungan dari sebuah jeda sejenak, di mana manusia dan alam menyatu dalam perayaan yang hening atas kedamaian serta kesederhanaan.
Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Yulianus yang tidak menyangka karyanya mampu bersaing di tingkat global.
“Saya merasa sangat bahagia dan bangga bisa membawa nama Universitas Teuku Umar ke panggung internasional. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan bersaing dengan fotografer berbakat dari berbagai negara lain,” ujar Yulianus saat memberikan keterangan.
Kompetisi yang mengusung tema “Capture Creativity, Build Global Connections” (Peugah Kreativitas, Peugoet Jejaring Donya) ini diikuti oleh 217 peserta dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Türkiye, Taiwan, India, Uzbekistan, dan Bangladesh. Karya-karya yang masuk dalam meja juri pun sangat beragam, mulai dari isu budaya, kemanusiaan, lingkungan, inovasi pemuda, hingga tema terbuka.
Gelaran internasional ini merupakan hasil kolaborasi yang diinisiasi oleh Teuku Fatir Fath, seorang mahasiswa asal Aceh yang saat ini sedang menempuh pendidikan di TC. Uşak Üniversitesi, Türkiye.

Prestasi yang diraih Yulianus ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak rektorat. Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya secara langsung atas pencapaian salah satu mahasiswa terbaiknya tersebut.
“Pihak universitas sangat mengapresiasi pencapaian Yulianus Petege di ajang internasional ini. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa UTU memiliki daya saing yang tinggi dan mampu berbicara banyak di level global. Kami berharap capaian ini dapat menjadi pemantik motivasi bagi mahasiswa-mahasiswa lain untuk terus menggali potensi diri mereka, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” kata Prof. Ishak Hasan.
Yulianus sendiri merupakan mahasiswa Orang Asli Papua (OAP) yang berkuliah di UTU sejak tahun 2024. Ia menempuh pendidikan melalui program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Di kampus, Yulianus dikenal sebagai mahasiswa yang memiliki rekam jejak akademik cukup cemerlang. Selain fokus pada studi Teknik Sipil, minat dan bakat besarnya di bidang fotografi membawa Yulianus bergabung ke dalam tim Humas Muda UTU yang aktif mendokumentasikan berbagai kegiatan sivitas akademika di kampus tersebut. [Humas UTU]
Laporan: Yuhdi F. | Foto: Istimewa.




