Mahasiswa Agribisnis UTU Pamer Produk Bisnis Hasil Praktik Lapangan Pada Seminar Praktik Kewirausahaan

Meulaboh – UTU | Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar (UTU) menggelar Seminar Praktik Kewirausahaan pada Senin (8/6). Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap akhir semester ini berfungsi sebagai wadah evaluasi sekaligus ruang presentasi bagi mahasiswa yang telah menjalankan bisnis riil selama satu semester penuh.

Kegiatan ini berada dikoordinasikan langsung Ketua Program Studi Agribisnis, Safrika, S.P., M.M. Dalam pelaksanaannya, Laboratorium Inovasi dan Agribisnis yang dipimpin oleh Jelliani, S.P., M.Si., bekerja sama dengan Laboratorium Komputasi Agribisnis dan Kebijakan Pertanian yang dipimpin oleh Raidayani, S.P., M.Si. Koordinasi  antar-laboratorium tersebut dirancang untuk mendukung kemampuan mahasiswa dalam menciptakan inovasi produk, menyusun strategi pemasaran, hingga mengelola usaha secara profesional.

Seluruh mahasiswa semester enam yang mengambil mata kuliah praktik kewirausahaan wajib mengikuti seminar ini. Berbeda dengan perkuliahan biasa, mata kuliah unggulan di Prodi Agribisnis ini menitikberatkan pada aksi langsung di lapangan tanpa teori di dalam kelas. Mahasiswa dibimbing untuk melewati seluruh tahapan bisnis secara nyata, mulai dari menyusun proposal produk, melakukan proses produksi, memasarkan komoditas, hingga menyusun laporan keuangan.

Pada seminar tersebut, para mahasiswa memamerkan berbagai hasil usaha yang telah mereka rintis. Tidak hanya menampilkan produk fisik, mereka juga mempresentasikan strategi pemasaran serta konten promosi penjualan kreatif yang telah mereka terapkan selama ini.

Keberhasilan acara ini didukung oleh keterlibatan berbagai pihak internal kampus. Pranata Laboratorium Pendidikan, Elga Ekatri Yangti, S.E., bersama teknisi laboratorium, Cut Salsabila, S.P., dan Ina Yuyun, S.P., turut mengawal jalannya kegiatan. Selain itu, dosen pembimbing yang ditugaskan oleh Ketua Program Studi pada setiap semester juga bertindak sebagai mentor sekaligus tim penilai yang mengevaluasi perkembangan usaha mahasiswa.

Melalui seminar ini, mahasiswa diharapkan tidak sekadar mendapatkan nilai akademis di bangku kuliah, tetapi juga mampu membentuk mental pengusaha yang kreatif, mandiri, dan inovatif. Hasil dari praktik ini ditargetkan menjadi modal awal bagi mahasiswa untuk melanjutkan dan membesarkan bisnis yang sudah berjalan, sehingga mereka memiliki keterampilan penjualan yang matang dan mampu menciptakan peluang pendapatan sendiri setelah lulus.” ujar Safrika.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Program Studi Agribisnis UTU dalam mencetak lulusan yang seimbang antara kemampuan akademik dan kesiapan berwirausaha, sehingga mereka siap bersaing di sektor industri dan dunia usaha saat ini. [Humas UTU]

Laporan: Raidayani| Editor: Yuhdi F. | Foto: Istimewa

Related Posts

Leave a Reply