DWP UTU Tanam Perdana Kebun Produktif di University Farm

Meulaboh – UTU | Ketua dan Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Teuku Umar (UTU) berkumpul di area University Farm UTU pada Selasa (13/10/2026). Membawa tema “Menanam hari ini, menuai manfaat besok”, pengurus DWP Bidang Ekonomi bersama pengelola University Farm memulai penanaman perdana di lahan perkebunan kampus tersebut.

Para anggota DWP turun langsung ke lapangan untuk menanam bibit tanaman hortikultura. Program penanaman ini dirancang untuk memanfaatkan area tanah kosong di lingkungan universitas agar menghasilkan nilai ekonomi, menjaga kelestarian lingkungan, serta menjadi sarana belajar budidaya pertanian bagi keluarga besar universitas.

Melalui program ini, DWP UTU menargetkan terciptanya kemandirian pangan dalam skala rumah tangga bagi para anggotanya. Hasil panen kebun produktif ini diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian anggota, sementara pengelolaan jangka panjangnya diarahkan pada pengembangan kegiatan usaha ekonomi kreatif warga kampus.

Ketua DWP UTU, Lusi Indrayanti, S.H., menyampaikan bahwa pengelolaan kebun dilakukan dengan pendampingan teknis dari University Farm UTU. Bimbingan dari para ahli pertanian kampus mencakup teknik pemilahan bibit, perawatan tanaman, hingga sistem pengelolaan lahan yang berkelanjutan.

“Melalui penanaman perdana kebun produktif ini, kami ingin menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi anggota DWP, sekaligus menjadi contoh dalam memanfaatkan lahan secara produktif dan berkelanjutan,” kata Lusi di sela-sela kegiatan.

Lusi menambahkan bahwa kerja sama teknis ini memastikan setiap tahap penanaman berjalan terarah. Keterampilan bercocok tanam yang diperoleh para anggota di lokasi University Farm diharapkan dapat diterapkan kembali di pekarangan rumah masing-masing.

“Sesuai dengan tema kegiatan, kami meyakini setiap langkah kecil yang diambil saat ini akan membuahkan hasil di masa depan. Kami berharap kebun produktif ini terus berkembang dan menginspirasi seluruh anggota DWP untuk menerapkan kegiatan serupa di lingkungan keluarga,” ujarnya.

Selain fokus pada aspek produksi pangan dan keterampilan pertanian, penanaman bersama ini menjadi wadah interaksi antar-anggota DWP UTU untuk mempererat silaturahmi serta merawat tradisi gotong royong di lingkungan akademis. [Humas UTU]

Laporan: Shinta | Editor: YFH | Foto: Istimewa.

Related Posts

Leave a Reply