Meulaboh – UTU | Riuh nyanyian lagu-lagu perjuangan membahana di Aula Cut Meutia, Kampus UTU, Jumat (14/8/2026). Ratusan mahasiswa baru Program Studi Kesehatan Masyarakat bersama para dosen berbaur menyanyikan lagu kemerdekaan menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, menandai dibukanya Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026.
Momen tersebut dirancang untuk menyuntikkan jiwa nasionalisme sejak hari pertama mahasiswa menginjakkan kaki di kampus. Selain menjadi masa orientasi budaya akademik, PKKMB tahun ini difokuskan pada pembentukan karakter dasar yang bakal menentukan kualitas lulusan saat terjun di tengah masyarakat kelak.
Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat UTU, Maiza Duana, S.K.M., M.Kes., dalam arahannya menyapa langsung para anggota keluarga baru kampus tersebut. Ia menyoroti tantangan dunia kerja kesehatan yang menuntut kualifikasi di luar keunggulan nilai di atas kertas.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Prodi Kesehatan Masyarakat. Semoga kehadiran adik-adik menjadi awal perjalanan akademik yang penuh semangat, prestasi, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Maiza di hadapan para peserta.
Ia menggarisbawahi bahwa penguasaan teori medis dan teknis kesehatan masyarakat harus berjalan seiring dengan kecakapan interpersonal. Aspek-aspek seperti kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, hingga rasa empati dinilai sebagai fondasi utama yang wajib diasah sejak semester awal.
Sebab, profesi tenaga kesehatan masyarakat akan menuntut interaksi intensif dengan warga dari pelbagai latar belakang sosial. Tanpa etika dan pembawaan diri yang baik, ilmu pengetahuan yang dimiliki sulit diterima secara optimal oleh publik.
“Kami berharap mahasiswa lebih mengutamakan pengembangan soft skill, etika, dan akhlak. Di masa depan mereka akan berhadapan langsung dengan masyarakat, sehingga sikap santun, integritas, empati, dan kepedulian sosial menjadi modal utama seorang tenaga kesehatan masyarakat,” ujarnya menambahkan.

Selama agenda orientasi berlangsung, peserta dibekali paparan teknis mengenai sistem perkuliahan, peta kegiatan kemahasiswaan, tata kelola organisasi, hingga beragam peluang program pengembangan diri di UTU.
Rangkaian PKKMB ini diharapkan melahirkan lulusan Kesmas UTU yang tak sekadar matang secara intelektual, tetapi juga berkarakter tangguh, berjiwa nasionalis, serta siap memberi dampak langsung bagi kualitas kesehatan masyarakat luas. [Humas UTU]
Laporan: Yuka | Editor: Yuhdi F | Foto: Istimewa.




