Wakili Indonesia, Tim Mahasiswa UTU Raih Silver Medal Pada Ajang The 4th International Youth Conference di Singapura

Singapura – UTU | Delegasi mahasiswa dari Universitas Teuku Umar (UTU) resmi mewakili Indonesia dalam ajang The 4th International Youth Conference (IYC) yang berlangsung di Malaysia dan Singapura pada 27 hingga 28 Juni 2026. Dalam konferensi internasional tersebut, tim UTU memaparkan inovasi mengenai integrasi teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi.

Gagasan ilmiah yang dibawa oleh kelompok mahasiswa ini dirancang untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 sekaligus berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin ketiga mengenai kehidupan sehat dan sejahtera.

Konferensi internasional tahunan yang memasuki gelaran keempat ini diselenggarakan oleh Lembaga Setara Prisma Nusantara (Nusantara Muda). Dalam pelaksanaannya, lembaga tersebut berkolaborasi dengan Asia Pacific Student Association serta Electrical & Electronic Engineering Nanyang Technological University.

Tim delegasi dari Universitas Teuku Umar ini dipimpin oleh Nur Hazizah yang merupakan mahasiswa program studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas). Dalam menyusun dan mempresentasikan inovasi ini, ia berkolaborasi dengan dua anggota tim lainnya, yaitu Fitriyani dari program studi Ilmu Komunikasi (Ilkom) dan Putri Isyelda Alicia Ritonga yang juga berasal dari program studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas).

Integrasi teknologi kesehatan berbasis AI yang ditawarkan oleh tim mahasiswa UTU ini berfokus pada sistem pemantauan dini dan optimalisasi perawatan bagi ibu hamil serta bayi guna menekan angka kematian saat persalinan.

“Melalui inovasi ini, kami ingin memastikan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan dapat menyentuh sektor kesehatan masyarakat yang paling mendasar, yaitu ibu dan anak. Ini adalah langkah nyata kami sebagai generasi muda untuk mempersiapkan SDM unggul demi mewujudkan Indonesia Emas 2045, sekaligus menjawab tantangan global dalam target SDGs,” ujar Nur Hzizah selaku ketua tim di sela-sela kegiatan konferensi.

Nur Hazizah mengungkapkan rasa syukurnya dapat membawa nama Indonesia dan Universitas Teuku Umar di forum global. “Terima kasih atas dukungan dan doa orang tua dan sivitas akademika UTU.” ungkap Nur Hazizah.

Ajang The 4th International Youth Conference yang berpusat di Singapura ini mengangkat tema “Innovation and Global Impact of Young Leaders in Shaping Sustainable and Inclusive Development”. Ajang ini mempertemukan mahasiswa, delegasi, dan profesional muda usia 15–27 tahun untuk merumuskan solusi atas tantangan global. Fokus utamanya terletak pada pemberdayaan pemuda melalui dua sektor besar, yaitu bidang Sains & Inovasi—yang mencakup pertanian, teknologi, pangan, dan kesehatan—serta bidang Humaniora & Masyarakat yang menyentuh isu hukum, ekonomi, pendidikan, pariwisata, hingga budaya.  [Humas UTU]

Laporan: Yuhdi F. | Foto: Istimewa

Related Posts

Leave a Reply