Meulaboh – UTU | Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Teuku Umar (UTU) menggelar Sosialisasi Audit Mutu Internal (AMI) Siklus XII Tahun 2026 di Aula Cut Nyak Dhien, Selasa (29/9/2026). Kegiatan ini menandakan dimulainya evaluasi mutu bagi 42 unit kerja pada tahun 2026 di lingkungan kampus.
Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri langsung oleh pimpinan fakultas, ketua program studi, kepala unit kerja, hingga jajaran auditor internal. Pertemuan ini dirancang untuk menyelaraskan pemahaman teknis sebelum tim auditor turun melakukan verifikasi lapangan selama beberapa pekan ke depan.
Mewakili Rektor UTU, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP), Prof. Iskandar AS, membukanya dengan menegaskan esensi sosialisasi ini. Ia menyampaikan bahwa forum ini penting untuk memastikan seluruh komponen universitas memahami bahwa audit mutu adalah sarana mengukur kualitas pembelajaran, kurikulum, layanan, dan pelaksanaan kebijakan.
Dalam arahannya, Rektor menekankan agar proses audit yang diawali dari sosialisasi ini dijalankan dengan pendekatan yang humanis. Tim auditor diminta tidak menciptakan suasana intimidatif, melainkan bertindak sebagai mitra diskusi yang solutif.
“Jalankan tugas ini seperti mitra diskusi. Dengarkan kendala teman-teman di lapangan, lakukan audit secara objektif, dan berikan masukan yang solutif serta bisa diterapkan,” kata Prof. Iskandar saat membacakan amanat Rektor.
Imbauan senada disampaikan kepada para auditi. Pengelola program studi dan unit kerja diminta tidak sungkan memaparkan kondisi riil serta kendala operasional yang dihadapi tanpa menutup-nutupi data.
“Kejujuran data adalah langkah pertama kita untuk memperbaiki UTU ke depan,” ujar Prof. Iskandar menenangkan para peserta sosialisasi agar tidak merasa cemas menghadapi proses evaluasi.
Prof. Iskandar turut meluruskan anggapan keliru mengenai tujuan pemeriksaan mutu. Ia menegaskan di hadapan peserta sosialisasi bahwa kegiatan AMI murni merupakan sarana evaluasi diri, bukan ajang pencarian kesalahan administrasi.
“AMI ini bukan ujian, apalagi razia untuk mencari-cari kesalahan Bapak dan Ibu sekalian. AMI adalah instrumen kita bersama untuk bercermin. Melalui audit ini, kita ingin melihat secara jujur standar apa yang sudah berjalan baik dan mana bagian yang masih perlu kita perbaiki bersama,” tuturnya.

Sebagai penutup sesi sosialisasi, Ketua Pusat AMI LPMPP UTU, Doni Arung Triantoro, M.A., memaparkan materi teknis terkait mekanisme pengawasan dan sebaran sasaran unit yang akan diaudit.
“Tahun ini kita melakukan audit terhadap 42 unit kerja, terdiri dari 33 prodi/jurusan, 2 biro, 1 lembaga, dan 6 unit penunjang akademik di lingkungan UTU,” papar Doni mengakhiri pemaparan teknis sosialisasi.
Sosialisasi ini berdampak langsung pada pemenuhan target Sustainable Development Goals (SDGs) Poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas. Melalui penyamaan persepsi dalam sosialisasi ini, seluruh unit kerja diarahkan untuk menyajikan data secara transparan guna mendukung perbaikan mutu pembelajaran, peningkatan tata kelola, dan penguatan akreditasi institusi secara berkesinambungan. [Humas UTU]
Laporan: Iskandar | Editor: YFH | Foto: Istimewa




