Anak-Anak Korban Bencana Banjir di Aceh Tengah Kembali Sekolah, UTU Rampungkan 5 Ruang Kelas Darurat

Aceh Tengah – UTU | Senyum gembira terpancar dari wajah puluhan murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 20 Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (13/9/2026). Setelah berbulan-bulan belajar dalam keterbatasan pasca-bencana banjir dan tanah longsor yang merusak fasilitas sekolah mereka pada akhir 2025, kini mereka dapat kembali memegang buku di dalam ruangan yang aman dan layak.

Kondisi tersebut terwujud usai Universitas Teuku Umar (UTU) merampungkan pembangunan Ruang Kuliah Darurat (RKD) di lima lokasi terdampak. Prosesi serah terima bangunan RKD tersebut berlangsung di halaman SDN 20 Ketol, menandai dimulainya babak baru pemulihan layanan pendidikan di wilayah Dataran Tinggi Gayo tersebut.

Dalam acara serah terima ini, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh, Muhammad Syafran, S.T., M.M., bertindak mewakili Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) RI untuk menyerahkan RKD secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Proyek kemanusiaan yang didanai Kemdikdasmen RI ini difokuskan untuk memulihkan fasilitas pembelajaran di lima sekolah yang mengalami kerusakan terparah, yakni SDN 12 Linge, SDN 10 Ketol, SDN 15 Ketol, SDN 20 Ketol, serta SDN 11 Pegasing.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UTU, Ir. Yuliatul Muslimah, M.P., menjelaskan bahwa seluruh proses konstruksi memakan waktu selama 40 hari kerja. Pihaknya mengarahkan tim teknis untuk bekerja secara intensif agar fasilitas ini dapat segera dimanfaatkan sebelum ketertinggalan materi pelajaran siswa semakin meluas.

“Dalam durasi 40 hari, tim di lapangan berpacu dengan cuaca dan medan pascabencana. Prioritas utama kami adalah menyelesaikan bangunan sesuai spesifikasi teknis kementerian agar anak-anak tidak terlalu lama terlunta-lunta tanpa ruang kelas yang layak,” ujar Yuliatul saat menyampaikan laporan pengerjaan.

Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana Pembangunan RKD sekaligus Sekretaris LPPM UTU, Herri Darsan, S.T., M.T., menekankan aspek keamanan bangunan. Ia menyebutkan bahwa pengerjaan fisik di lima lokasi berjalan dengan pengawasan ketat.

“UTU dipercaya membangun RKD di lima sekolah di Aceh Tengah. Karena ini menyangkut keselamatan dan masa depan anak-anak, kami menerapkan presisi tinggi agar setiap sudut ruangan memenuhi standar ketahanan dan kenyamanan belajar,” kata Herri.

Hadir langsung di lokasi acara, Rektor UTU Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., menyampaikan apresiasinya kepada jajaran kementerian serta tim pelaksana lapangan. Pihaknya terharu melihat semangat para siswa yang datang menyaksikan serah terima ruang kelas baru mereka.

“Kami berterima kasih kepada Menteri Dikdasmen dan jajaran atas kepercayaan yang diberikan kepada UTU. Pembangunan RKD ini murni didorong oleh kebutuhan mendesak agar anak-anak di Aceh Tengah bisa terus bersekolah dan berinteraksi dengan gurunya, meski proses pemulihan daerah pasca-bencana masih berjalan,” tutur Prof. Nyak Amir.

Acara penyerahan RKD juga dirangkai dengan penandatanganan sejumlah dokumen kerja sama lintas lembaga. Agenda dimulai dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Rektor UTU dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah serta BPMP Provinsi Aceh.

Selanjutnya, Kepala LPPM UTU menandatangani Perjanjian Kerja Sama (MoA) dengan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tengah, Dr. Rasidah, M.Pd. Rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) antara Ketua Pelaksana RKD LPPM UTU dengan para kepala sekolah penerima manfaat, yakni Rahimah, S.Pd.SD. (SDN 12 Linge), Ramli, S.Pd. (SDN 15 Ketol), Rahmat Susanto, S.Pd. (SDN 20 Ketol), serta perwakilan dari SDN 10 Ketol dan SDN 11 Pegasing.

Sejumlah pejabat penting turut menyaksikan prosesi tersebut, di antaranya jajaran Kemdikdasmen RI yang diwakili oleh Mukhlis, S.T. (Ketua Pelaksana Community Learning Centre dan Satuan Pendidikan Aman Bencana), Rika Rismayati, S.Sos. (Ketua Pelaksana Afirmasi Pendidikan Layanan Khusus), dan Fadjar Yudianto, S.E. (Pengolah Data dan Informasi).

Turut hadir Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UTU H. Ibrahim Laweung, SKM., MNSc., Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Nikmatul Jannah, S.Pd., M.Pd., para guru, serta Kepala Desa Bintang Pepara dan Desa Jalan Tengah, Kecamatan Ketol. [Humas UTU]

Laporan: Humas | Foto: Istimewa

Related Posts

Leave a Reply