Meulaboh – UTU | Program pembinaan karakter bagi mahasiswa yang menetap di Gedung Residence Rusunawa Universitas Teuku Umar (UTU) resmi ditutup pada Kamis (18/6). Penutupan program sekaligus pelepasan mahasiswa untuk kembali dari asrama tersebut berlangsung di aula gedung setempat dan diikuti oleh 120 orang mahasiswa putri.
Selama dua semester atau satu tahun penuh tinggal di asrama, para mahasiswa putri ini telah dibekali dengan berbagai program penguatan kepribadian. Materi yang diberikan meliputi kajian keislaman, program tahfidz dan tahsin Al-Qur’an, hingga kuliah motivasi secara berkala.
Ketua Tim Pengelola Rusunawa UTU, Ahmad Fauzi, S.Pd., dalam sambutannya meminta para mahasiswi untuk menerapkan seluruh ilmu dan kebiasaan baik yang telah didapatkan selama masa pembinaan ke dalam kehidupan sehari-hari di luar asrama.
“Belajarlah dari analogi lebah. Di mana pun ia hinggap, tidak ada dahan yang patah meskipun di ranting yang kering. Namun, keberadaannya selalu memberikan madu dari sari pati bunga,” ujar Ahmad Fauzi di hadapan para peserta.

Ahmad Fauzi didampingi oleh jajaran pengurus, yakni, M. Yunus Bidin, S.H., M.H., Suci Sunandar, S.TP., M.P., Azhari, M.Ag., serta sejumlah kakak pengasuh, juga menambahkan bahwa pendidikan karakter ini harus menjadi pondasi utama bagi mahasiswa saat berbaur dengan masyarakat luas, terutama dalam menghadapi tantangan tren gaya hidup global saat ini.
Sebagai tanda berakhirnya masa pembinaan, acara ditutup dengan penyerahan sertifikat resmi kepada seluruh mahasiswi peserta program sebagai bukti otentik kelulusan mereka dalam mengikuti rangkaian kegiatan selama satu tahun di Rusunawa UTU. [Humas UTU]
Laporan: Ahmad F. | Editor: Yuhdi F. | Foto: Istimewa




