Meulaboh – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) menjadi salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia yang dipercaya menyelenggarakan program beasiswa Afirmasi Pendidikan (ADik). Program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaitek) ini tercatat telah mendanai kuliah sebanyak 108 mahasiswa di UTU sepanjang periode tahun 2020 hingga 2025.
Para mahasiswa penerima manfaat tersebut berasal dari berbagai wilayah, termasuk pulau Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, serta beberapa provinsi lain di kawasan Indonesia Timur. Beasiswa ADik sendiri dirancang khusus untuk memperluas akses bangku kuliah bagi generasi muda dari wilayah Papua, daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta anak-anak Pekerja Migran Indonesia (TKI) yang berada di luar negeri.
Wakil Rektor bidang Akademik dan Kerja Sama UTU, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc., menjelaskan bahwa program ini merupakan skema afirmasi yang ditujukan bagi calon mahasiswa dan mahasiswa dari kelompok masyarakat serta wilayah tertentu yang membutuhkan dukungan pembiayaan pendidikan. Melalui program ini, pemerintah berupaya memastikan bahwa kondisi geografis, sosial, maupun ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak bangsa untuk memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas.
“Program beasiswa ini menjadi salah satu bentuk kehadiran negara dalam memberikan kesempatan bagi putra-putri bangsa yang memiliki keterbatasan akses untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ujar Dr. Aman Yaman di ruang kerjanya pada Selasa (9/6).
Lebih lanjut, Dr. Aman Yaman menyebutkan bahwa program ADik merupakan bagian dari strategi nasional dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah asalnya. Oleh karena itu, seluruh penerima beasiswa mendapatkan dukungan pembiayaan penuh selama menempuh masa perkuliahan di UTU. Bantuan dana tersebut menjadi instrumen penting agar para mahasiswa dapat fokus menyelesaikan studi tepat waktu, mengembangkan kompetensi diri, serta mempersiapkan diri menjadi bagian dari pembangunan nasional.
Tidak hanya mendapatkan dukungan secara akademik dan finansial, para mahasiswa penerima program ADik di UTU juga diberikan pembinaan karakter serta wawasan kebangsaan secara berkala. Kegiatan di luar kelas ini sengaja diberikan dengan tujuan untuk menanamkan nilai persatuan, nasionalisme, jiwa kepemimpinan, hingga kesadaran bahwa ilmu yang mereka peroleh di bangku kuliah merupakan modal utama untuk pulang dan membangun masyarakat di daerah asal masing-masing. [Humas UTU]
Laporan: Yuhdi F. | Foto: Zul Eman




