Meulaboh – UTU | Kepedulian antar-kampus kembali ditunjukkan dalam aksi kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh. Universitas Tanjungpura (UNTAN) Pontianak menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Barat melalui Tim Tanggap Darurat Bencana Universitas Teuku Umar (UTU) pada Sabtu (9/5/2026).
Bantuan tersebut difokuskan bagi warga di dua lokasi yang mengalami dampak cukup parah, yakni Desa Lawet dan Desa Jambak di Kecamatan Pante Ceureumen. Penyaluran ini menjadi bagian dari rangkaian dukungan perguruan tinggi yang terus mengalir sejak bencana melanda sejumlah wilayah di Aceh pada Desember 2025 lalu.
Logistik yang diserahkan meliputi kebutuhan pokok seperti sembako, susu dan perlengkapan bayi, alat rumah tangga, hingga pakaian layak pakai. Selain kebutuhan fisik, bantuan juga mencakup dana pulsa untuk mempermudah komunikasi warga di lokasi bencana selama masa pemulihan.
Tim Tanggap Darurat Bencana UTU turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan sampai ke tangan masyarakat yang paling membutuhkan. Selain memastikan distribusi berjalan lancar, kehadiran tim di lokasi juga bertujuan untuk memberikan dukungan moral bagi para korban yang masih berjuang bangkit pascabencana.
Kepala Biro Perencanaan, Keuangan, dan Umum Universitas Teuku Umar, Zulfirman, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh Universitas Tanjungpura dalam misi kemanusiaan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Tanjungpura atas kepeduliannya kepada korban bencana serta kepercayaannya kepada Universitas Teuku Umar untuk menyalurkan bantuan ini kepada masyarakat yang terdampak,” ujar Zulfirman saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Ia juga menekankan bahwa bantuan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi warga di Desa Lawet dan Desa Jambak yang telah menghadapi situasi sulit dalam beberapa bulan terakhir.
“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi semangat dan meringankan beban masyarakat di dua desa ini yang memang sejak akhir Desember lalu paling parah terdampak bencana,” tutupnya. [Humas UTU]
Laporan: Shinta R. A. | Editor: Yuhdi F. | Foto: Shinta.




