31 PNS Universitas Teuku Umar Mendapatkan Anugerah Satyalancana Karya Satya Dari Presiden Republik Indonesia

Meulaboh – UTU | Sebanyak 31 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Universitas Teuku Umar (UTU) menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Penganugerahan tanda kehormatan ini dilaksanakan bertepatan dengan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar di lapangan Rektorat UTU, Senin (4/5/2026).

Pemberian penghargaan tersebut diberikan kepada para abdi negara yang telah menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan secara terus-menerus dalam jangka waktu tertentu. Prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) Presiden serta penyematan pin dilakukan langsung oleh Rektor UTU, Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si., di hadapan seluruh peserta upacara.

Rektor UTU, Prof. Ishak Hasan, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan negara atas dedikasi panjang yang telah diberikan oleh para pegawai, baik tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan. Menurutnya, loyalitas yang ditunjukkan oleh para penerima adalah aset penting bagi perkembangan universitas dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.

“Saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para penerima. Tanda kehormatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kepercayaan negara atas integritas yang Bapak dan Ibu jaga selama puluhan tahun mengabdi di kampus ini,” ujar Prof. Ishak Hasan usai prosesi penyematan.

Lebih lanjut, Prof. Ishak Hasan berharap agar momentum ini dapat memicu semangat baru bagi seluruh jajaran di Universitas Teuku Umar. Ia menekankan pentingnya bekerja dengan hati dan penuh rasa tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian nyata kepada institusi dan masyarakat luas.

“Para penerima penghargaan Satyalancana diharapkan dapat terus berinovasi dan berkontribusi untuk kemajuan UTU. Jangan pernah berhenti memberikan yang terbaik dan jadilah teladan bagi rekan-rekan kerja yang lain untuk terus bekerja ikhlas demi kemajuan pendidikan,” tambahnya.

Berdasarkan data penerima, penghargaan tahun ini terbagi dalam tiga kategori masa pengabdian. Sebanyak empat orang PNS menerima Satyalancana Karya Satya 30 tahun. Untuk kategori masa kerja 20 tahun, penghargaan diberikan kepada empat orang PNS. Sementara itu, kelompok penerima terbanyak berasal dari kategori masa kerja 10 tahun, yakni mencapai 25 orang PNS. 

Satyalancana Karya Satya merupakan sebuah tanda penghargaan yang diberikan kepada PNS yang telah berbakti selama 10, 20, atau 30 tahun lebih secara terus-menerus. Penerima penghargaan ini harus memenuhi syarat utama, yakni menunjukkan kecakapan, kedisiplinan, kesetiaan, dan pengabdian sehingga dapat dijadikan teladan bagi pegawai lainnya. Selama masa baktinya, penerima dipastikan tidak pernah menjatuhi hukuman disiplin tingkat sedang maupun berat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. [Humas UTU]

Laporan: Yuhdi F. | Foto: Zul Eman.

Related Posts

Leave a Reply