Akselerasi UTU Gemilang: Rektor Galang Dukungan Pembangunan Gedung FK, GOS, hingga Fasilitas Smart Campus di Jakarta

Meulaboh – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) bergerak cepat menyiapkan fondasi fisik dan akademik demi mencetak sumber daya manusia unggul di kawasan barat Aceh. Rektor UTU, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., memimpin langsung safari kerja ke Jakarta pada Jumat (26/9/2026) untuk menggalang dukungan sektor industri serta eksekutif-legislatif nasional.

Dalam agenda intensif tersebut, pimpinan UTU menyasar dua titik strategis: kantor PT Argabudi Jasa Bersama (AJB) di Cyber Building serta Gedung DPR RI, Senayan.

Saat mendatangi Cyber Building, Prof. Nyak Amir memboyong jajaran pimpinan kampus, meliputi Rektor UTU Periode 2014–2022 Prof. Dr. Jasman J. Ma’ruf, SE., MBA., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni H. Ibrahim Laweung, SKM., MNSc., serta Ketua Senat yang juga Dekan FISIP Basri, SH., MH.

Rombongan diterima langsung oleh Direktur Operasional PT AJB, David Tanjoeng. Pertemuan ini difokuskan pada permohonan dukungan pembangunan fisik Gedung Kuliah Fakultas Kedokteran (FK) serta Gedung Olah Raga dan Seni (GOS) di kampus UTU, Meulaboh. Kehadiran Fakultas Kedokteran diharapkan mampu menjawab kelangkaan tenaga medis serta meningkatkan layanan kesehatan masyarakat di wilayah pesisir barat-selatan Aceh.

Selain fasilitas fisik, UTU mengajak PT AJB dan PT Indonesia Pacific Energy terlibat dalam aksi kebangsaan peringatan Hari Pahlawan mendatang. UTU merancang agenda pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer yang dibarengi zikir kebangsaan, sebuah ajang besar yang dibidik memecahkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

David Tanjoeng menyambut positif pemaparan tersebut. Pihak PT AJB menilai rencana pendirian FK dan pembangunan GOS memberikan dampak nyata bagi pemerataan kualitas pendidikan tinggi di daerah. Mengenai aksi pembentangan bendera 24 kilometer, David menegaskan kesiapan perusahaannya untuk berpartisipasi menyukseskan agenda nasional tersebut.

Usai dari Cyber Building, rombongan melanjutkan pertemuan dengan Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Hetifah Sjaifudian. Di hadapan wakil rakyat yang membidangi urusan pendidikan tersebut, Prof. Nyak Amir memaparkan action plan empat tahun ke depan yang terangkum dalam “9 Pilar UTU Gemilang”.

Peta jalan tersebut menargetkan UTU bertransformasi menjadi smart campus excellence pada tahun 2030 melalui serangkaian program aksi nyata.

Merespons paparan tersebut, Hetifah Sjaifudian menyatakan kesiapannya untuk mengawal aspirasi daerah. Komisi X DPR RI siap memfasilitasi komunikasi dan koordinasi antara UTU dengan kementerian mitra terkait, khususnya dalam mengalokasikan anggaran pembangunan sarana-prasarana pendukung program UTU Gemilang.

Lewat sinergi dengan mitra industri dan pengawalan kebijakan legislatif pusat, fasilitas pendidikan di Aceh Barat diharapkan segera sejajar dengan kampus-kampus utama di Tanah Air. [Humas UTU]

Laporan: YFH | Foto: Istimewa

Related Posts

Leave a Reply