75 Tim Mahasiswa Indonesia-Malaysia Adu Gagasan Inovatif pada Final UTU Awards Ke-12 di Meulaboh

Meulaboh – UTU | Suasana Kampus Utama Universitas Teuku Umar (UTU) di Meulaboh tampak lebih semarak selama dua hari, 22–23 September 2026. Sebanyak 75 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan Malaysia berkumpul untuk mempresentasikan karya inovatif mereka pada babak final UTU Awards ke-12.

Penyelenggaraan tahun ini mencatatkan sejarah baru karena untuk pertama kalinya kompetisi tahunan tersebut membuka kepesertaan tingkat internasional. Langkah perluasan ini membawa angin segar bagi iklim akademik kampus, sekaligus memperluas jangkauan interaksi mahasiswa antarnegara di kawasan regional.

Di hadapan dewan juri yang terdiri atas gabungan akademisi dan praktisi, para peserta secara bergantian memaparkan hasil riset, gagasan bisnis, hingga purwarupa produk. Ajang kali ini mempertandingkan lima kategori utama, yaitu Riset Kewirausahaan, Perencanaan Bisnis (Business Plan), Produk Inovatif Bidang Agro dan Marine, Desain Toko Online, serta Bisnis Startup.

Selain kelima kategori tersebut, panitia menerapkan skema penilaian anyar pada babak final, yakni pembuatan poster ilmiah. Kehadiran komponen ini menuntut peserta menyajikan inti karya mereka ke dalam tampilan visual yang padat dan informatif.

Ketua Panitia UTU Awards ke-12, Agam Rizki, menyampaikan bahwa penambahan aspek poster bertujuan melatih daya komunkasi visual para mahasiswa.

“Untuk tahun ini, kami menambah satu kategori penilaian, yaitu poster. Aspek visual menjadi penting untuk melihat sejauh mana peserta mampu menyajikan karya mereka secara menarik, informatif, dan mudah dipahami,” kata Agam di sela-sela kegiatan.

Kehadiran mahasiswa asal Malaysia membawa dinamika tersendiri dalam ruang-ruang presentasi. Pertukaran ide terjadi secara langsung, mempertemukan pendekatan riset maupun gagasan kewirausahaan dari latar belakang budaya dan ekosistem pendidikan yang berbeda.

Rektor UTU, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., menilai keterlibatan peserta mancanegara memberikan dampak positif bagi daya saing kampus di tingkat internasional.

“Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya kami memperkenalkan UTU ke lingkungan pendidikan tinggi internasional. Kami ingin menciptakan ruang kolaborasi dan pertukaran gagasan yang lebih luas,” tutur Prof. Nyak Amir saat ditemui di lokasi acara, Rabu (23/9/2026).

Seluruh rangkaian penjurian dan pameran poster ilmiah dipusatkan di kompleks Kampus UTU, Meulaboh. Sesi presentasi yang ketat tersebut akan diakhiri dengan malam penganugerahan untuk mengumumkan para pemenang dari setiap kategori. [Humas UTU]

Laporan: YFH | Foto: Zul Eman

Related Posts

Leave a Reply