Jakarta – UTU | Rektor Universitas Teuku Umar (UTU), Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., memenuhi undangan khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dalam Sarasehan Mitra Beasiswa SatuBeasiswa Indonesia di Gedung Kemdiktisaintek, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Kehadiran Rektor UTU bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, H. Ibrahim Laweung HS, SKM., MNSc., menjadi bagian dari peluncuran platform digital terpadu yang mempermudah anak-anak dari keluarga kurang mampu mengakses bangku perguruan tinggi.
Dalam ajang nasional tersebut, Prof. Nyak Amir menegaskan bahwa integrasi seluruh program beasiswa ke dalam satu wadah digital merupakan terobosan yang berdampak langsung bagi calon mahasiswa di daerah, khususnya di kawasan Pantai Barat Selatan Aceh.
“Hadirnya sistem terpadu ini menjadi kesempatan emas bagi para mahasiswa yang membutuhkan bantuan pendidikan di semua jenjang. Dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, negara sahabat, hingga sektor swasta adalah bukti kepedulian bersama agar anak-anak kita yang kurang mampu tetap bisa melanjutkan studi,” tegas Prof. Nyak Amir di sela kegiatan.

Langkah pengintegrasian ini sejalan dengan arahan Mendiktisaintek Brian Yuliarto. Dalam sambutannya, Menteri Brian menyoroti pentingnya keterbukaan akses informasi agar Beasiswa KIP Kuliah maupun bantuan dari mitra filantropi tidak lagi terputus di tengah jalan.
“Pendidikan tinggi adalah cara paling nyata untuk memutus lingkaran kemiskinan. Namun, pintu itu ada yang belum terbuka lebar bagi semua anak. Beasiswa adalah kuncinya,” ujar Menteri Brian.
Melalui platform SatuBeasiswa Indonesia, Kemdiktisaintek mengumpulkan seluruh informasi dari kementerian, pemerintah daerah, korporasi, hingga negara sahabat agar menjangkau pelosok negeri.
Suasana sarasehan berlangsung interaktif saat Prof. Nyak Amir mendampingi Mendiktisaintek berdialog langsung dengan para mahasiswa penerima manfaat KIP Kuliah. Di sela perbincangan hangat tersebut, Rektor UTU turut menyampaikan permohonan khusus kepada Menteri Brian terkait agenda strategis di daerah.
Prof. Nyak Amir menyampaikan rencana peringatan Hari Pahlawan pada 10 November 2026 mendatang di UTU yang dijadwalkan dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pihaknya mengundang pimpinan Kemdiktisaintek untuk hadir secara langsung di Bumi Teuku Umar.
“Kami berharap Bapak Menteri dapat berkunjung dan bersilaturahmi langsung dengan masyarakat Aceh, khususnya di wilayah Pantai Barat Selatan Aceh,” tutur Prof. Nyak Amir. [Humas UTU]
Laporan: YFH | Foto: Humas Kemdiktisaintek




