Delegasi UKM dan UiTM Tiba di Kampus Universitas Teuku Umar

Meulaboh – UTU | 29 Agustus 2026 — Delegasi Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) tiba di Aceh untuk mengikuti The Nusantara Resilience Initiative, program kolaborasi antara Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar (UTU), UKM, dan UiTM.

Program yang berlangsung pada 29 Agustus hingga 5 September 2026 ini menjadi ruang kolaborasi akademik sekaligus pembelajaran lintas negara bagi mahasiswa Indonesia dan Malaysia. Rangkaian kegiatan mencakup aktivitas akademik, pertukaran budaya, observasi lapangan, dan diskusi mengenai ketangguhan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan dan bencana.

Delegasi tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh, pada Sabtu (29/8/2026) dan disambut oleh panitia dari Universitas Teuku Umar. Setelah kedatangan, peserta mengikuti agenda makan malam dan ramah tamah sebelum melanjutkan rangkaian kegiatan di Aceh.

Sebelum menuju Meulaboh, peserta dijadwalkan mengikuti wisata edukasi di Banda Aceh pada Minggu (30/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, delegasi akan mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah dan edukatif, di antaranya Museum Aceh, PLTD Apung, dan Museum Tsunami Aceh. Kegiatan dilanjutkan dengan heritage tour untuk mengenal lebih dekat sejarah dan warisan budaya Aceh.

Rangkaian utama program akan berlangsung di Universitas Teuku Umar, Meulaboh, mulai 31 Agustus 2026. Pembukaan resmi dijadwalkan pada 1 September dengan agenda sambutan pimpinan universitas dan delegasi, presentasi profil UTU, UKM, dan UiTM, serta kunjungan ke sejumlah fasilitas akademik, termasuk laboratorium dan ruang kuliah.

Selain kegiatan akademik, program dirancang untuk mendorong interaksi dan kolaborasi antarmahasiswa. Peserta akan mengikuti berbagai aktivitas interaktif, termasuk ice breaking dan TikTok Challenge bertema “Indonesia × Malaysia”, sebagai bagian dari penguatan komunikasi dan pertukaran budaya antarpeserta.

Kegiatan lapangan menjadi salah satu bagian penting dari program tersebut. Peserta akan melakukan kunjungan ke lokasi terdampak banjir untuk melakukan observasi, berdiskusi, dan mengidentifikasi berbagai temuan di lapangan. Hasil observasi selanjutnya akan diolah dan dipresentasikan oleh peserta sebagai bagian dari proses pembelajaran kolaboratif.

Pada tahap akhir, peserta akan mengikuti diskusi profesional bersama Persatuan Insinyur Indonesia (PII) serta mempresentasikan hasil observasi lapangan. Rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan Culture Show Performance yang memberikan ruang bagi peserta untuk memperkenalkan dan berbagi pengalaman mengenai budaya Indonesia dan Malaysia.

Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Universitas Teuku Umar, delegasi akan melanjutkan agenda di Banda Aceh sebelum kembali ke Kuala Lumpur pada 5 September 2026.

Melalui The Nusantara Resilience Initiative, UTU bersama UKM dan UiTM memperkuat jejaring kerja sama akademik Indonesia–Malaysia sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk belajar melalui pengalaman langsung, bekerja sama lintas negara, dan memahami persoalan ketangguhan masyarakat dari perspektif yang lebih luas.

Laporan:Gendhi Haris | Foto: Istimewa