Meulaboh – UTU | Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Universitas Teuku Umar (UTU), Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc., meninjau Unit Penunjang Akademik (UPA) Laboratorium pada Rabu (19/8/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung praktikum mahasiswa dapat beroperasi penuh pada semester baru yang telah dimulai sejak 18 Agustus 2026.
Hadir mendampingi peninjauan tersebut, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AKK), Rinaldi Iswan, ST., M.Sc. Di lokasi, rombongan disambut langsung oleh Kepala UPA Laboratorium, Dr. Ir. Andi Yusra, ST., MT., beserta para laboran dan tenaga kependidikan.
Dalam diskusi bersama pengelola unit di area kerja laboratorium, Dr. Aman Yaman mengamati langsung kesiapan alat penunjang sekaligus berinteraksi dengan para staf teknis. Ia menekankan pentingnya penyesuaian manajemen operasional laboratorium yang kini sudah tersertifikasi standar internasional.
“Kedatangan kami untuk memastikan sarana di laboratorium terpadu siap dipakai mahasiswa semester ini. Unit ini sudah tersertifikasi ISO, jadi standar mutunya sudah ada. Hal yang perlu kita dorong sekarang adalah pembenahan tata kelola agar pemanfaatan fasilitas ini lebih maksimal,” ujar Dr. Aman Yaman.
Selain mengecek kesiapan alat, kunjungan WR I ini bertujuan menyerap aspirasi dan mencatat kebutuhan mendesak pengelola dalam menjalankan fungsi pelayanan riset maupun praktikum.
Pada kesempatan yang sama, Kepala UPA Laboratorium, Dr. Andi Yusra, melaporkan bahwa penambahan kelengkapan keselamatan kerja seperti alat pelindung diri (APD) telah direalisasikan. Namun, ia menyampaikan kendala utama yang dihadapi stafnya di lapangan, yakni keterbatasan kapasitas ruang.
“Fasilitas penunjang seperti APD sudah ditambahkan. Masalahnya ada pada kapasitas ruang yang tidak cukup lagi menampung jumlah mahasiswa. Selama ini solusinya masih parsial dan mengandalkan kerelaan para laboran. Staf kami harus bekerja sampai jam enam sore, bahkan lebih. Kami berharap ada dukungan pimpinan untuk penambahan ruang dan meja-kursi kerja agar jam operasional kembali normal,” jelas Dr. Andi Yusra.

Merespons temuan tersebut, Dr. Aman Yaman mengarahkan agar masalah kapasitas ruangan ini segera dipetakan untuk dibahas pada tingkat rektorat. Seiring bertambahnya program studi di UTU, volume mahasiswa yang membutuhkan fasilitas laboratorium ikut meningkat.
“Penambahan ruang memang sudah saatnya dilakukan karena pertambahan prodi otomatis meningkatkan jumlah mahasiswa. Hasil tinjauan dan usulan dari UPA Laboratorium ini akan langsung saya bawa ke rapat pimpinan bersama Rektor dan Wakil Rektor II,” pungkas Dr. Aman Yaman. [Humas UTU]
Laporan: Yuhdi | Foto: Istimewa.




