Meulaboh – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) akan menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 yang akan berlangsung pada 11–14 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang sebagai masa pengenalan awal bagi mahasiswa baru untuk memahami kehidupan akademik, budaya kampus, serta nilai-nilai yang dijunjung di lingkungan UTU dengan pendekatan yang edukatif, humanis, dan bebas dari praktik perundungan.
Rektor UTU, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., dalam pengumuman resminya menyampaikan bahwa pelaksanaan PKKMB diawali dengan kegiatan tingkat universitas pada 11–12 Agustus 2026. Selanjutnya, mahasiswa baru akan mengikuti kegiatan di tingkat fakultas dan program studi pada 13–14 Agustus 2026. Mahasiswa baru yang akan mengikuti PKKMB diwajibkan mengikuti pengarahan pada tanggal 10 Agustus 2026 di Auditorium Teuku Umar, kampus UTU.
“Dalam pengarahan ini nantinya mahasiswa akan dijelaskan pembekalan teknis sekaligus penyampaian tata tertib selama kegiatan berlangsung.” ujar Prof. Nyak Amir.
Bagi ribuan mahasiswa yang baru mengawali kehidupan sebagai insan akademik, PKKMB menjadi momen pertama untuk mengenal lingkungan kampus secara langsung. Selain mempelajari sistem perkuliahan, mereka juga akan diperkenalkan pada budaya akademik, etika, serta kehidupan kemahasiswaan yang akan menjadi bagian dari keseharian selama menempuh pendidikan di Universitas Teuku Umar.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Teuku Umar, H. Ibrahim Laweung, SKM., MNSc., mengatakan PKKMB merupakan tahapan penting yang membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi.
“PKKMB merupakan pintu masuk bagi mahasiswa baru untuk memahami budaya akademik Universitas Teuku Umar. Kami ingin mereka tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga memahami nilai-nilai integritas, kedisiplinan, etika, kolaborasi, serta semangat belajar yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan di UTU,” ujarnya.
Menurut Ibrahim, seluruh rangkaian kegiatan tahun ini disusun dengan mengedepankan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi praktik kekerasan maupun perpeloncoan dalam pelaksanaan PKKMB.
“Universitas memiliki komitmen yang kuat untuk menghadirkan PKKMB yang bebas dari segala bentuk kekerasan, pelecehan, perundungan, maupun diskriminasi. Kami ingin mahasiswa baru merasakan bahwa kampus adalah ruang yang aman untuk belajar, bertumbuh, dan mengembangkan potensi diri,” katanya.
Persiapan teknis juga terus dimatangkan oleh panitia agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib. Ketua Tim P3KM Universitas Teuku Umar, M. Idris, S.Pd., M.Pd., mengatakan peserta diminta mengikuti seluruh jadwal yang telah ditetapkan, hadir 30 menit sebelum kegiatan dimulai, serta mengikuti gladi bersih sebagai bagian dari persiapan.
Selain itu, mahasiswa baru diimbau menjaga kondisi kesehatan dengan sarapan sebelum mengikuti kegiatan dan membawa perlengkapan pribadi seperti tumbler, alat tulis, serta perlengkapan ibadah bagi peserta yang beragama Islam. Imbauan tersebut diberikan agar peserta dapat mengikuti seluruh sesi dengan nyaman sejak pagi hingga kegiatan berakhir.
“Kami mengajak seluruh mahasiswa baru untuk mempersiapkan diri dengan baik dan mematuhi seluruh ketentuan yang telah diumumkan. Kedisiplinan peserta akan mendukung kelancaran kegiatan sehingga seluruh materi pembinaan dapat diterima secara optimal,” ujar Idris.
Ia menambahkan, masa pengenalan kampus juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mulai membangun karakter sebagai insan akademik yang menghargai etika, toleransi, dan tanggung jawab dalam kehidupan kampus.

Ketentuan Larangan
Dalam pelaksanaan PKKMB 2026, Universitas Teuku Umar menetapkan sejumlah aturan yang wajib dipatuhi seluruh peserta. Aturan tersebut dibuat untuk menjaga suasana kegiatan tetap aman, tertib, dan menghargai nilai-nilai akademik.
Peserta dilarang melakukan kekerasan, pelecehan, perundungan, perpeloncoan, tindakan membuli, menghina, menghasut, maupun mengadu domba. Mahasiswa baru juga tidak diperkenankan menyebarkan, menghasut, atau memprovokasi isu yang berkaitan dengan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).
Selain itu, peserta dilarang menggunakan atribut yang bertentangan dengan etika dan aturan perundang-undangan, membawa maupun merokok di area kampus, serta membawa senjata tajam, minuman keras, dan narkoba selama kegiatan berlangsung. Larangan lainnya adalah bermain judi daring di lingkungan kampus, baik ketika mengikuti kegiatan PKKMB maupun di luar rangkaian kegiatan.
Panitia PKKMB menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap ketentuan tersebut akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku. Ketentuan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kampus yang aman, tertib, dan menghormati hak setiap mahasiswa.
Ketentuan Pakaian Peserta PKKMB
Panitia juga menetapkan ketentuan khusus mengenai pakaian dan penampilan peserta selama PKKMB. Mahasiswa baru laki-laki diwajibkan mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana panjang hitam, serta sepatu hitam bertali. Rambut peserta laki-laki juga harus dipangkas pendek dengan pola 3-2-1. Panitia menegaskan bahwa peserta yang masih berambut panjang saat kegiatan berlangsung akan dikenai sanksi sesuai ketentuan.
Sementara itu, mahasiswi diwajibkan mengenakan kemeja putih lengan panjang, rok panjang hitam, jilbab hitam bagi yang beragama Islam, serta sepatu hitam bertali. Panitia juga melarang penggunaan pakaian yang ketat maupun sepatu berhak tinggi. Ketentuan tersebut diterapkan untuk menciptakan keseragaman penampilan sekaligus mendukung kenyamanan peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Peserta juga diimbau untuk tidak membawa barang-barang berharga guna menghindari risiko kehilangan selama berada di lingkungan kampus.
Panitia Sediakan Sertifikat Syarat Lulus Kuliah
Sebagai bentuk apresiasi, Universitas Teuku Umar akan memberikan Sertifikat PKKMB kepada mahasiswa yang mengikuti seluruh kegiatan dan mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan. Sertifikat tersebut nantinya menjadi salah satu persyaratan administrasi ketika mahasiswa mengikuti sidang akhir pada masa studi mereka.
Melalui PKKMB 2026, mahasiswa baru diharapkan dapat memulai perjalanan akademiknya dengan bekal pemahaman yang lebih baik mengenai kehidupan kampus, mengenal lingkungan Universitas Teuku Umar sejak hari pertama, serta membangun semangat belajar yang akan menemani mereka sepanjang masa perkuliahan. [Humas UTU]
Laporan: Yuhdi F. | Foto: Istimewa.




