Meulaboh – UTU | Residence Rusunawa Universitas Teuku Umar (UTU) menyelenggarakan program kajian keislaman rutin yang berpusat di lingkungan asrama mahasiswa tersebut. Meski ditujukan utama bagi jajaran pengurus rusunawa, kegiatan yang dilaksanakan setiap hari Jumat ini juga terbuka bagi seluruh civitas akademika di lingkup Universitas Teuku Umar.
Program ini pertama kali dilaksanakan pada bulan Ramadhan tahun 2026 dan diproyeksikan menjadi agenda tetap organisasi. Langkah ini diambil sebagai upaya penguatan karakter dan pemahaman agama bagi para pengelola hunian mahasiswa agar dapat menjalankan tugas dengan landasan spiritual yang kuat.
Dalam perdana tersebut, materi kajian disampaikan oleh Ustadz Afrian Satria, S.E.I. Ia memaparkan materi mengenai esensi ketaatan seorang hamba terhadap perintah Allah SWT. Menurutnya, ketaatan tidak boleh berhenti pada pemahaman teori semata, melainkan harus diwujudkan melalui amal nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam lingkup profesionalisme kerja.
“Sebagai hamba Allah, setiap perintah-Nya wajib dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Ketaatan bukan hanya sebatas teori, tetapi harus diwujudkan dalam amal nyata,” ujar Ustadz Afrian Satria di sela-sela penyampaian materinya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pelurusan niat dalam setiap aktivitas ibadah maupun pekerjaan. Ia menyebutkan bahwa nilai sebuah amal sangat bergantung pada keikhlasan yang dilandasi niat semata-mata karena Allah SWT. Penerapan nilai-nilai agama seperti kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab diharapkan tidak hanya muncul saat berada di tempat ibadah, tetapi juga tercermin saat para pengurus menjalankan amanah mereka.
“Perintah Allah tidak hanya diamalkan ketika berada di tempat ibadah, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai ketaatan harus tercermin dalam sikap, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta dalam menjalankan amanah sebagai pengurus,” tambah Afrian.
Pihak pengelola Rusunawa UTU berharap kajian ini dapat melahirkan sikap mengriayah, yakni kesungguhan dan rasa tanggung jawab yang tinggi dalam menjaga perilaku serta komitmen terhadap nilai-nilai ketaatan. Melalui kegiatan yang berkelanjutan, para pengurus diharapkan mampu memperkokoh prinsip keimanan dan menjadi teladan bagi seluruh penghuni Rusunawa Universitas Teuku Umar. [Humas UTU]
Laporan: Ahmad F. | Editor: Yuhdi F. | Foto: Istimewa.




