Tim Task Force Percepatan Internasionalisasi UTU Lakukan Benchmarking Pemeringkatan Global ke Universitas Syiah Kuala

Banda Aceh – UTU | Tim Task Force Percepatan Internasionalisasi Universitas Teuku Umar (UTU) melaksanakan kunjungan benchmarking ke Universitas Syiah Kuala (USK) di Banda Aceh pada Kamis (12/2/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari strategi peningkatan posisi perguruan tinggi dalam pemeringkatan global serta memperkuat tata kelola kelembagaan menuju internasionalisasi. Delegasi UTU dipimpin oleh Firman Parlindungan, S.Pd., M.Pd., Ph.D., dan disambut langsung oleh jajaran pimpinan serta tim pengelola pemeringkatan global USK.

Fokus utama diskusi dalam pertemuan tersebut meliputi sistem pengelolaan data, penguatan reputasi akademik, dan optimalisasi indikator pada berbagai skema pemeringkatan internasional. Tim UTU menerima penjelasan mendalam mengenai mekanisme kelembagaan yang diterapkan di USK, mulai dari struktur organisasi khusus pemeringkatan, pengelolaan dokumen pendukung, hingga strategi koordinasi lintas unit.

Dalam sesi teknis, pembahasan mengerucut pada pentingnya posisi unit pemeringkatan dalam struktur organisasi yang terintegrasi dan didukung penuh oleh kebijakan pimpinan. USK menekankan perlunya konsistensi penggunaan satu nama resmi universitas, keselarasan narasi dengan bukti dokumen, serta kewajiban penyusunan laporan dalam bahasa Inggris guna memenuhi standar global.

Selain aspek administratif, kedua pihak mengulas strategi penguatan indikator Sustainable Development Goals (SDGs), peningkatan publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi internasional (Q1–Q3), dan perluasan kolaborasi riset global. Peran hubungan masyarakat juga menjadi sorotan, terutama dalam memastikan seluruh kegiatan terpublikasi melalui situs resmi dan media nasional, karena tautan media sosial tidak masuk dalam hitungan penilaian pemeringkatan.

Rektor Universitas Syiah Kuala melalui perwakilan tim pemeringkatan memberikan poin-poin krusial dalam pertemuan tersebut. Menurut perwakilan tim USK, penting untuk menempatkan unit pemeringkatan dalam struktur yang kuat guna memastikan konsistensi data. Selain itu, kolaborasi riset internasional dan dokumentasi berbasis bukti digital adalah kunci utama dalam penilaian reputasi dan dampak universitas di tingkat dunia.

Sementara itu, perwakilan Tim Task Force UTU menyatakan bahwa hasil kunjungan ini akan menjadi dasar bagi pembentukan tim teknis yang lebih solid.

“Kunjungan ini merupakan langkah konkret UTU untuk membangun sistem pemeringkatan yang lebih terstruktur. Kami berkomitmen untuk segera menindaklanjuti masukan terkait pengelolaan data terintegrasi dan peningkatan kualitas publikasi demi meningkatkan daya saing universitas di level internasional,” ungkap Dr. Firman.

Melalui kegiatan ini, Universitas Teuku Umar menargetkan penguatan visibilitas global dalam beberapa tahun ke depan dengan mengadopsi praktik baik yang telah diterapkan oleh Universitas Syiah Kuala. [Humas UTU]

Laporan: Firman P. | Editor: Yuhdi F. | Foto: Istimewa.

Related Posts

Leave a Reply