Meulaboh – UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) melalui Pusat Pengembangan Kurikulum Perguruan Tinggi dan Outcome-Based Education (OBE) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Kodefikasi Mata Kuliah di Aula Iskandar Muda, Gedung Kuliah Terintegrasi (GKT) UTU, Kamis (29/1). Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk memperkuat tata kelola kurikulum serta penyelarasan sistem akademik di seluruh lingkungan universitas.
Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum dan OBE UTU, Ir. Inseun Yuri Salena, B.Sc., M.Sc., menjelaskan bahwa keseragaman kodefikasi mata kuliah merupakan komponen vital dalam implementasi kurikulum berbasis OBE. Menurutnya, kodefikasi yang terstandar akan memudahkan pengelolaan akademik yang lebih terintegrasi dan transparan bagi seluruh civitas akademika.

Sejalan dengan hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP) UTU, Dr. Irvan Subandar, SP., MP., menegaskan bahwa ketertiban administrasi kurikulum sangat bergantung pada koordinasi lintas fakultas. Ia menilai sinergi antar program studi adalah kunci utama untuk menciptakan sistem kurikulum yang tidak hanya tertib secara administratif, namun juga adaptif terhadap perkembangan zaman dan berkelanjutan.
Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari unsur pimpinan fakultas dan program studi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan, dan Kerja Sama (AKPK) UTU, Rinaldi Iswan, S.T., M.Sc. Dalam arahannya, Rinaldi menaruh harapan besar agar koordinasi ini melahirkan pijakan awal yang kuat bagi penyusunan kebijakan akademik yang lebih terstandar di lingkungan Universitas Teuku Umar.

Rapat koordinasi ini akhirnya berhasil menjembatani berbagai pandangan dari tiap unit kerja untuk menciptakan kesepahaman dalam pengelolaan data akademik. Sebagai tindak lanjut, seluruh peserta menyepakati rumusan awal kodefikasi mata kuliah yang akan diproses lebih lanjut untuk ditetapkan sebagai kebijakan resmi universitas. Melalui penguatan integrasi kurikulum ini, UTU diharapkan mampu terus meningkatkan mutu pendidikan secara konsisten di masa mendatang. [Humas UTU]
Laporan: Rizky S. | Editor: Yuhdi F. | Foto: Istimewa.




