Aceh Timur – UTU | Universitas Negeri Makassar (UNM) menunjukkan kepedulian sosialnya terhadap korban bencana alam dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur. Dalam aksi nyata ini, UNM menggandeng Universitas Teuku Umar (UTU) sebagai mitra strategis untuk memastikan bantuan tersampaikan langsung kepada warga di wilayah Aceh.
Penyaluran bantuan dipusatkan di Gampong Matang Keupula Dua, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, pada Jumat, 15 Januari 2026. Wilayah ini menjadi salah satu titik yang mengalami gangguan aktivitas sosial dan ekonomi cukup parah akibat rendaman banjir. Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok mendesak seperti beras, minyak goreng, dan air minum dalam kemasan.
Ketua Tim Penyaluran Bantuan, Afnizar Sabriaty, SE., M.Si, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral akademisi terhadap kondisi masyarakat. Afnizar mengatakan bahwa kolaborasi antar-perguruan tinggi sangat penting dalam mempercepat penanganan pasca-bencana.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup warga yang kehilangan akses pemenuhan kebutuhan dasar selama masa sulit ini. Beliau juga memastikan bahwa seluruh logistik didistribusikan secara transparan melalui aparatur gampong agar tepat sasaran kepada mereka yang paling membutuhkan.” ujar Afnizar.

Proses serah terima bantuan dilakukan oleh Tim PKM Universitas Teuku Umar yang beranggotakan Try Rudi Andhica, Yolanda Balqis, dan Fahrur Rozi. Kehadiran tim di lokasi disambut baik oleh perangkat desa serta perwakilan warga penerima manfaat. Suasana penyaluran berlangsung tertib dengan pengawasan langsung dari pihak otoritas setempat.
Ibu Keuchik bersama Tuha Peut Gampong Matang Keupula Dua menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih kepada pihak UNM dan UTU. Menurut mereka, kepedulian dari institusi pendidikan ini memberikan semangat baru bagi warga untuk bangkit kembali pascabencana. Bantuan tersebut dinilai sangat krusial dalam membantu stabilitas pangan rumah tangga di tengah kondisi pemulihan lingkungan yang masih berlangsung. [Humas UTU]
Laporan: Yusmal | Editor: Yuhdi F. | Foto: Istimewa.




