Universitas Teuku Umar kembali menyalurkan bantuan dari Universitas Sriwijaya Palembang ke Tamiang

Aceh Tamiang – UTU | Tim Tanggap Darurat Universitas Teuku Umar (UTU) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan dari Universitas Sriwijaya (UNSRI) kepada warga terdampak bencana di Desa Landuh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Kamis (5/2/2026). Penyaluran bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari beras dan minyak goreng ini diserahkan melalui Posko Mahasiswa Kegiatan Kampus Berdampak yang berpusat di desa tersebut.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Tim Tanggap Darurat UTU, Cut Asmaul Husna, S.Ag., MM., dengan didampingi tokoh muda Aceh Tamiang, Alhamda dan Rizki. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Direktur Direktorat Kemahasiswaan UNSRI, Dr. Inayati Mandayuni, S.T., M.Si., yang saat ini tengah memimpin aksi sosial pembersihan polindes dan penyediaan air bersih bagi warga setempat.

“Kami berharap bantuan sembako ini dapat melengkapi berbagai aksi kemanusiaan yang sedang dijalankan oleh tim UNSRI di lapangan. Semoga kontribusi ini bermanfaat dan meringankan beban warga Desa Landuh, terutama bagi mereka yang masih bertahan di tenda pengungsian atau sedang berbenah membersihkan rumah menjelang bulan suci Ramadan,” ujar Cut Asmaul Husna di sela-sela penyerahan bantuan.

Langkah ini merupakan rangkaian panjang dari aksi tanggap darurat yang dilakukan oleh Universitas Teuku Umar. Sebelumnya, tim yang dikoordinir oleh Kabiro Umum dan Keuangan UTU, Zulfirman, M.Si, telah mendistribusikan berbagai bantuan dari sejumlah perguruan tinggi mitra, seperti Universitas Negeri Jakarta, Universitas Mulawarman Samarinda, dan Universitas Bangka Belitung. Bantuan yang meliputi perlengkapan sekolah, selimut, hingga mukena tersebut telah menjangkau titik-titik krusial di Aceh Tamiang, mulai dari pesisir Kuala Simpang hingga pelosok Bandar Pusaka dan Sekerak.

Rektor UTU, Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si., yang turut turun langsung dalam beberapa aksi sebelumnya, menegaskan bahwa solidaritas antar-perguruan tinggi menjadi kunci utama dalam percepatan pemulihan pasca-bencana. Selain di Aceh Tamiang, Tim Tanggap Darurat UTU juga tercatat telah menyisir wilayah terdampak lainnya di lintas kabupaten, termasuk Gampong Grong-Grong di Aceh Timur, Gampong Blang Peria di Aceh Utara, hingga mencapai Kabupaten Bireuen dan Pidie Jaya pada akhir Januari lalu. [Humas UTU]

Laporan: Cut A. Husna | Editor: Yuhdi F. | Foto: Istimewa

Related Posts

Leave a Reply