Meulaboh – UTU | Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPA PKK) Universitas Teuku Umar (UTU) menyelenggarakan coaching clinic penyusunan subproposal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pendampingan intensif kepada organisasi mahasiswa (Ormawa) di lingkungan UTU agar mampu menghasilkan proposal yang kompetitif di tingkat nasional.
Penanggungjawab Program PPK Ormawa UPA PKK UTU, Onetusfifsi Putra, SKM., MKM., menjelaskan bahwa pemahaman mendalam terhadap pedoman teknis dan kesesuaian program dengan kebutuhan masyarakat menjadi kunci utama.
“PPK Ormawa adalah wadah bagi organisasi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Subproposal yang disusun harus matang, inovatif, dan aplikatif,” ujar Onetusfifsi di sela kegiatan, Sabtu (7/3).
Ia juga mengingatkan para peserta untuk memperhatikan aspek keberlanjutan program agar dampak yang dihasilkan tidak berhenti saat pendanaan dari Kemendikbudristek berakhir.
Selain Onetusfifsi, kegiatan ini menghadirkan reviewer internal UTU, Ir. Cut Suciatina Silvia, S.T., M.T. Dalam sesi tersebut, ia memaparkan teknis penulisan proposal yang mencakup sistematika, kelengkapan administrasi, hingga penguatan substansi program.
Coaching clinic ini diikuti oleh puluhan perwakilan ormawa selingkung Universitas Teuku Umar. Para peserta membawa rancangan subproposal masing-masing untuk dibedah dan dikonsultasikan langsung guna mendapatkan masukan perbaikan.
Salah satu peserta menyampaikan bahwa pendampingan ini membantu memetakan kekurangan dalam draf proposal mereka. Masukan detail dari narasumber dinilai meningkatkan rasa percaya diri tim untuk melaju ke tahap seleksi selanjutnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pendampingan berkelanjutan oleh UPA PKK UTU. Melalui persiapan yang terukur, pihak universitas menargetkan peningkatan jumlah ormawa yang lolos seleksi pendanaan nasional serta mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sasaran.
Laporan: Muktaridha | Editor: Yuhdi F. | Foto: Istimewa




