Meulaboh – UTU | Satuan Pengawas Internal (SPI) Universitas Teuku Umar (UTU) menyelenggarakan Workshop Manajemen Risiko Universitas di Ruang Rapat Senat, Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan serta memastikan tata kelola kampus yang transparan dan akuntabel.
Workshop tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pengelolaan risiko adalah elemen vital yang tidak terpisahkan dari sistem pengendalian internal universitas.
“Manajemen risiko sangat penting untuk mendukung tata kelola yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ujar Prof. Nyak Amir.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan UTU, mulai dari para Dekan dan Wakil Dekan, Kepala Biro, Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA), hingga Tim SPI dan Tim Manajemen Risiko (MR). Kehadiran para pengambil kebijakan ini menunjukkan komitmen kolektif dalam memperkuat implementasi manajemen risiko di lingkungan kampus.
Hadir sebagai pemateri utama, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc. Ia memaparkan konsep dasar hingga strategi implementasi risiko guna mencapai tujuan strategis universitas.

“Manajemen risiko adalah instrumen penting untuk mengantisipasi hambatan dan menjaga keberlanjutan program institusi,” jelas Dr. Aman Yaman.
Sesi teknis dilanjutkan oleh Ketua Tim Manajemen Risiko UTU, Delfian Masrura, M.T., CRA., CRP. Ia memberikan panduan mendalam mengenai tata cara deteksi dan identifikasi risiko pada masing-masing unit kerja.
Delfian menekankan bahwa risiko bukanlah sesuatu yang harus dihilangkan sepenuhnya, melainkan dikelola secara tepat. “Risiko itu dikelola untuk peningkatan tata kelola yang lebih baik,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, SPI UTU juga memperkenalkan anggota Tim Manajemen Risiko (MR) UTU 2026. Tim ini diproyeksikan menjadi ujung tombak dalam penerapan perencanaan kegiatan, pengelolaan keuangan, serta audit berbasis risiko di masa mendatang.
Melalui workshop ini, seluruh unit kerja di Universitas Teuku Umar diharapkan memiliki standar pemahaman yang sama dalam mengelola risiko secara terintegrasi demi mendorong kinerja institusi yang berkelanjutan. [Humas UTU]
Laporan: Tesa Putri | Editor: Yuhdi F. | Foto: Istimewa.




