MEULABOH – UTU | Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Teuku Umar (UTU) telah resmi memperoleh perpanjangan lisensi dan penambahan ruang lingkup dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi di tujuh skema. Sebagai syarat wajib, LSP UTU menyelenggarakan uji kompetensi perdana dengan penyaksian langsung oleh asesor lisensi dari BNSP pada Sabtu, 7 Desember 2024.

Acara ini berlangsung dengan dihadiri Ketua Senat UTU, Basri, SH., MH, mewakili Rektor sebagai Dewan Pengarah; Ketua LSP UTU, Dr. Uswatun Hasanah, S.Si., M.Si; Asesor Lisensi BNSP, Heffina Maqdalena Sitanggang, S.Si dan Evi Listiani; serta asesor LSP UTU beserta para asesi. Uji kompetensi dilaksanakan di empat Tempat Uji Kompetensi (TUK), yaitu TUK Kesehatan dan Keselamatan Kerja, TUK Administrasi Negara, TUK Kebun Kelapa Sawit, dan TUK Kewirausahaan Industri.

Ketua LSP UTU, Dr. Uswatun Hasanah, S.Si., M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa LSP UTU telah merekrut sebanyak 71 asesor melalui tiga tahap rekrutmen. Dengan tambahan ruang lingkup baru, LSP UTU kini memiliki total tujuh skema sertifikasi dan tengah menyusun 30 skema tambahan. Diharapkan pada tahun 2025, Lulusan UTU akan mendapatkan sertifikat kompetensi sebagai setifikat pendamping Ijazah.

Ketua Senat UTU, Basri, SH., MH, dalam sambutannya mengatakan, “Kami menyambut baik kedatangan asesor lisensi dari BNSP ke Universitas Teuku Umar. Saat ini, UTU memiliki 24 program studi S1 dengan mahasiswa yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia. Sertifikat kompetensi diharapkan menjadi bekal penting bagi calon alumni dalam dunia kerja. Semoga alumni UTU menjadi individu yang kompeten di bidangnya dan membawa kebanggaan bagi universitas.”

Sementara itu, Heffina Maqdalena Sitanggang, S.Si, sebagai lead asesor lisensi dari BNSP, menyatakan, “Kami akan memastikan uji kompetensi perdana ini dilaksanakan sesuai dengan pedoman BNSP. Kegiatan dimulai dari pemeriksaan surat tugas asesor, verifikasi dokumen, hingga mengunjungi TUK untuk menyaksikan langsung proses uji kompetensi.” Kata Heffina

Dengan pelaksanaan uji kompetensi perdana ini, LSP UTU telah siap menjalankan tujuh skema sertifikasi, sebagai langkah strategis mendukung mahasiswa menjadi tenaga kerja yang kompeten dan bersertifikat di masa depan. (Humas UTU). P