Persiapkan Ujian Sertifikasi, 127 Mahasiswa UTU Ikuti Pelatihan Kompetensi

Meulaboh – UTU | Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karier dan Kewirausahaan (UPA PKK) Universitas Teuku Umar (UTU) menyelenggarakan pelatihan intensif kompetensi bagi 127 mahasiswa pada Sabtu (20/6/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk persiapan matang bagi para peserta sebelum menghadapi ujian sertifikasi kompetensi resmi yang akan diselenggarakan oleh Unit Penunjang Akademik Lembaga Uji Kompetensi (UPA LUK) dalam waktu dekat.

Kepala UPA PKK UTU, Dr. Muktaridha, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa program ini dirancang secara khusus untuk memberikan pembekalan akhir yang optimal. Seluruh materi pelatihan yang diberikan berfokus penuh pada penguasaan unit-unit kompetensi teknis yang disesuaikan dengan skema sertifikasi masing-masing pilihan mahasiswa. Melalui pendekatan praktis tersebut, para lulusan pelatihan ini diharapkan memiliki keahlian nyata yang dapat langsung diterapkan dalam ekosistem dunia kerja setelah mereka menyelesaikan masa studi.

Para peserta yang terlibat dalam kegiatan intensif selama satu hari penuh ini berasal dari berbagai latar belakang keilmuan di UTU. Tercatat mahasiswa dari Fakultas Pertanian, Fakultas Perikanan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Ekonomi, serta Fakultas Teknik turut serta mengambil bagian untuk memperdalam kesiapan teknis mereka sebelum ujian berlangsung.

Materi uji dan pembekalan dalam program ini mencakup berbagai bidang profesi strategis yang terbagi ke dalam beberapa skema okupasi dan kualifikasi. Skema tersebut meliputi Okupasi Anak Buah Kapal, Okupasi Asisten Kebun Kelapa Sawit, Okupasi Analis Kebijakan Publik, serta Okupasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (AK3). Selain itu, terdapat pula pembekalan untuk Kualifikasi Jenjang 5 Bidang Kewirausahaan Industri, Kualifikasi 3 Bidang Pertanian Organik, dan Kualifikasi 3 Bidang Pendamping UMKM Sub Bidang Profesi Konsultan Pendamping UMKM.

Antusiasme tinggi terlihat dari para peserta di lokasi pelatihan, yang menilai bahwa bimbingan teknis ini memberikan pemahaman mendalam secara teori maupun praktik. Selain mematangkan persiapan diri, pembekalan ini diakui mampu mendongkrak rasa percaya diri mahasiswa dalam menghadapi standar penilaian eksternal industri.

“Kami merasa sangat terbantu karena pelatihannya langsung fokus pada hal-hal teknis yang akan diujikan. Ini benar-benar membuka wawasan kami tentang standar kompetensi yang dibutuhkan di industri,” ujar salah satu peserta.

Di sisi lain, tim pengajar dan pelatih dari UPA PKK UTU turut mengapresiasi keaktifan para mahasiswa selama program berlangsung. Para pelatih menilai momentum bimbingan intensif ini menjadi ruang yang sangat efektif untuk melakukan pendampingan mendalam, terutama dalam mengasah keterampilan terapan yang saat ini menjadi poin utama dalam seleksi pasar kerja modern.

Melalui pelaksanaan program pembekalan yang sistematis ini, manajemen universitas menargetkan seluruh peserta dapat menuntaskan ujian dengan kelulusan penuh. Keberadaan sertifikat kompetensi resmi ini nantinya akan menjadi dokumen pendamping ijazah yang sah serta menjadi nilai tawar yang kuat bagi alumni UTU di tengah ketatnya persaingan bursa kerja profesional.

“Kami mendukung pengembangan karier mahasiswa melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan. Sertifikasi kompetensi adalah salah satu modal penting bagi mereka untuk memasuki dunia kerja profesional,” pungkas Ketua Pelaksana Kegiatan dari Divisi Karier UPA PKK UTU. [Humas UTU]

Laporan: Muktaridha | Editor: Yuhdi F. | Foto: Istimewa

Related Posts

Leave a Reply