Meulaboh – UTU | Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar (UTU) melalui Program Studi Program Profesi Insinyur (PS-PPI) menyelenggarakan seminar dan lokakarya (workshop) nasional bertema “Insinyur Berintegritas: Menegakkan Kode Etik dan Profesionalisme Keinsinyuran”. Kegiatan yang berfokus pada pembentukan karakter dan peningkatan kompetensi profesi ini berlangsung di Ruang Rapat Senat Universitas Teuku Umar pada Senin (18/5).
Acara ini diikuti secara khusus oleh 31 mahasiswa Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik UTU Angkatan I selaku calon insinyur. Guna memberikan pemahaman mendalam mengenai kode etik, tanggung jawab profesi, dan pentingnya profesionalisme dalam praktik keinsinyuran, pihak panitia menghadirkan dua narasumber berskala nasional.
Kedua pemateri tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Marwan, IPU., yang menjabat sebagai Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Provinsi Aceh sekaligus Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, serta Dr. Ir. Kurdi, S.T., M.T., M.H., IPM., Asean.Eng., selaku Plt. Sekretaris Daerah Aceh Barat yang juga Ketua PII Aceh Barat.
Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si., hadir membuka acara secara resmi sekaligus menyampaikan arahan strategisnya kepada para peserta. Dalam sambutannya, Prof. Ishak Hasan menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam melahirkan lulusan yang siap kerja namun tetap memegang teguh norma moral di masyarakat.
“Pendidikan profesi bukan sekadar formalitas akademik, melainkan jembatan penting untuk menyelaraskan keahlian teknis dengan tanggung jawab sosial. Di era modern ini, kecerdasan intelektual harus beriringan dengan moralitas, sehingga lulusan UTU tidak hanya cerdas di atas kertas tetapi juga menjadi teladan dalam menjaga kepercayaan publik saat menjalankan tugas-tugas pembangunan di lapangan,” ujar Prof. Ishak Hasan.

Sejalan dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar, Dr. Ir. Irwansyah, S.T., M.Eng., IPM., menyatakan bahwa pembentukan karakter insinyur yang memegang teguh integritas merupakan hal krusial di tengah tantangan pembangunan dan pesatnya perkembangan teknologi saat ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah nyata dari Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar dalam mencetak sumber daya insinyur yang berkualitas serta memiliki daya saing tinggi.
“Mahasiswa Program Profesi Insinyur tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga harus memiliki integritas, tanggung jawab moral, dan menjunjung tinggi kode etik profesi. Melalui workshop ini, kami berharap mahasiswa PPI Angkatan I Universitas Teuku Umar mampu menjadi insinyur profesional yang beretika, kompeten, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Dr. Irwansyah.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Program Profesi Insinyur, Ir. Azwanda, S.T., M.Eng., IPM., menjelaskan bahwa workshop ini sengaja disiapkan untuk mempertegas pemahaman mahasiswa mengenai aplikasi etika dan profesionalisme di dunia kerja nyata. Kehadiran para narasumber yang telah berpengalaman di bidang keinsinyuran diharapkan dapat memberikan wawasan praktis sekaligus motivasi bagi mahasiswa PPI Angkatan I UTU agar menjadi lulusan yang siap menghadapi tantangan di industri.
“Sebagai calon insinyur profesional, mahasiswa harus memahami bahwa setiap keputusan dan pekerjaan keinsinyuran memiliki dampak besar terhadap keselamatan, kualitas, dan kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, pemahaman mengenai kode etik dan profesionalisme menjadi pondasi utama dalam menjalankan profesi insinyur,” tutur Ir. Azwanda.
Setelah sesi pembukaan, agenda dilanjutkan dengan pemaparan materi inti mengenai kode etik dan profesionalisme keinsinyuran oleh para pemateri, lalu ditutup dengan sesi diskusi serta tanya jawab interaktif antara peserta dan narasumber.
Melalui pelaksanaan seminar dan workshop ini, Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar berharap dapat melahirkan calon-calon insinyur yang tidak sekadar unggul pada aspek akademik dan teknis, tetapi juga memiliki integritas tinggi, etika profesi yang kuat, serta tanggung jawab sosial saat menjalankan praktiknya di masa depan. [Humas UTU]
Laporan: Azwanda | Editor: Yuhdi F. | Foto: Istimewa.




