Meulaboh – UTU | Pada tahun akademik 2026/2027 ini Universitas Teuku Umar (UTU) resmi membuka Program Studi Program Profesi Insinyur (PS-PPI) guna mencetak tenaga ahli yang memiliki sertifikasi formal dan tanggung jawab etik dalam praktik keinsinyuran di Indonesia. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran yang mewajibkan setiap praktik rekayasa dilakukan oleh profesional bersertifikat.
Regulasi tersebut menegaskan bahwa pembangunan nasional tidak dapat hanya mengandalkan lulusan sarjana teknik tanpa pengakuan formal. Tenaga profesional di bidang ini dituntut memiliki kompetensi yang teruji guna menjamin keselamatan publik dalam setiap proyek pembangunan.
Wakil Rektor bidang Akademik dan Kerjasama, Dr. Ir. M. Aman Yaman, M.Agric.Sc., sat ditemui di sela-sela kegiatan wisuda ke-21 UTU menyatakan bahwa kehadiran PS-PPI merupakan wujud komitmen UTU dalam menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan kebutuhan industri. Program ini dirancang dengan skema pembelajaran berbasis praktik, program magang keinsinyuran, serta fokus pada penyelesaian kasus nyata di lapangan. Melalui kurikulum tersebut, lulusan diharapkan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu merancang solusi rekayasa yang aman dan berkelanjutan.
“PS-PPI UTU hadir untuk melahirkan insinyur profesional yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara etika dan tangguh dalam praktik,” ujar Dr. Aman.
Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ir. Irwansyah, S.T., M.Eng., IPM., saat dijumpai tim Humas mengatakan bahwa untuk angkatan perdana, PS-PPI akan membuka kesempatan bagi para sarjana teknik dan praktisi untuk mengikuti program ini guna mendapatkan gelar profesi Insinyur. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak dari Aceh Barat dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional yang berlandaskan pada integritas dan tanggung jawab profesi.
“Kami mengundang para sarjana teknik dan praktisi untuk melanjutkan perjalanan profesionalnya menuju pengakuan sebagai Insinyur Profesional Indonesia. Dari Aceh Barat, kita berkontribusi untuk Indonesia,” tutup Dr. Irwansyah. [Humas UTU]
Laporan: Yuhdi F. | Foto: Istimewa.




