Aceh Timur – UTU | Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Bencana Universitas Teuku Umar (UTU) menyerahkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Gronggrong, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, pada Jumat (30/01/2026). Bantuan yang disalurkan tersebut merupakan amanah dari Universitas Bangka Belitung (UBB) untuk meringankan beban para penyintas.
Ketua Satgas Tanggap Bencana UTU, Zulfirman, S.E., M.Si., yang memimpin langsung rombongan ke lokasi, menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan mukena kepada warga. Dalam penyampaiannya, Zulfirman menekankan pentingnya kolaborasi antar-perguruan tinggi dalam aksi kemanusiaan.
“Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan amanah dari saudara-saudara kita di Universitas Bangka Belitung sampai ke tangan yang tepat. Kami berharap bantuan sembako dan perlengkapan ibadah ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar serta memberikan dukungan moril bagi warga Desa Gronggrong yang sedang berjuang pulih pasca-banjir,” ujar Zulfirman.
Secara terpisah, Rektor UTU, Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si., menyampaikan apresiasi mendalam atas solidaritas yang ditunjukkan oleh keluarga besar UBB. Beliau menyampaikan terima kasih khusus kepada Rektor Universitas Bangka Belitung atas kepercayaan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Rektor UBB, Prof. Dr. Ibrahim, S.Fil., M.Si., beserta seluruh sivitas akademika UBB yang telah mempercayai UTU sebagai lembaga penyalur bantuan bagi penyintas banjir di Aceh. Kerja sama ini membuktikan bahwa semangat gotong royong antar-akademisi melampaui batas geografis demi misi kemanusiaan,” ungkap Prof. Ishak Hasan.
Aksi sosial ini merupakan bagian dari rangkaian panjang komitmen UTU dalam penanganan bencana di Provinsi Aceh. Sejak bencana banjir bandang melanda pada akhir November 2025 lalu, UTU terus bergerak aktif melalui berbagai skema bantuan.
Berdasarkan catatan aktivitas lapangan, keterlibatan UTU tidak hanya terbatas pada penyaluran logistik. Dosen dan mahasiswa UTU sebelumnya telah melakukan berbagai aksi nyata di beberapa titik bencana di Aceh, diantaranya, penyaluran donasi baik dari internal maupun eksternal untuk pemenuhan kebutuhan darurat serta aksi gotong royong membersihkan fasilitas publik dan rumah ibadah dari sisa lumpur banjir. Langkah ini mempertegas peran UTU sebagai kampus yang responsif terhadap isu-isu sosial dan lingkungan di sekitarnya. [Humas UTU]
Laporan: Yuhdi F. | Foto: Istimewa.




