UNJ Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang di Bireuen Melalui Satgas UTU Peduli Bencana

Bireuen – UTU | Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Satgas Universitas Teuku Umar (UTU) Peduli menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir bandang di Desa Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Jumat (16/01/2026).

Penyaluran bantuan ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga yang hingga kini masih tertahan di pengungsian atau tinggal di hunian darurat. Adapun logistik yang didistribusikan meliputi bahan pokok (sembako) serta berbagai keperluan sekolah untuk anak-anak di wilayah terdampak.

Kondisi Desa Pante Baro Kumbang dilaporkan sebagai salah satu wilayah dengan kerusakan terparah. Data dari aparatur desa mencatat sedikitnya 252 rumah warga mengalami rusak berat akibat terjangan banjir yang membawa material tanah dan lumpur. Meski bencana telah berlalu 50 hari, material lumpur setinggi 2 hingga 3 meter masih memenuhi bagian dalam rumah warga.

Kepala Bagian Umum Universitas Teuku Umar, Musrizal, ST., MT., menyatakan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga, terlebih menjelang masuknya bulan suci Ramadhan.

“Kami berharap bantuan ini bermanfaat bagi warga dan kondisi di Desa Pante Baro Kumbang segera pulih sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal seperti sedia kala,” ujar Musrizal.

Lambatnya proses pemulihan menjadi kendala utama di lapangan. Warga hanya menggunakan peralatan seadanya untuk membersihkan timbunan material yang sangat tebal. Hingga saat ini, baru sekitar 50 persen rumah yang mulai dibersihkan, sementara warga lainnya terpaksa bertahan di rumah dengan kondisi yang masih memprihatinkan.

Bantuan ini mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat. Keuchik (Kepala Desa) Pante Baro Kumbang, Marwan, SH, menyampaikan rasa terima kasih atas solidaritas yang ditunjukkan oleh UNJ dan UTU. Ia menekankan bahwa perlengkapan sekolah sangat krusial bagi keberlanjutan pendidikan anak-anak di sana.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Pemuda Desa Pante Baro Kumbang, Ezmi, S.Pd. Menurutnya, bantuan pangan saat ini menjadi prioritas utama karena warga belum bisa kembali bekerja secara normal.

“Masyarakat belum bisa mencari mata pencaharian, jadi bantuan sembako ini sangat dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkas Ezmi. [Humas UTU]

Laporan: Musrizal | Editor: Yuhdi F. | Foto: Istimewa

Related Posts

Leave a Reply