Meulaboh – UTU | Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat (FIK) Universitas Teuku Umar (UTU) sukses menyelenggarakan kegiatan seminar ilmiah K3 dengan mengangkat topik penting mengenai “Penerapan Sistem Manajemen K3 Pertambangan (SMK3).” Kegiatan edukatif ini dilaksanakan pada hari Senin (24/11/2025) di Aula Cut Meutia Universitas Teuku Umar. Seminar ini merupakan inisiatif prodi dalam memperkaya wawasan akademis dan praktis mahasiswa terkait isu-isu keselamatan dan kesehatan kerja di lapangan, khususnya pada lingkungan pertambangan yang berisiko tinggi.
Acara seminar dibuka oleh Dekan FIK UTU, Dr. T. Alamsyah, S.K.M., M.P.H. Dalam sambutannya, Dr. Alamsyah menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Dekan berharap penuh bahwa melalui seminar mengenai SMK3 pertambangan ini, seluruh mahasiswa Program Studi K3 FIK UTU dapat memperluas horizon pengetahuan mereka.
“Kegiatan ini pentin karena bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi teknis terkait implementasi K3 yang efektif dan berkelanjutan dalam operasional pertambangan yang kompleks dan dinamis,” kata Dr. Alamsyah
Sementara itu, Jun Musnadi IS, S.K.M., M.Kes., Dosen Prodi K3 sekaligus Ketua Panitia pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang secara khusus untuk memperkenalkan sedini mungkin kepada semua mahasiswa dan mahasiswi pada Prodi K3 tentang bagaimana penerapan SMK3 di pertambangan yang sesungguhnya. Selain itu, inisiatif ini juga dilaksanakan dalam kerangka program praktisi mengajar, di mana ilmu dan pengalaman langsung dari lapangan dibagikan kepada peserta didik di lingkungan kampus.
Materi utama seminar disampaikan secara langsung oleh pakar di bidangnya, yaitu Bapak Iqbal Alamuddin, S.T., yang menjabat sebagai Decision Head Quality System, Occupational Health and Safety PT Mifa Bersaudara. Beliau memberikan pandangan komprehensif mengenai tantangan dan strategi penerapan K3 di perusahaan, dengan fokus utama pada sektor pertambangan yang beroperasi di wilayah Aceh. Selain membahas implementasi di perusahaan, khususnya pertambangan, Bapak Iqbal juga menekankan relevansi K3 dalam konteks yang lebih luas.
“Ilmu K3 juga dapat dijalankan di kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan dalam bekerja,” imbuhnya.
Kegiatan seminar ilmiah ini mendapatkan antusiasme tinggi dan dihadiri oleh segenap civitas akademika Program Studi K3 Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Teuku Umar. Kehadiran tersebut mencakup semua mahasiswa/i yang menjadi peserta utama, jajaran dosen pengajar, hingga tenaga kependidikan (tendik) prodi. Kesuksesan acara ini diharapkan dapat menjadi pijakan bagi penyelenggaraan kegiatan edukatif serupa di masa mendatang, guna mempersiapkan lulusan K3 yang kompeten dan siap kerja. [Humas UTU]
Laporan: Ishaliyadi | Editor: Yuhdi F. | Foto: Istimewa.




