Meulaboh – UTU | Tim Peneliti Universitas Teuku Umar (UTU) berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Barat berhasil menghadirkan solusi air bersih berkelanjutan bagi masyarakat di perumahan apung Desa Kuala Bubon melalui inovasi pemanenan air hujan menjadi air minum. Hasil penerapan Penelitian Terapan ini disosialisasikan kepada masyarakat setempat pada Minggu (23/11/2025).
Inovasi yang dirancang oleh Tim Peneliti UTU, yang diketuai oleh Dr. Kiswanto, M.Si., dengan anggota Dr. Wintah, M.Si., dan Firman Firdauz Saputra, SKM, M.Epid., adalah teknologi pemanenan air hujan menjadi air minum secara berkelanjutan. Penerapan teknologi ini bertujuan membantu warga Kuala Bubon yang sebelumnya mengonsumsi air sumur bor atau air hujan tampungan.
“Inovasi teknologi pemanenan air hujan ini telah membantu warga Kuala Bubon menyediakan air dengan kualitas hasil olahan air hujan yang bersih dan sehat,” ujar Dr. Kiswanto.
Hasil uji sampel air olahan di laboratorium DLH menunjukkan efektivitas teknologi ini. Proses pengolahan menggunakan media zeolite, karbon aktif, pasir silika, dan mangan mampu menghilangkan bau, warna, logam berat, dan bakteri, serta menetralkan pH air. Keunggulan lain dari inovasi ini adalah prosesnya yang tidak menggunakan bahan kimia, menjadikannya lebih aman dan ramah lingkungan.

DLH Aceh Barat, melalui perwakilannya Mythwar, ST., menyatakan dukungan penuh terhadap penelitian terapan ini.
“Dinas Lingkungan Hidup sangat mendukung penelitian terapan ini karena telah membantu dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat,” kata Mythwar, ST.
Kolaborasi antara DLH dan Tim Peneliti UTU diwujudkan dalam penyediaan fasilitas laboratorium dan mobil angkutan berupa Dam Truk untuk mendukung penelitian ini maupun proyek penelitian di masa depan. Mythwar, ST., juga mengapresiasi inovasi ini dan berencana menyampaikannya kepada pemerintah daerah untuk terus mendorong kolaborasi antara pemerintah dengan akademisi, khususnya UTU. Pemerintah daerah diharapkan akan terus mendukung program penelitian maupun pengabdian yang memberikan dampak positif terhadap masyarakat. [Humas UTU]
Laporan: Kiswanto | Editor: Yuhdi F. | Foto: Istimewa.




