Banda Aceh – UTU | Empat mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Teuku Umar (UTU) yang tergabung dalam Tim EvakuAction menyabet Juara I ajang Disaster Short Movie Competition (DSMC) pada USK Global Award on Disaster Resilience 4.0 (U-DARE 4.0). Perhelatan tingkat internasional tersebut diselenggarakan oleh Universitas Syiah Kuala (USK) melalui organisasi Fasilitator Tangguh Bencana (FASTANA).
Tim yang beranggotakan mahasiswa angkatan 2024—Diski Indrawan, Muhammad Iksan, M.R. Shibran Ra, dan Muhammad Habil—meraih penghargaan tersebut di bawah bimbingan dosen Iwan Doa Sampena, S.Sos.I., MPSSP. Kemenangan ini membuahkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp8 juta beserta sertifikat penghargaan.
Kompetisi U-DARE 4.0 berlangsung selama tiga hari, 15–17 Oktober 2026, dengan peserta dari delapan negara yang berpartisipasi secara daring maupun luring. Hari pertama dibuka di Auditorium Fakultas MIPA USK melalui seminar mengenai kesiapsiagaan daerah menghadapi bencana yang diisi oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal.
Kegiatan kemudian berlanjut di Gedung Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) USK. Sesi penyisihan finalis berlangsung pada hari kedua, disusul pembacaan pengumuman pemenang pada hari terakhir.
Mengangkat tema “Build Memory, Growing Durability: One Year Post-cyclone Senyar”, ajang ini menantang para peserta menyampaikan pesan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana melalui format audio-visual.
Tim EvakuAction menjawab tantangan tersebut lewat film pendek berjudul After The Rains Clears. Film ini menceritakan Ibra, seorang perantau yang terjebak dalam ketidakpastian saat kabar bencana melanda kampung halamannya. Tanpa akses komunikasi ke keluarga, keberadaan seorang sahabat menjadi penopang Ibra melintasi masa-masa sulit tersebut.
Di tengah ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir dan cuaca ekstrem, pendekatan naratif lewat film dinilai relevan untuk mengetuk kesadaran publik mengenai solidaritas dan ketangguhan bersama.
Bagi Muhammad Iksan, raihan ini memiliki nilai personal. Ia pernah mendaftar pada kompetisi yang sama tahun lalu, namun gagal membawa pulang piala.
“Tahun lalu menjadi pengalaman buat saya untuk menjadi lebih baik dan mendapatkan juara tahun ini,” ujar Iksan usai pengumuman pemenang.
Capaian Tim EvakuAction diharapkan membuka jalan bagi mahasiswa UTU lainnya untuk aktif menghasilkan karya di ajang nasional maupun internasional. [Humas UTU]
Laporan: Diski | Editor: YFH | Foto: Istimewa.




