Dosen UTU jadi Narasumber FGD Pengembangan Destinasi Wisata di Aceh Jaya
  • UTU News
  • 01. 12. 2022
  • 0
  • 914

MEULABOH, UTU – Tim peneliti Universitas Teuku Umar yang tergabung dalam kegiatan Australian Alumni Grant Scheme (AGS) di Aceh Jaya mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas tentang formulasi strategi pengembangan destinasi wisata secara berkelanjutan di Aceh Jaya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis 24 November 2022 mulai jam 09.00 s.d 10.30 WIB di aula Dinas Kesehatan Kabupaten setempat. Kegiatan ini dihadiri oleh para Kepala Desa, pelaku wisata, pegiat wisata serta pemangku kepentingan terkait kepariwisataan di Aceh Jaya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Juanda, S.Pd.I , M.Pd selaku Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekraf Pora) Aceh Jaya. Pada kesempatan ini kepala Dinas memaparkan berbagai destinasi wisata di Aceh Jaya dan rencana pembangunan dan pengembangannya pada tahun 2023 mendatang. Berdasarkan pemaparan kepada dinas, Kabupaten Aceh Jaya mempunyai sebanyak 55 destinasi yang tersebar pada berbagai kecamatan di Aceh Jaya dengan rincian Kecamatan Jaya sebanyak 11 destinasi, Kecamatan Indra Jaya sebanyak 7 destinasi, kecamatan Sampoiniet 5 destinasi, kecamatan Darul Hikmah 4 destinasi, kecamatan Setia Bakti 8 destinasi, kecamatan Krueng Sabe 6 destinasi, kecamatan Panga 4 destinasi serta kecamatan Teunom dan Kecamatan Pasie Raya masing-masing sebanyak 5 destinasi.  

Yusnaidi, M.Comm (Mkt) selaku Program Team Leader dari kegiatan Australian Alumni Grant Scheme (AGS) di Aceh Jaya, mengatakan bahwa kegiatan FGD ini bertujuan untuk mendiskusikan hasil penelitian tentang strategi pengembangan destinasi wisata di Aceh Jaya berbasis kebutuhan wisatawan. Kegiatan tersebut telah berlangsung dalam empat bulan terakhir yang merupakan salah satu bagian dari agenda kegiatan Australian Alumni Grant Scheme di Aceh Jaya tahun 2022. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi berbagai atribut kualitas layanan di destinasi yang yang perlu ditingkatkan dalam rangka memberi kepuasan maksimal kepada wisatawan yang berkunjung. Informasi hasil riset sangat penting untuk membantu para pemangku kepantingan dalam menyusun perencanan pembangunan dan pengembangan destinasi berbasisis kebutuhan wisatawan.

Kegiatan FGD berlangsung dengan lancar, para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini hingga sesi kegiatan berakhir. Para kepala desa, pelaku wisata dan pegiat wisata menyampaikan kondisi terkini destinasi wisata di desa mereka serta aspirasi rencana pengambangan  di masa mendatang. Harapannya, sektor pariwisata Aceh Jaya semakin maju dan berkembang di masa mendatang serta mampu memberi kepuasan bagi para wisatawan yang berkunjung. **

 

 

Lainnya :