UTU “Terjunkan” Mahasiswa Melakukan KKN di Lembah Sabil Abdya
  • UPT_TIK
  • 15. 01. 2020
  • 0
  • 786

MEULABOH – Pimpinan Universitas Teuku Umar (UTU) kembali mengirimkan mahasiswa untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam Wilayah Kebupaten Aceh Barat Daya (Abdya), tepatnya di Kecamatan Lembah Sabil, selama 40 hari (13 Januari-22 Februari 2020).

Peserta KKN angkatan 14 Tahap II Tahun 2020 ini sebanyak 47 orang, diserahkan oleh Rektor UTU, diwakili Wakil Rektor III, Dr. Mursyidin, MA, didampingi Kepala LPPM-PM UTU, Ir. H. Rusdi Faizin, M.Si,  di Aula Kantor Camat Lembah Sabil, Senin 13 Januari 2020, dan diterima oleh Bupati Abdya yang diwakili Asisten III, Nyak Seh.

Koordinator KKN PPM-UTU angkatan ke-14 Tahap II Tahun 2020, Tgk. Nih Farisni, SKM.,M. Kes dalam laporannya menyampaikan, tujuan KKN ini adalah untuk melaksanakan tridharma perguruan tinggi. “KKN ini merupakan unsur dari pengabdian kepada masyarakat.  Karenanya, kehadiran mahasiswa di desa-desa diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat”.

Tgk. Nih Farisni merincikan, jumlah peserta KKN Tahap II Tahun 2020 mencapai 47 orang (30 Laki-laki dan 17 Perempuan), dan di tempatkan di Kecamatan Lembah Sabil, pada 7 (tujuh) desa yaitu Desa Padang Keulele, Ujong Tanoh, Geulanggang Batee, Meunasah Tengoh, Meunasah Sukon, Meurandeh, dan Toko Dua,

Wakil Rektor III Dr. Mursyidin saat menyerahkan mahasiswa KKN menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Abdya yang sudi merima mahasiswa UTU kembali melakukan KKN,  sehingga hubungan UTU dengan Pemerintah dan masyarakat Abdya terus terjalin dengan baik. “Untuk itu, kami mohon kepada bapak dan ibu dapat membina anak-anak kami selama melakukan KKN di Kecamatan Lembah Sabil ini”, ujar Mursyidin mengharapkan.

Mursyidin juga meminta kepada peserta KKN agar dapat mengapklikasikan ilmu yang telah didapatkan di perguruan tinggi kepada masyarakat banyak. “KKN ini merupakan wujud nyata berbuat dan mengabdi di tengah-tengah masyarakat, sebelum Anda menjadi sarjana. KKN Ini awal Anda nantinya kembali mengabdi dalam masyarakat. Untuk itu, pergunakanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya”.

Sementara Asisten III, Nyak Seh menyatakan, Pemerintah Abdya berterima kasih dan merasa bangga, karena UTU masih memilih Abdya sebagai lokasi pengabdian mahasiswa. “Kehadiran mahasiswa KKN dari UTU ini dapat menjadi pelopor perubahan ke arah yang lebih baik dan positif. Setelah selesai KKN dan adiki-adik pulang meninggalkan desa, kami harap ada perubahan di desa tempat adik-adik mengabdi”, harap Nyak Seh. (Muzakkir)

Lainnya :