UTU Raih Sertifikasi Manajemen ISO 9001:2015
  • UTU News
  • 08. 02. 2020
  • 0
  • 1417

MEULABOH, UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) secara institusi meraih ISO 9001:2015 Quality Management System dengan App/Cert Number: 39269/20/AN. Informasi menggembirakan bagi civitas akademika UTU ini disampaikan oleh Sekretaris LPPM UTU, Herdi Susanto, ST., MT melalui WAG 'DOSEN UTU - NextG', Sabtu (08/02/2020).

Pengumuman UTU memperoleh ISO tersebut diberikan, karena dalam audit yang dilakukan akhir tahun 2019 lalu tidak ditemukan persoalan mayor, sehingga bisa disertifikasi internasional dalam pelaksanaan kualitas sistem manajemen.

Menurut Herdi Susanto, sertifikasi ISO 9001:2015 institusi ini penting, karena ‘’connect’ dengan perjuangan UTU dalam menghadapi Akreditasi Perguruan Tinggi (APT). ISO ini lebih ditekankan kepada pelayanan administrasi di UTU yang sekarang sudah memanfaatkan informasi dan teknologi.

"Selama ini UTU secara konsisten telah melakukan serangkaian usaha untuk terus meningkat kualitas sistem pengelolaan pendidikan tinggi, salah satu usaha yg telah dilakukan di penghujung tahun 2019 dgn penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015" Jelas Herdi

Untuk memastikan proses berjalan sesuai dengan prosedur, UTU juga diwajibkan memiliki auditor internal dan Alhamdulillah kita memiliki 27 auditor internal bersertifikat ISO. Mereka akan memantau pada semua unit, mulai dari tingkat rektorat hingga ke unit terkecil.

Lebih lanjut, Herdi menjelaskan untuk meraih ISO 9001: 2015 , UTU diharuskan menyiapkan 10 klausal yang diisyaratkan oleh ISO 9001. Kesepuluh klausal tersebut adalah Scope, Normative reference, Term and definitions, Content of the organization, Leadership, planning, support, operation, performance evaluation , dan inprovement.

Kesuksesan meraih ISO 9001 yang utama dinilai adalah kemampuan top manajemen (Rektor) dalam mengelola perguruan tinggi dengan melihat potensi, isu2 internal, isu eksternal dan hubungan proses terhadap pemangku kepentingan. Selain itu untuk pengembangan institusi kesiapan dokumen kebijakan dan sasaran mutu serta SOP untuk 5 unit kerja 1. Biro Akademik, kemahasiswaan, kerjasama dan perencanaan, 2. Biro umum dan keuangan, 3 LPPM-PM, 4. UPT Perpustakaan, 5. UPT Laboratorium Terpadu.

Selanjutnya konsep pencegahan dan penanganan masalah dengan menggunakan metode ISO manajemen resiko diterapkan oleh pimpinan sebagai upaya perbaikan tata kelola unit kerja secara berkesinambungan. Pada Desember 2019 tim auditor eksternal dari PT. Rina Indonesia telah melakukan audit eksternal. Pungkas Herdi Susanto. (Aduwina / Kampus UTU).

Komentar :

Lainnya :