UTU Peringkat 9 Nasional Program Abdidaya 2021
  • UTU News
  • 07. 12. 2021
  • 0
  • 1161

MEULABOH - UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) kembali mencatatkan prestasi di tingkat Nasional. Kali ini, mahasiswa dan dosen UTU berhasil meraih prestasi pada  program Abdidaya 2021 dengan merengkuh dua juara sehingga menduduki peringkat ke-9 secara Nasional.

Peringkat tersebut diraih setelah UTU berhasil meraih juara 1 pada skema Wiradesa pada kategori Support System dan Juara 3 pada skema PHP2D kategori Support System.

Abdidaya 2021 merupakan puncak dari pelaksanaan berbagai program pengabdian yang diselenggarakan oleh Direktorat Belmawa Kemdikbud Ristek RI sebagai wadah bagi seluruh unsur peserta untuk mempresentasikan dan saling berkomunikasi melalui program desa binaan di skala nasional.

Peserta dalam kegiatan Abdidaya 2021 adalah organisasi kemahasiswaan, lembaga mitra desa, dosen pendamping, dan sistem pendukung dalam pelaksanaan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D), Pengembangan Pemberdayaan Desa (P3D) dan Program Wirausaha Desa (Wira Desa) yang mendapat hibah dana dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemdikbud Ristek RI pada tahun 2021.

Rektor UTU Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf, SE., MBA mengaku sangat bangga atas raihan prestasi yang telah diraih oleh Universitas Teuku Umar pada Abdidaya 2021

“Prestasi ini adalah prestasi yang sangat membanggakan, karena dari begitu banyaknya universitas yang berpartisipasi pada Abdidaya 2021, UTU berhasil menjadi salah satu universitas yang terbaik dalam membina dan meningkatkan kapasitas desa terutama berkaitan dengan support system untuk kelancaran program,” ungkapnya.

Dr Mursyidin, Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan dan Alumni saat dikonfirmasi media ini mengatakan keikutsertaan UTU pada program Abdidaya untuk memperluas kesempatan mahasiswa di dalam kegiatan pemberdayaan desa.

Mursyidin berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi untuk mengabdi pada negeri dan semakin menumbuhkan jiwa pengabdian bagi para mahasiswa lainnya di UTU. Tidak hanya itu, melalui program ini juga, dapat melahirkan pemberdaya-pemberdaya muda agar dapat menjawab tantangan global.

Sementara itu Korpus PKM UTU, Yarmaliza, SKM., M.Si mengatakan Abdidaya 2021 ini diikuti oleh 113 Perguruan tinggi di seluruh Indonesia dengan total 240 tim yang dibagi dalam 6 skema yaitu 4 skema PHP2D, 1 skema P3D, dan 1 skema Wiradesa.

"Alhamdulillah di ajang yang baru pertama kali digelar di IPB University ini, UTU berhasil meraih dua juara dari 4 kategori yang masuk nominasi. Kedua-duanya merupakan support system," ujarnya

Adapun keempat nominator Abdidaya 2021 dari Universitas Teuku Umar yaitu program wiradesa dengan 3 kategori nominator yaitu Organisasi Mahasiswa Terbaik, Dosen Pendamping Terbaik dan Support System Perguruan Tinggi Terbaik, serta program PHP2D Himadistra yang masuk nominator adalah kategori support system.

"Kami sangat bersyukur dan bangga terhadap anak-anak kami dari tim Wira Desa dan PHP2D yang telah menjalankan program dengan sangat baik sehingga berhasil meraih juara pada program Abdidaya 2021. Ujar Yarmaliza

Abdidaya 2021 ini dikelompokkan dalam 4 kategori, yaitu Kategori Organisasi Mahasiswa, Kategori Dosen Pendamping, Kategori Lembaga Mitra Desa, dan Kategori Support System yang merupakan perwakilan dari masing-masing institusi.

Adapun Perguruan Tinggi yang masuk dalam 10 besar peringkat tingkat nasional adalah: peringkat pertama IPB unversity; kedua Universitas Sebelas Maret; ketiga Universitas Negeri Gorontalo; Keempat Universitas  Ahmad Dahlan dan Universitas Pendidikan Indonesia; Kelima Universitas Negeri Semarang.

Berikutnya keenam Universitas Singaperbangsa Kerawang; Ketujuh Universitas Halu Oleo; Kedelapan Universitas Jambi dan universitas Diponegoro; Kesembilan Unversitas Teuku Umar dan, peringkat 10 adalah Sekolah tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas, Universitas Agung Podomoro dan Universitas Merdeka Malang. (Aduwina Pakeh).

Komentar :

Lainnya :