UTU - Pemkab Aceh Jaya Teken MoU, Perkuat Sektor Pertanian dan Perikanan
  • UTU News
  • 15. 08. 2020
  • 0
  • 514

MEULABOH - UTU | Sinergitas antara Universitas Teuku Umar dengan Pemerintah Kabupaten / Kota wilayah Barat Selatan Aceh dalam pengembangan SDM dan penguatan kelembagaan terus diwujudkan. Sinergitas ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Rektor Universitas Teuku Umar Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf, SE., MBA dengan Bupati Aceh Jaya, H. T. Irfan TB, Kamis (13/8/2020).

Kegiatan penandatanganan MOU ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Aceh Jaya. Dalam kegiatan ini, Bupati Aceh jaya didampingi lengkap pimpinan daerah, yaitu Wakil Bupati Aceh Jaya Tgk Yusri, Sekda Aceh Jaya Mustafa, S.Pd., MAP, dan Ketua DPRK Aceh Jaya Muslem D.

Nota kesepahaman ini akan ditindaklanjuti dengan kerjasama di bidang pendidikan, pelatihan, pengkajian, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan kelembagaan.

Sebelum penekenan MoU, dilakukan pemaparan terhadap sejumlah kegiatan yang akan dilakukan UTU di Aceh Jaya. Rektor Prof Jasman dalam paparannya mengatakan Kabupaten Aceh Jaya memiliki potensi sumber daya alam dibidang pertanian dan perikanan yang melimpah, sehingga sangat sejalan dengan core UTU yang fokus pada agro and marine industri.

"Selain bidang pendidikan, UTU juga harus melaksanakan penelitian dan pengabdian. Dan inilah yang menjadi dasar UTU terus menjalin kerjasama dengan pihak pemerintah di daerah, salah satunya dengan pemkab Aceh Jaya". Kata Prof Jasman

Saat ini UTU sedang mengembangkan budidaya tanaman herbal, dimana kita ketahui bersama Aceh ini juga terkenal dengan tanahnya yang subur.

Prof Jasman yang pernah menjabat Pj. Bupati Aceh Jaya ini juga berharap kepada pemerintah Aceh Jaya untuk pengembangan SDM dan pendidikan, salah satunya dengan konsisten mengalokasikan beasiswa pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Lanjut Prof. Jasman, kerjasama ini terkait dengan tridharma perguruan tinggi, bagaimana UTU bisa menjadi mitra Pemerintah Aceh Jaya terkait pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, ke depan kita ingin berkontribusi terhadap permasalahan yang ada di Aceh Jaya terutama dari sisi akademiknya, agar nanti dalam penentuan kebijakan, pemda bisa memiliki informasi, data dan sumber yang memadai.

"Nota kesepahaman UTU-Pemda Aceh Jaya merupakan komitmen kedua pihak untuk saling mengisi. Aceh Jaya memiliki potensi di berbagai bidang, sementara UTU mempunyai sumber daya manusia yang siap membantu Pemda Aceh Jaya mewujudkan visinya dengan mengembangkan potensi yang tersedia." Pungkas Prof. Jasman.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya, H.T. Irfan TB dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kunjungan Rektor UTU dan rombongan. Ia berharap MoU kerjasama ini harus segera ditindaklanjuti bersama demi pengembangan daerah.

"Konsep kami jelas yaitu ingin memajukan sektor pertanian dan perikanan. Dan ini sangat sejalan dengan Visi UTU yang juga fokus pada sector agro and marine industri. Sehingga kerjasama ini akan berdampak positif pada kemajuan daerah kedepan." Lanjut Bupati.

Lanjutnya, selain peningkatan SDM, kegiatan lainnya perlu ditingkatkan seperti penyelenggaraan kegiatan ilmiah, seminar, dan lokakarya, pengembangan kompetensi dan kualifikasi pendidik juga tenaga kependidikan, dalam jabatan.

“Kami berharap, komitmen yang telah dibangun Pemda Aceh Jaya dengan UTU sejak lama ini, bisa memberikan manfaat besar terhadap daerah dan kesejahteraan masyarakat,” Pungkas Irfan

Turut hadir dalam acara penandatangan MoU UTU - Pemda Aceh Jaya diantaranya Wakil Rektor I Dr. Alfizar, DAA, Kabiro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama, Drs. Muslim Raden, M.Si didampingi oleh Kabag Akademik dan Kemahasiswaan, Husni Mubarak, S.Hi, dan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Ir. Rusdi Faizin, M.Si dan Dekan Fakultas Pertanian Ibu Ir Yuliatul Muslimah, M.P.

Sementara Bupati Aceh Jaya turut didampingi unsur Forkompimda Aceh Jaya serta Perwakilan dari unsur dinas pendidikan, Bappeda, Kementerian agama dan instansi terkait lainnya, kegiatan ini juga dibarengi diskusi aktif terkait berbagai permasalahan dan rencana solusi bagi isu –isu terkini di Aceh khususnya wilayah Barat Selatan. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

Komentar :

Lainnya :